Menu ✖

Mode Gelap
Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026 Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen Kendaraan Roda Tiga, Menakar Peluang dan Tantangan jadi Angkutan Umum Kemenhub Dorong Penguatan Kolaborasi Ekosistem Maritim Kemenhub Dorong Layanan Penumpang Lebih Mudah dan Terintegrasi saat di Bandara

PERON

KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal Pascagempa Pacitan

badge-check


 KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal Pascagempa Pacitan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh perjalanan kereta api telah kembali beroperasi normal pascagempa bumi yang terjadi di wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1) pagi. Kepastian tersebut disampaikan setelah KAI melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian guna memastikan keselamatan perjalanan.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi terjadi pada pukul 08.20 WIB dengan magnitudo 5,5. Gempa berpusat di darat pada kedalaman 105 kilometer, di koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, atau sekitar 23–25 kilometer timur laut Pacitan, Jawa Timur.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama, terutama saat terjadi bencana alam.

“Begitu gempa dirasakan, KAI segera menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) pada perjalanan kereta api serta melakukan koordinasi lintas unit. Seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi prasarana benar-benar aman sebelum perjalanan kembali dilanjutkan,” ujar Anne.

Gempa dirasakan di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta pada pukul 08.20 WIB. Sebagai langkah pengamanan, seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut diberlakukan BLB sambil menunggu hasil pemeriksaan jalur dan jembatan oleh petugas prasarana. Berdasarkan laporan Daop 6 Yogyakarta, koordinasi Unit Jalan dan Jembatan (JJ) dilakukan pada pukul 08.21 WIB disertai pemeriksaan menyeluruh lintas terdampak.

Setelah dipastikan tidak ditemukan deviasi maupun kerusakan, seluruh perjalanan di wilayah tersebut kembali diizinkan beroperasi normal pada pukul 08.48 WIB.

Getaran gempa juga dirasakan di wilayah Daop 7 Madiun serta Daop 8 Surabaya, termasuk lintas Malang. Di wilayah tersebut, KAI turut melakukan pengamanan operasional secara situasional melalui pemeriksaan prasarana dan penerapan BLB. Berdasarkan pembaruan Daop 8 Surabaya, pada pukul 09.01 WIB seluruh lintas yang sempat dilakukan pengamanan dinyatakan aman dan perjalanan kereta api kembali berjalan normal.

Anne menambahkan, tidak terdapat pembatalan perjalanan kereta api akibat kejadian gempa tersebut. Adapun keterlambatan yang terjadi bersifat sementara dan menyesuaikan dengan kebutuhan pemeriksaan keselamatan.

“Kami memastikan seluruh pelanggan berada dalam kondisi aman dan selamat. KAI akan terus mengedepankan prinsip keselamatan sebagai prioritas utama, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026

8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen

8 Oktober 2026 - 06:07 WIB

KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik

7 Oktober 2026 - 23:37 WIB

B50 Jadi Program Utama KAI, Target Pangkas Emisi 133.676 Ton CO₂e

7 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Penumpang Mancanegara KA Pangrango-Siliwangi Naik 17,17 Persen

7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

KAI Commuter Targetkan Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi Pekan Ketiga Oktober

7 Oktober 2026 - 13:37 WIB

41,6 Juta Ton Batu Bara Diangkut KAI Sepanjang Januari–September 2026, Jadi Andalan Angkutan Barang

7 Oktober 2026 - 06:05 WIB

KAI: Minat Pelanggan terhadap Perjalanan Panoramic dan Kabin Privat Terus Menguat

7 Oktober 2026 - 04:37 WIB

Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen

6 Oktober 2026 - 23:52 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Trending di PERON