Menu

Mode Gelap
InJourney Airports Kebut Transformasi Bandara Soekarno-Hatta Menuju 10 Besar Dunia 2029 Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah Perang Apparel Piala Dunia 2026: Hegemoni, Inovasi, dan Cuan Raksasa di Panggung 11 Miliar Dolar Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari Rp80 Triliun Subsidi Mobil Listrik, Industri Untung Rakyat Tetap Naik Motor

TEKNOLOGI

IPC TPK Resmikan Alat Pemindai Petikemas, Perkuat Transparansi dan Keamanan Logistik Nasional

badge-check


 Foto istimewa/,IPC TPK Perbesar

Foto istimewa/,IPC TPK

Wartatrans.com, JAKARTA – Alat Pemindai Petikemas di Terminal Operasi 3 IPC Terminal Petikemas (TER3) dan Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) resmi diluncurkan. Kehadiran alat pemindai ini merupakan bagian dari upaya percepatan proses pemeriksaan barang serta dukungan terhadap implementasi sistem kepabeanan modern berbasis teknologi. Peluncuran ditandai dengan seremoni peresmian yang dihadiri oleh Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, di Terminal Operasi 3 IPC TPK, Tanjung Priok.

“Pemindai baru di Terminal 3 sudah dilengkapi radiation portal monitor. Alat ini bisa deteksi bahan berbahaya dan radioaktif tanpa membuka kontainer. Pemeriksaannya cepat, akurat, dan aman. Dampaknya langsung: keamanan meningkat, layanan lebih singkat, pelanggaran bisa ditekan sejak awal.,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI.

Pembangunan alat pemindai petikemas ini melalui rangkaian proses, dimulai dari penetapan lokasi, pembangunan dan pengembangan, sosialisasi, hingga rangkaian uji coba operasional di terminal. Alat pemindai ini diterapkan dan dipergunakan secara bersama oleh TER3 dan TMAL.

Dasar hukum penerapan alat pemindai tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 109/PMK.04/2020 tentang Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara, Pasal 18 ayat (1) huruf f, yang mengatur kewajiban pengusaha TPS untuk menyediakan dan memelihara alat pemindai sesuai karakteristik barang impor atau ekspor.

Hadirnya alat pemindai petikemas ini memberikan manfaat strategis bagi peningkatan layanan, di antaranya mempercepat dan mengefisienkan proses pemeriksaan, meningkatkan kualitas dan transparansi pelayanan kepabeanan, memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi penyelundupan, mengurangi keterlibatan manusia dalam pemeriksaan (human intervention) serta memperkuat kepercayaan internasional terhadap proses logistik Indonesia.

“IPC TPK mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam membangun layanan pelabuhan yang cepat, transparan, dan kompeten. Implementasi alat pemindai petikemas ini menunjukkan komitmen kami untuk terus meng-upgrade layanan dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menghadirkan terminal yang semakin andal dan berstandar tinggi,” ujar Guna Mulyana, Direktur Utama IPC TPK.

“Sebagai pengelola terminal petikemas, IPC TPK berupaya memastikan seluruh proses operasional selalu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan regulasi. Kehadiran alat pemindai ini memperkuat kesiapan kami dalam memberikan layanan yang lebih modern, efisien, dan responsif,” tambahnya.

Dengan hadirnya alat pemindai ini, IPC TPK menegaskan peran aktifnya dalam mendukung transformasi kepabeanan dan peningkatan kualitas layanan logistik nasional.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

InJourney Airports Kebut Transformasi Bandara Soekarno-Hatta Menuju 10 Besar Dunia 2029

12 Juli 2026 - 15:56 WIB

Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia

12 Juli 2026 - 15:46 WIB

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan

12 Juli 2026 - 15:01 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna

11 Juli 2026 - 15:35 WIB

PTP Nonpetikemas Paparkan Strategi ESG dan DEI pada IDEAS Conference 2026

11 Juli 2026 - 11:18 WIB

Lelang Frekuensi 700 MHz-26 GHz: Ajukan Rp5,458 Triliun, Telkomsel Kuasai “Jalur Emas”

11 Juli 2026 - 01:33 WIB

IIPO 3 BUMD Jakarta: Bekal Amunisi Fiskal Atau Jadi Tumbal Pasar Modal ?

11 Juli 2026 - 01:26 WIB

Trending di EKOBIS