Menu

Mode Gelap
Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul KA Lokal Kian Diminati, KAI Layani 4,6 Juta Pelanggan pada Semester I 2026 PTDI Relokasi ke Kertajati, Pemerintah Bidik Pasar Aviasi Rp2.200 Triliun Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, KAI Perkuat Talenta Adaptif untuk Masa Depan Perkeretaapian

JALUR

Jelang Libur Nataru, BPTD Babel Pasang dan Bersihkan Fasilitas Keselamatan Jalan

badge-check


 Jelang Libur Nataru, BPTD Babel Pasang dan Bersihkan Fasilitas Keselamatan Jalan Perbesar

Wartatrans.com, PANGKAL PINANG – Tingkatkan keselamatan berlalu lintas serta memberikan informasi kepada masyarakat menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bangka Belitung laksanakan Pemasangan Conspicuity Marking pada Delineator dan Guardrail serta Pemasangan Tiang Spanduk Imbauan Informasi Masyarakat Program Keselamatan Berlalu Lintas.

Kegiatan ini dilaksanakan 16 s.d. 17 Desember 2025 di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Pangkal Pinang hingga Pelabuhan Tanjung Kalian.

“Kegiatan ini melibatkan jajaran pegawai BPTD Kelas III Bangka Belitung yang secara langsung melakukan pemasangan material keselamatan lalu lintas di sejumlah titik strategis,” tutur Kepala BPTD Kelas III Bangka Belitung, Pitra Setiawan, Rabu (17/12/2025).

Conspicuity marking dipasang pada delineator dan guardrail guna meningkatkan visibilitas perlengkapan jalan.

“Terutama pada malam hari dan kondisi cuaca kurang mendukung,” katanya.

Selain itu, pemasangan tiang spanduk berisi imbauan keselamatan dilakukan sebagai sarana edukasi dan pengingat bagi pengguna jalan agar senantiasa mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Conspicuity marking merupakan material atau penanda visual khusus yang dirancang untuk meningkatkan keterlihatan (visibility) dan kemudahan pengenalan (conspicuity) suatu objek di jalan.

Penanda ini umumnya bersifat reflektif, sehingga mampu memantulkan cahaya dari lampu kendaraan dan membuat perlengkapan jalan seperti delineator dan guardrail lebih mudah terlihat, terutama pada malam hari, saat hujan, atau dalam kondisi cuaca berkabut dan jarak pandang terbatas.

Dengan adanya conspicuity marking, pengendara dapat lebih cepat mengenali batas jalan, arah tikungan, serta potensi bahaya di sepanjang ruas jalan, sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan berlalu lintas.

Selain kegiatan pemasangan, BPTD Kelas III Bangka Belitung juga melaksanakan pembersihan fasilitas keselamatan jalan yang mengalami penumpukan kotoran, debu, dan lumut.

Pembersihan dilakukan pada delineator, guardrail, serta perlengkapan jalan lainnya agar kembali bersih, terlihat seperti baru, dan mampu menghasilkan pantulan cahaya secara optimal.

Dengan kondisi fasilitas yang bersih dan reflektif, diharapkan perlengkapan jalan dapat lebih mudah terlihat oleh pengendara, khususnya pada malam hari, sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan berlalu lintas.

Untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan tepat sasaran, pelaksanaan dibagi ke dalam beberapa segmen berdasarkan karakteristik ruas jalan dan tingkat kerawanan lalu lintas.

Dengan pembagian segmen ini, seluruh perlengkapan jalan dan media informasi dapat terpasang secara optimal guna mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang peningkatan mobilitas masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru.

Dia menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BPTD Babel dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

“Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, mobilitas masyarakat dipastikan meningkat. Oleh karena itu, kami melakukan pemasangan conspicuity marking pada delineator dan guardrail agar perlengkapan jalan lebih mudah terlihat oleh pengendara, terutama pada malam hari. Selain itu, pembersihan fasilitas keselamatan jalan juga kami lakukan agar pantulan cahaya kembali optimal dan fungsi keselamatan dapat berjalan maksimal,” urai Pitra.

Ruas jalan nasional Pangkal Pinang Bangka Barat menurutnya, merupakan jalur vital yang menghubungkan pusat aktivitas masyarakat dan distribusi logistik, termasuk akses menuju pelabuhan.

Ruas jalan ini memiliki peran penting bagi kelancaran transportasi dan perekonomian daerah. Dengan peningkatan aspek keselamatan melalui pemasangan, pembersihan fasilitas jalan, serta penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Kami berharap dapat meminimalkan potensi kecelakaan dan menciptakan rasa aman serta nyaman bagi pengguna jalan,” tambahnya.

Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, kegiatan ini juga bertujuan mendukung upaya pemeliharaan infrastruktur transportasi darat agar tetap berfungsi optimal dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.

Perlengkapan jalan yang terawat dengan baik, akan mengurangi risiko kerusakan serta menekan biaya perawatan jangka panjang.

BPTD Kelas III Bangka Belitung mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar tetap berhati-hati selama kegiatan berlangsung, mengikuti rambu dan petunjuk petugas di lapangan, serta mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Diharapkan, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, khususnya menjelang perayaan Nataru,” tutup Pitra. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditjen Hubdat Groundbreaking Charging Station BRT Cekungan Bandung

15 Juli 2026 - 17:10 WIB

Ada Agenda Besar, Kemenhub-Korlantas Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

15 Juli 2026 - 09:47 WIB

Mulai Rp5.000 Saja, DAMRI Antar Wisatawan dari Kota Denpasar ke Desa Wisata Penglipuran

14 Juli 2026 - 20:22 WIB

Kemenhub Uji Coba Pengawasan ETLE, Ada 140.309 Pelanggaran Kendaraan Angkutan Barang

14 Juli 2026 - 19:58 WIB

Teka-teki Jalan Swadaya dan Ancaman Sistem Transportasi Nasional

13 Juli 2026 - 17:32 WIB

Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jepara, Kudus, dan Pati

13 Juli 2026 - 17:22 WIB

Kemenhub Sabet Penghargaan Indonesia Public Sector Initiative of the Year Transportation

10 Juli 2026 - 18:36 WIB

Jika Tarif Transjakarta Naik, Jakarta Terancam Hadapi Gelombang Kemacetan Baru

8 Juli 2026 - 00:39 WIB

Waduh! Kepatuhan Bus AKAP Masuk Terminal Hanya 57 Persen

6 Juli 2026 - 06:57 WIB

Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal 

4 Juli 2026 - 06:31 WIB

Trending di EKOBIS