Menu

Mode Gelap
Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan InJourney Airports Siapkan Bandara Husein jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional Siapkah Penerbangan Indonesia Terapkan Konsep Bagasi Berbasis Jumlah Koper? Laba KAI Group Naik jadi Rp2,28 Triliun pada 2025, Ditopang Efisiensi dan Kinerja Operasional KAI Hadirkan Rail Clinic di Garut, Subang, dan Bandar Lampung, Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga Catatan Iwan Piliang: Ketika Portugal dan Spanyol Mengajarkan Arti Sepak Bola

BANDARA

Penyumbang emas untuk pembelian pesawat RI 01. Wafat

badge-check


 Penyumbang emas untuk pembelian pesawat RI 01. Wafat Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Kabar duka datang dari Aceh Jaya. Tokoh masyarakat, Nyak Sandang, dilaporkan meninggal dunia pada pukul 12.20 WIB di kediamannya di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Selasa (7/4/2026).

Almarhum wafat di usia 100 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat luas yang mengenalnya sebagai sosok sederhana, dermawan, dan penuh pengabdian.

Nyak Sandang dikenal sebagai salah satu tokoh yang berjasa dalam sejarah Indonesia, khususnya sebagai penyumbang dalam pembelian pesawat pertama Republik Indonesia, Seulawah RI-001—simbol perjuangan bangsa di masa awal kemerdekaan.

Menurut keterangan keluarga, almarhum menghembuskan napas terakhir di rumah. Dalam beberapa tahun terakhir, beliau lebih banyak menghabiskan waktu di kediamannya karena faktor usia, serta sempat beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit.

Saat ini, pihak keluarga tengah melaksanakan proses fardu kifayah, dan almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya.

Atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa, almarhum pernah menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus 2025 di Istana Negara, Jakarta. Saat itu, beliau hadir menggunakan kursi roda didampingi keluarga.

Kepergian Nyak Sandang menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai teladan keikhlasan, pengorbanan, dan cinta kepada bangsa.***(Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

InJourney Airports Siapkan Bandara Husein jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

7 Juli 2026 - 12:05 WIB

Siapkah Penerbangan Indonesia Terapkan Konsep Bagasi Berbasis Jumlah Koper?

7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Ditjen Hubud-DGAC Prancis Perbarui Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil

6 Juli 2026 - 06:49 WIB

Perkuat Kualitas Layanan Navigasi AirNav Indonesia-ASA Gelar Program ITSAP

3 Juli 2026 - 17:11 WIB

InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara

2 Juli 2026 - 21:04 WIB

Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

2 Juli 2026 - 18:57 WIB

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Balinggama, Papua Pegunungan, Pilot Meninggal Dunia

2 Juli 2026 - 16:21 WIB

Kemenhub Dorong Percepatan Persiapan Reaktivasi Bandara Husein Bandung

1 Juli 2026 - 09:06 WIB

Buka Munas IABI, Dirjen Hubud Tekankan Pentingnya Penguatan SDM Ahli Bandar Udara

28 Juni 2026 - 15:32 WIB

3 Maskapai Siap Terbangkan Jemaah Umrah dari Terminal 2F Bandara Soetta, 1 Juli

27 Juni 2026 - 05:11 WIB

Trending di BANDARA