Menu

Mode Gelap
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir, TTL Raih Penghargaan Gold Program TJSL & CSR Award 2026 AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026 Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026 Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, IPCM Teken Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

PERON

KA Mataram Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan ke Solo, Tawarkan Perjalanan Nyaman dengan Rangkaian New Generation

badge-check


 Suasana ramai penumpang kereta api. (Ist) Perbesar

Suasana ramai penumpang kereta api. (Ist)

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan KA Mataram sebagai salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan akhir pekan menuju Kota Solo. Kereta api relasi Pasar Senen–Solo Balapan ini melayani sejumlah kota di Pulau Jawa yang memiliki beragam destinasi wisata, budaya, dan kuliner.

KA Mataram melayani rute Pasar Senen–Solo Balapan melalui Bekasi, Cirebon Prujakan, Purwokerto, Kroya, Notog, Sumpiuh, Kebumen, Kutoarjo, Wates, Yogyakarta, dan Klaten. Jalur tersebut menghubungkan berbagai daerah yang dikenal memiliki kekayaan sejarah, budaya, hingga wisata alam.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan perjalanan menggunakan kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman berwisata karena pelanggan dapat menikmati beragam karakter daerah yang dilalui.

“KA Mataram menghubungkan pelanggan dengan banyak destinasi menarik di Pulau Jawa. Setiap kota yang dilalui memiliki cerita, budaya, kuliner, dan daya tarik wisatanya masing-masing. Perjalanan menjadi bagian dari pengalaman berwisata itu sendiri,” ujar Anne dalam keterangannya.

Sepanjang perjalanan, pelanggan dapat menikmati berbagai destinasi unggulan. Di Cirebon, misalnya, terdapat Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Batik Trusmi, serta beragam kuliner khas pesisir utara Jawa. Sementara di Purwokerto, wisatawan dapat mengunjungi kawasan wisata Baturraden yang berada di kaki Gunung Slamet.

Memasuki wilayah Kroya, Kebumen, dan Kutoarjo, pelanggan dapat menjumpai sejumlah destinasi alam seperti Geopark Kebumen, Pantai Menganti, hingga kawasan Perbukitan Menoreh yang membentang di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Setibanya di Yogyakarta, pelanggan dapat menikmati berbagai objek wisata populer seperti Malioboro, Keraton Yogyakarta, Taman Sari, dan Candi Prambanan. Perjalanan kemudian berlanjut menuju Klaten yang dikenal dengan wisata air umbul, seperti Umbul Ponggok dan Umbul Manten, sebelum tiba di Stasiun Solo Balapan.

Kota Solo sendiri terus berkembang sebagai salah satu tujuan wisata favorit di Indonesia. Beragam destinasi seperti Pura Mangkunegaran, Keraton Kasunanan Surakarta, Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Kauman, Taman Balekambang, Pasar Gede, hingga De Tjolomadoe menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Desember 2025 mencapai 58,95 persen. Sementara pada Oktober 2025, TPK tercatat sebesar 53,88 persen. Data tersebut menunjukkan tingginya aktivitas kunjungan wisata dan perjalanan masyarakat ke Kota Solo sepanjang tahun lalu.

Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, sejak 9 Desember 2024 KA Mataram telah menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation pada kelas Ekonomi dan Eksekutif.

Sarana tersebut menghadirkan desain interior yang lebih modern, kursi ergonomis, ruang kaki yang lebih luas, serta kursi yang dapat direbahkan dan diputar sesuai arah perjalanan.

Anne menambahkan, kehadiran rangkaian New Generation semakin melengkapi pengalaman pelanggan yang ingin menikmati perjalanan akhir pekan dengan nyaman.

“Solo menjadi salah satu destinasi yang semakin diminati masyarakat. Kota ini menawarkan suasana yang hangat, kekayaan budaya yang kuat, kuliner yang beragam, serta banyak tempat menarik yang dapat dinikmati bersama keluarga maupun sahabat. Melalui KA Mataram, KAI menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan menuju berbagai pengalaman tersebut,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di PERON