Menu

Mode Gelap
Wajah Baru Malabar, Kemitraan Strategis Nimo Highland Hidupkan Wisata Pangalengan Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ditjen Hubdat Ramp Check 55 Bus di Rest Area Bogor API dan Polres Bandara Soekarno-Hatta Perketat Keamanan, Pelanggaran Kargo Terungkap Momen Long Weekend, Lebih dari 70 ribu tiket Whoosh Terjual. Penumpang Naik 31% Dibanding Hari Biasa Meningkat 50 Persen, Penumpang KA Pangrango Long Weekend Tembus 17.689 Pelanggan Babak Penyisihan SBY Cup 2026 Berakhir Seru, Siapa Semi Finalis?

NASIONAL

Kadisdik DKI: Teknologi AI Tidak Akan Menggeser Peran Guru sebagai Pemberi Inspirasi

badge-check


 Kadisdik DKI: Teknologi AI Tidak Akan Menggeser Peran Guru sebagai Pemberi Inspirasi Perbesar

Wartatrans, JAKARTA — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Hj. Nahdiana, M.Pd., menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak perlu ditakuti para guru. Menurutnya, secanggih apa pun teknologi, tetap ada sisi kemanusiaan guru yang tak tergantikan: kemampuan menginspirasi.

“AI mungkin dapat memberikan jawaban lebih cepat dan akurat. Namun ia tidak memiliki nurani, ia hanya merespons saat ditanya. Yang memberi inspirasi hanya guru,” ujar sosok yang akrab disapa Bu Nana ini saat membuka Seminar Literasi Digital bertema Transformasi Literasi dan Pendidikan di Era Kecerdasan Artificial, Senin (24/11/2025), di Aula Kihajar Dewantara, Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Ia mengajak para pendidik untuk tidak menjauh dari teknologi tersebut. Sebaliknya, guru harus menguasai dan memanfaatkannya dalam proses belajar mengajar. “Tanpa dukungan AI, pembelajaran bisa terasa lebih lambat, menyita waktu, dan kurang menarik. Sementara murid-murid kita sudah sangat dekat dengan teknologi,” imbuhnya.

Seminar ini diprakarsai oleh Guru Literasi Jakarta (GliterJak) dan menghadirkan para pemateri yang kompeten:
— Dr. Bambang Saras Yulistiawan, S.T., M.Kom. (UPNVJ)
— Dr. H. Juwito Faisal, M.Pd. (UNIDA Bogor & PJMI)
— Bagus Rully Muttaqien, S.T., M.M. (VP Corporate Partnership Solusi247)

Kegiatan turut diperkuat oleh Haris Iriyanto, A.Md., S.Sos., M.Pd., dari BPSDM Provinsi DKI Jakarta selaku fasilitator kolaborasi Pentahelix. Sementara sambutan turut disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer UPNVJ, Prof. Dr. Ir. Supriyanto, S.T., M.Sc., IPM dan Ketua Umum PJMI, H. Ismail Lutan.

Dalam pemaparannya, para narasumber sepakat bahwa kehadiran AI tidak bisa dihindari. Perkembangannya sangat cepat, sementara para siswa tumbuh dengan kemampuan teknologi yang semakin matang. Guru yang tidak ingin tertinggal, harus ikut berkembang.

Dr. Juwito Faisal secara khusus memotivasi para guru untuk produktif menulis. Menurutnya, AI justru dapat menjadi alat bantu untuk menghasilkan karya tulis berupa berita, artikel ilmiah hingga karya sastra. “Kami di PJMI membuka ruang publikasi bagi para guru. Kami siap memberikan pendampingan dan pelatihan,” ujarnya mengakhiri.*** (Septi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AHY dan Jajaran Kemenko Infrastruktur Hadiri Ratas Bersama Presiden Prabowo

15 Mei 2026 - 16:02 WIB

Astra Credit Companies Tanam Mangrove di Pontianak

15 Mei 2026 - 15:50 WIB

JKA dan Bencana – Kelalaian DPRA dan Gubernur?

15 Mei 2026 - 15:29 WIB

UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMK Taruna Bhakti, Dorong Siswa Jadi Influencer Budaya Lokal

15 Mei 2026 - 13:06 WIB

Gempuran Kritik Dibalas Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar

15 Mei 2026 - 11:30 WIB

Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Menuai Polemik

14 Mei 2026 - 17:52 WIB

BKKP dan UPP Indramayu Dorong Penerapan K3 dan MCU Berkala bagi Stakeholder Pelabuhan

14 Mei 2026 - 12:06 WIB

MAA Jakarta Surati Menag soal Penggunaan Atribut Adat Aceh dalam Ucapan Keagamaan

14 Mei 2026 - 11:11 WIB

Catatan H. Erick Teguh M: Sarapan Pagi di Capitol Kopitiam, Kuala Lumpur

14 Mei 2026 - 10:39 WIB

BKI Pertahankan Kategori “High Performance” Pada Tokyo MoU 2025

13 Mei 2026 - 21:01 WIB

Trending di NASIONAL