Menu ✖

Mode Gelap
ASDP Utamakan Keselamatan, Berhasil Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Kemenhub Perkuat Layanan Kepelabuhanan di Kupang Fokus Penanganan Penumpang, Kemenhub Pastikan Penanggulangan Kebakaran KMP Batumandi Sekjen PBB Sambangi Hambalang, Prabowo Bahas Perdamaian Dunia dan Palestina Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026 Trafik Kargo IPCC Melonjak 19,57% hingga Kuartal III 2026

PERON

KAI Imbau Pengguna Jaga Barang Bawaan Pribadi, 11.670 Benda Tertinggal di KA Selama 2025

badge-check


 KAI Imbau Pengguna Jaga Barang Bawaan Pribadi, 11.670 Benda Tertinggal di KA Selama 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih waspada terhadap barang bawaan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, tercatat 11.670 barang tertinggal di layanan KAI, dengan nilai total mencapai Rp12,88 miliar, di antaranya merupakan barang berharga seperti telepon genggam, laptop, hingga perhiasan. Temuan tersebut menegaskan pentingnya kesadaran kolektif antara pengguna dan petugas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

VP Corporate Communications KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa layanan Lost and Found dirancang sebagai ruang aman bagi pelanggan ketika barang tertinggal tanpa sengaja. Sehingga perlu peran bersama tetap menjaga barang bawaan agar tetap dalam pengawasan.

“Setiap barang yang ditemukan petugas kami dicatat dan diamankan sesuai prosedur. Sistem ini bisa berjalan karena ada integritas petugas yang menjaga kejujuran mereka, dan ada kesadaran pelanggan untuk bersama-sama menjaga barang pribadi,” ujar Anne.

Merespons viralnya isu tumbler yang tertinggal di layanan Commuter Line, Anne menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bahwa barang pribadi tetap berada dalam tanggung jawab masing-masing pengguna jasa. Di sisi lain, KAI memastikan setiap petugas menjalankan tugas dengan mengedepankan kejujuran, transparansi, dan pelayanan yang sesuai standar.

“Kami melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, mulai dari koordinasi dengan mitra petugas, sampai memastikan SOP dijalankan hingga dokumen layanan. Setiap keputusan terkait petugas harus berbasis fakta yang lengkap agar adil bagi semua pihak,” lanjut Anne.

Anne juga memastikan bahwa tidak ada pemecatan petugas seperti yang ramai disebut di media sosial. Jika diperlukan, KAI akan melakukan pembinaan untuk menjaga kualitas layanan dan mendukung petugas tetap berada dalam koridor prosedur yang benar.

“Integritas adalah fondasi dalam pelayanan kami. Dengan sistem Lost and Found yang kuat dan peran aktif pelanggan, kita bisa menjaga keamanan barang serta kepercayaan publik. Hubungi layanan 24 jam di 021-121 untuk setiap layanan dan feedback untuk KAI,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026

20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

KAI Divre III Palembang Amankan 52 Barang Tertinggal, Nilainya Tembus Rp133 Juta

20 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Jelang Musim Tanam, Angkutan Pupuk KAI Meningkat 31,47 Persen

20 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Satu KRL INKA Kembali Beroperasi di Lintas Bogor

20 Oktober 2026 - 10:36 WIB

KAI Catat Jutaan Perjalanan Antarkota, Rute Gambir-Yogyakarta Tembus 1 Juta

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Penumpang Stasiun Sukabumi Naik 7 Persen, Tembus 613 Ribu pada 2026

19 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Tiga Kereta Api Andalan Priangan Makin Diminati, Layani 1,1 Juta Pelanggan

19 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Warteg on Train Hadir di KA Batavia, Penumpang Kini Bisa Pilih Lauk Favorit di Kereta

19 Oktober 2026 - 15:21 WIB

KAI Hubungkan Kota-Kota Kuliner Nusantara, Tiga KA Catat 2,11 Juta Pelanggan

19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Dua Rangkaian KRL INKA Masih Diperbaiki, 7 Perjalanan Bogor Dibatalkan

19 Oktober 2026 - 04:15 WIB

Trending di PERON