Menu

Mode Gelap
Mengingat 3 Dosa Pertama dalam Kehidupan Manusia Disnav Banjarmasin Apresiasi Kepatuhan Pelaporan SBNP dan SROP/VTS Non-DJPL Perkuat Kolaborasi, Disnav Banjarmasin Konsisten Jaga Keselamatan Pelayaran Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir, TTL Raih Penghargaan Gold Program TJSL & CSR Award 2026 AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

PERON

KAI Daop 1 Jakarta Migrasi Sistem Tiket Jelang Angkutan Lebaran, Ini Waktunya!

badge-check


 KAI Daop 1 Jakarta Migrasi Sistem Tiket Jelang Angkutan Lebaran, Ini Waktunya! Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Kegiatan ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal, termasuk layanan KAI dan KAI Commuter.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan peningkatan infrastruktur tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan dan stabilitas seluruh kanal pemesanan tiket menjelang masa Angkutan Lebaran yang ditandai dengan lonjakan transaksi tinggi.

“Peningkatan ini dilakukan agar seluruh kanal pemesanan tiket, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun mitra penjualan lainnya, memiliki performa yang stabil dan responsif saat menghadapi lonjakan permintaan,” ujar Franoto.

Ia menjelaskan, KAI melakukan migrasi ke infrastruktur sistem yang lebih modern sehingga kapasitas dapat menyesuaikan secara dinamis dan real-time. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan kendala teknis saat masyarakat melakukan pemesanan tiket mudik Lebaran.

Selama proses migrasi yang berlangsung sekitar empat jam, seluruh layanan pemesanan, pembayaran, hingga pembatalan tiket secara online melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta kanal mitra resmi lainnya tidak dapat diakses sementara.

Meski demikian, KAI Daop 1 Jakarta memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan. Penjualan tiket go-show atau transaksi darurat tetap dilayani secara manual melalui loket stasiun. Selain itu, proses boarding penumpang tetap berlangsung sesuai jadwal dengan dukungan manifest penumpang yang disiapkan secara manual oleh petugas.

Pemilihan waktu pemeliharaan pada dini hari dilakukan dengan mempertimbangkan rendahnya trafik transaksi, sehingga dampak kepada pelanggan dapat diminimalkan. Penumpang yang melakukan perjalanan pada periode tersebut diimbau untuk menyimpan tangkapan layar tiket atau kode booking dari aplikasi maupun email guna memperlancar proses boarding.

Franoto menegaskan bahwa seluruh data pelanggan dan riwayat transaksi tetap aman selama proses migrasi. KAI juga telah melakukan perencanaan matang serta pengujian berlapis agar sistem kembali beroperasi normal tepat pukul 04.00 WIB.

“Kami memohon dukungan dan kerja sama pelanggan untuk menyesuaikan waktu transaksi tiket selama kegiatan ini berlangsung. Peningkatan sistem ini merupakan komitmen KAI dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat agar perjalanan Lebaran dapat direncanakan dengan aman dan nyaman,” tutup Franoto.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di PERON