Menu

Mode Gelap
Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Beroperasi Catatan Maryoko Aiko: Pengurus Baru SWI dan Tanggung Jawab Menjaga Kepercayaan Publik Catatan Halimah Munawir: 100 Tahun Ali Sadikin, Merawat Roh Taman Ismail Marzuki Minim Sponsor, CGR dan Penerbit Padasan Tempuh Gerakan “Jual Buku untuk Cetak Buku” Peringati Hari Anak Nasional, Pameran ARTSPECTRUM Tampilkan Karya 21 Perupa Muda Neurodivergen dan Cerebral Palsy Presiden Tinjau Hilirisasi Bioetanol di PTPN I Malang

PERON

KAI Imbau Pengguna Jaga Barang Bawaan Pribadi, 11.670 Benda Tertinggal di KA Selama 2025

badge-check


 KAI Imbau Pengguna Jaga Barang Bawaan Pribadi, 11.670 Benda Tertinggal di KA Selama 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih waspada terhadap barang bawaan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, tercatat 11.670 barang tertinggal di layanan KAI, dengan nilai total mencapai Rp12,88 miliar, di antaranya merupakan barang berharga seperti telepon genggam, laptop, hingga perhiasan. Temuan tersebut menegaskan pentingnya kesadaran kolektif antara pengguna dan petugas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

VP Corporate Communications KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa layanan Lost and Found dirancang sebagai ruang aman bagi pelanggan ketika barang tertinggal tanpa sengaja. Sehingga perlu peran bersama tetap menjaga barang bawaan agar tetap dalam pengawasan.

“Setiap barang yang ditemukan petugas kami dicatat dan diamankan sesuai prosedur. Sistem ini bisa berjalan karena ada integritas petugas yang menjaga kejujuran mereka, dan ada kesadaran pelanggan untuk bersama-sama menjaga barang pribadi,” ujar Anne.

Merespons viralnya isu tumbler yang tertinggal di layanan Commuter Line, Anne menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bahwa barang pribadi tetap berada dalam tanggung jawab masing-masing pengguna jasa. Di sisi lain, KAI memastikan setiap petugas menjalankan tugas dengan mengedepankan kejujuran, transparansi, dan pelayanan yang sesuai standar.

“Kami melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, mulai dari koordinasi dengan mitra petugas, sampai memastikan SOP dijalankan hingga dokumen layanan. Setiap keputusan terkait petugas harus berbasis fakta yang lengkap agar adil bagi semua pihak,” lanjut Anne.

Anne juga memastikan bahwa tidak ada pemecatan petugas seperti yang ramai disebut di media sosial. Jika diperlukan, KAI akan melakukan pembinaan untuk menjaga kualitas layanan dan mendukung petugas tetap berada dalam koridor prosedur yang benar.

“Integritas adalah fondasi dalam pelayanan kami. Dengan sistem Lost and Found yang kuat dan peran aktif pelanggan, kita bisa menjaga keamanan barang serta kepercayaan publik. Hubungi layanan 24 jam di 021-121 untuk setiap layanan dan feedback untuk KAI,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rayakan HUT Ke-8, LRT Sumsel Gelar Fun Walk dan Edukasi Transportasi Publik di CFD

19 Juli 2026 - 17:01 WIB

KAI Gelar Nobar Final Spanyol vs Argentina di 14 Perjalanan KA dan Stasiun Gambir juga Yogyakarta

19 Juli 2026 - 13:55 WIB

Balai Yasa Cirebon Prujakan Rawat 51 Mesin Perawatan Rel untuk Dukung Keselamatan KA di Jawa

19 Juli 2026 - 05:40 WIB

Penumpang Kelas Eksekutif KAI Tembus 7,57 Juta pada Semester I 2026, Naik 18,78 Persen

18 Juli 2026 - 19:08 WIB

Penumpang Kereta di Sumatra Tembus 3,8 Juta pada Semester I 2026, Naik 11,35 Persen

18 Juli 2026 - 17:35 WIB

Petugas Pengisian Air KAI Services, Garda Senyap di Balik Nyamannya Perjalanan Kereta Api

18 Juli 2026 - 10:40 WIB

31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota

18 Juli 2026 - 09:32 WIB

KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron

18 Juli 2026 - 09:21 WIB

KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat

17 Juli 2026 - 22:21 WIB

KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah

17 Juli 2026 - 14:17 WIB

Trending di PERON