Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Services menghadirkan beragam kuliner khas Banyuwangi bagi penumpang kereta api yang melakukan perjalanan menuju wilayah Banyuwangi.
Program ini menjadi upaya perusahaan dalam meningkatkan pengalaman perjalanan sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada pelanggan.

Menu khas Banyuwangi tersebut tersedia di layanan Kuliner Kereta pada KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang, KA Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen–Ketapang, KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap–Ketapang, serta KA Logawa relasi Purwokerto–Banyuwangi.
Salah satu menu yang ditawarkan adalah Nasi Tempong Warung Mbok Wah dengan pilihan lauk ayam, udang, dan telur. Nasi Tempong merupakan makanan khas Banyuwangi yang terdiri dari aneka lalapan dan sambal pedas berbahan tomat ranti. Selain itu, tersedia pula menu dari Srengenge Wetan seperti Ayam Lodoh, Nasi Bakar, dan Plecing Ayam.
Manager Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita mengatakan, sajian khas Banyuwangi tersebut mulai tersedia di kereta api yang melayani perjalanan menuju Stasiun Banyuwangi sejak Mei 2026.
“Kami berkolaborasi dengan UMKM lokal Banyuwangi yang sudah dikenal masyarakat melalui sajian kulinernya, seperti Warung Mbok Wah dan Srengenge Wetan. Menu yang dihadirkan dimasak langsung oleh mitra sehingga cita rasanya tetap terjaga,” kata Nyoman dikutip Senin (1/6/2026).
Menurut dia, kehadiran menu-menu tersebut merupakan bagian dari upaya KAI Services menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara di atas kereta api sekaligus mendukung promosi produk UMKM lokal.
Sementara itu, salah satu penumpang KA Sangkuriang, Dinda Haryo, menyambut positif hadirnya Nasi Tempong Mbok Wah di layanan restorasi kereta. Menurutnya, Warung Mbok Wah merupakan salah satu destinasi kuliner yang kerap dikunjungi wisatawan saat berada di Banyuwangi.
“Wah seru kalau Nasi Tempong sekarang sudah bisa dipesan di restorasi kereta. Jadi kita bisa menikmatinya selama dalam perjalanan kereta,” ujar Dinda.(fahmi)
































