Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kereta api selama periode libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah dan Hari Lahir Pancasila mencapai 1.308.106 tiket hingga Ahad (31/5/2026) pukul 10.00 WIB.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung hingga akhir masa liburan pada 1 Juni 2026.

KAI juga mencatat telah melayani 956.265 pelanggan pada lima hari pertama periode long weekend, yakni 26–30 Mei 2026, di berbagai wilayah operasional di Jawa dan Sumatra.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pola perjalanan pelanggan selama libur panjang kali ini cenderung lebih merata dibandingkan periode mudik pada umumnya. Mobilitas masyarakat tidak terpusat pada satu hari tertentu, melainkan tersebar sepanjang masa liburan.
“Kami melihat masyarakat semakin leluasa menentukan waktu perjalanannya. Mobilitas tidak terpusat pada satu hari tertentu, melainkan tersebar sepanjang masa liburan. Pola ini menunjukkan kereta api dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas yang berlangsung secara bersamaan di banyak daerah,” ujar Anne dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan data KAI, jumlah pelanggan per hari selama periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026 tercatat sebanyak 215.311 pelanggan pada 26 Mei, 155.653 pelanggan pada 27 Mei, 176.866 pelanggan pada 28 Mei, 192.957 pelanggan pada 29 Mei, 215.478 pelanggan pada 30 Mei, 184.509 pelanggan pada 31 Mei, dan 167.332 pelanggan pada 1 Juni.
KAI menilai tingginya volume pelanggan yang tetap bertahan di atas 155 ribu orang per hari menunjukkan pergerakan masyarakat yang lebih tersebar sepanjang masa libur, sehingga aktivitas ekonomi, sosial, dan pariwisata dapat tumbuh lebih merata di berbagai daerah.
Sementara itu, KA Joglosemarkerto relasi Yogyakarta–Solo–Semarang–Purwokerto menjadi kereta api favorit selama periode long weekend dengan total 34.256 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati KA Pariaman Ekspres relasi Naras–Pauhlima dengan 32.509 pelanggan dan KA Airlangga relasi Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi dengan 31.499 pelanggan.
Selain itu, KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat melayani 30.742 pelanggan, KA Serayu 28.832 pelanggan, KA Ambarawa Ekspres 27.136 pelanggan, KA Kahuripan 27.076 pelanggan, KA Pangrango 26.619 pelanggan, KA Putri Deli 26.172 pelanggan, serta KA Sancaka 25.828 pelanggan.
Anne mengatakan beragamnya kereta api yang masuk daftar favorit mencerminkan luasnya pemanfaatan moda transportasi kereta api oleh masyarakat, baik untuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, kegiatan keagamaan, maupun aktivitas ekonomi.
Menurutnya, kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga berperan mendukung pergerakan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah selama masa libur panjang.(fahmi)































