Menu

Mode Gelap
KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus KAI Divre III Palembang Catat 6.980 Penumpang Anak Nikmati Perjalanan dan Edukasi Kereta Api Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus Layanan Kereta Bersubsidi Layani 155 Juta Pelanggan Selama Januari–April 2026 Bedah Buku “Diplomasi Sengketa 4 Pulau”, Tokoh Aceh Soroti Pentingnya Data dan Potensi Ekonomi SBY Cup 2026 Berakhir Sukses, LavAni Meraih Juara dan Empat Penghargaan Individual

JALUR

Jelang Libur Nataru, BPTD Babel Pasang dan Bersihkan Fasilitas Keselamatan Jalan

badge-check


 Jelang Libur Nataru, BPTD Babel Pasang dan Bersihkan Fasilitas Keselamatan Jalan Perbesar

Wartatrans.com, PANGKAL PINANG – Tingkatkan keselamatan berlalu lintas serta memberikan informasi kepada masyarakat menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bangka Belitung laksanakan Pemasangan Conspicuity Marking pada Delineator dan Guardrail serta Pemasangan Tiang Spanduk Imbauan Informasi Masyarakat Program Keselamatan Berlalu Lintas.

Kegiatan ini dilaksanakan 16 s.d. 17 Desember 2025 di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Pangkal Pinang hingga Pelabuhan Tanjung Kalian.

“Kegiatan ini melibatkan jajaran pegawai BPTD Kelas III Bangka Belitung yang secara langsung melakukan pemasangan material keselamatan lalu lintas di sejumlah titik strategis,” tutur Kepala BPTD Kelas III Bangka Belitung, Pitra Setiawan, Rabu (17/12/2025).

Conspicuity marking dipasang pada delineator dan guardrail guna meningkatkan visibilitas perlengkapan jalan.

“Terutama pada malam hari dan kondisi cuaca kurang mendukung,” katanya.

Selain itu, pemasangan tiang spanduk berisi imbauan keselamatan dilakukan sebagai sarana edukasi dan pengingat bagi pengguna jalan agar senantiasa mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Conspicuity marking merupakan material atau penanda visual khusus yang dirancang untuk meningkatkan keterlihatan (visibility) dan kemudahan pengenalan (conspicuity) suatu objek di jalan.

Penanda ini umumnya bersifat reflektif, sehingga mampu memantulkan cahaya dari lampu kendaraan dan membuat perlengkapan jalan seperti delineator dan guardrail lebih mudah terlihat, terutama pada malam hari, saat hujan, atau dalam kondisi cuaca berkabut dan jarak pandang terbatas.

Dengan adanya conspicuity marking, pengendara dapat lebih cepat mengenali batas jalan, arah tikungan, serta potensi bahaya di sepanjang ruas jalan, sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan berlalu lintas.

Selain kegiatan pemasangan, BPTD Kelas III Bangka Belitung juga melaksanakan pembersihan fasilitas keselamatan jalan yang mengalami penumpukan kotoran, debu, dan lumut.

Pembersihan dilakukan pada delineator, guardrail, serta perlengkapan jalan lainnya agar kembali bersih, terlihat seperti baru, dan mampu menghasilkan pantulan cahaya secara optimal.

Dengan kondisi fasilitas yang bersih dan reflektif, diharapkan perlengkapan jalan dapat lebih mudah terlihat oleh pengendara, khususnya pada malam hari, sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan berlalu lintas.

Untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan tepat sasaran, pelaksanaan dibagi ke dalam beberapa segmen berdasarkan karakteristik ruas jalan dan tingkat kerawanan lalu lintas.

Dengan pembagian segmen ini, seluruh perlengkapan jalan dan media informasi dapat terpasang secara optimal guna mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang peningkatan mobilitas masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru.

Dia menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BPTD Babel dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

“Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, mobilitas masyarakat dipastikan meningkat. Oleh karena itu, kami melakukan pemasangan conspicuity marking pada delineator dan guardrail agar perlengkapan jalan lebih mudah terlihat oleh pengendara, terutama pada malam hari. Selain itu, pembersihan fasilitas keselamatan jalan juga kami lakukan agar pantulan cahaya kembali optimal dan fungsi keselamatan dapat berjalan maksimal,” urai Pitra.

Ruas jalan nasional Pangkal Pinang Bangka Barat menurutnya, merupakan jalur vital yang menghubungkan pusat aktivitas masyarakat dan distribusi logistik, termasuk akses menuju pelabuhan.

Ruas jalan ini memiliki peran penting bagi kelancaran transportasi dan perekonomian daerah. Dengan peningkatan aspek keselamatan melalui pemasangan, pembersihan fasilitas jalan, serta penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Kami berharap dapat meminimalkan potensi kecelakaan dan menciptakan rasa aman serta nyaman bagi pengguna jalan,” tambahnya.

Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, kegiatan ini juga bertujuan mendukung upaya pemeliharaan infrastruktur transportasi darat agar tetap berfungsi optimal dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.

Perlengkapan jalan yang terawat dengan baik, akan mengurangi risiko kerusakan serta menekan biaya perawatan jangka panjang.

BPTD Kelas III Bangka Belitung mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar tetap berhati-hati selama kegiatan berlangsung, mengikuti rambu dan petunjuk petugas di lapangan, serta mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Diharapkan, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, khususnya menjelang perayaan Nataru,” tutup Pitra. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ditjen Hubdat Ramp Check 55 Bus di Rest Area Bogor

16 Mei 2026 - 13:49 WIB

Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket

13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Kemenhub Uji Coba Terbatas ETLE Kendaraan ODOL

13 Mei 2026 - 09:59 WIB

Benarkah Indonesia Darurat Keselamatan Transportasi Jalan?

12 Mei 2026 - 05:29 WIB

Budaya Ngopi vs Budaya Keselamatan Berkendara:  Transformasi Gaya Hidup Lewat Rekayasa Sosial

11 Mei 2026 - 18:49 WIB

Bus Harus Masuk Terminal, Melanggar? Kemenhub akan Sanksi Tegas!

11 Mei 2026 - 18:32 WIB

Kecelakaan Bus ALS dan Truk di Muratara, Dirjen Aan: Bus tidak Berizin Sejak 2020

8 Mei 2026 - 11:14 WIB

Kemenhub Susun Quick Win Penanganan Kendaraan ODOL

7 Mei 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Standar Layanan dan Keselamatan Secara Berkelanjutan, DAMRI Tingkatkan Kompetensi Pengemudi di Berbagai Layanan

6 Mei 2026 - 21:10 WIB

DAMRI Hadirkan Layanan Angkutan Pemadu Moda di Nabire, Permudah Akses Masyarakat ke Bandar Udara Douw Aturure

5 Mei 2026 - 17:10 WIB

Trending di BANDARA