Wartatrans.com, JAKARTA – Operasional perjalanan Commuter Line Basoetta dan Commuter Line Tangerang mengalami gangguan setelah rangkaian Commuter Line Basoetta No. 806 tujuan Bandara Soekarno-Hatta tertemper kendaraan truk di perlintasan sebidang JPL 21 lintas Rawa Buaya–Batuceper pada Jumat (20/2) sekitar pukul 06.05 WIB, tepatnya di dekat Stasiun Poris.
Insiden tersebut menyebabkan rangkaian kereta keluar jalur dan menghalangi perjalanan kereta lainnya.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, kejadian tersebut berdampak langsung pada pola operasi perjalanan kereta sehingga dilakukan rekayasa perjalanan dan pembatalan sejumlah layanan.
“Imbas kejadian tersebut, perjalanan Commuter Line Tangerang saat ini hanya melayani relasi sampai Stasiun Rawa Buaya untuk kembali ke Stasiun Duri. Sedangkan perjalanan Commuter Line Basoetta dari arah Bandara, perjalanannya hanya sampai Stasiun Batuceper untuk kembali ke Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Karina.
Ia menambahkan, KAI Commuter juga mengimbau calon pengguna Commuter Line Basoetta yang akan menuju bandara untuk sementara waktu menggunakan alternatif transportasi lain hingga proses penanganan selesai.
“Untuk sementara, bagi calon pengguna Commuter Line Basoetta yang akan menuju bandara, disarankan untuk mencari alternatif transportasi lainnya,” katanya.
KAI Commuter memastikan seluruh pengguna dan petugas dalam kondisi selamat setelah proses evakuasi dilakukan sesaat setelah kejadian.
“Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi,” tutur Karina.
Untuk pengguna Commuter Line No. 806 yang terdampak, KAI Commuter menyediakan transportasi pengganti agar perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta tetap dapat dilanjutkan.
Selain itu, proses evakuasi rangkaian kereta terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama KAI Daop 1 Jakarta dengan mengirimkan kereta penolong ke lokasi kejadian guna mempercepat normalisasi jalur.
Bagi pengguna yang telah memiliki tiket Commuter Line Basoetta, pengembalian dana dapat dilakukan sebesar 100 persen di seluruh stasiun pemberhentian layanan tersebut.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas kendala dan ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan operasional perjalanan kereta pada Jumat pagi.
“Atas kejadian tersebut kami melakukan rekayasa pola operasi dan pembatalan perjalanan Commuter Line,” tutup Karina.(****)





















