Wartatrans.com, YOGYAKARTA – Kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi salah satu pusat perayaan seni, budaya, dan kuliner melalui Sarkemfest 2026 yang berlangsung pada 24–31 Oktober 2026.
Dalam festival ini, KAI Services menghadirkan Loko Cafe dan beragam kuliner tradisional untuk memperkenalkan cita rasa lokal sekaligus mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Festival yang digelar melalui kolaborasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta tersebut merupakan bagian dari perayaan HUT ke-270 Kota Yogyakarta. Mengusung tema “Lintas Waktu Malioboro: Cerita Kereta, Rasa, dan Karya”, kegiatan ini memadukan sejarah perkeretaapian dengan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat.
KAI Services turut meramaikan festival melalui sejumlah stan kuliner yang menyajikan makanan dan minuman tradisional, seperti apem, cenil, klepon, wedang jahe, dan es dawet. Sajian tersebut dihadirkan untuk memperkenalkan kembali kuliner khas Yogyakarta yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Selain kuliner tradisional, pengunjung juga dapat menikmati beragam menu di Loko Cafe, termasuk kopi dan hidangan andalan seperti sei sapi. Kehadiran stan tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin bersantai sembari menikmati suasana festival di sekitar Stasiun Tugu.
Regional Head 6 Yogyakarta KAI Services Rizki Respati mengatakan, partisipasi perusahaan dalam Sarkemfest 2026 dilakukan dengan menghadirkan berbagai sajian khas Yogyakarta untuk memeriahkan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Manager Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita menjelaskan, perusahaan turut menggandeng pelaku UMKM yang menjual makanan tradisional untuk menghadirkan kekayaan kuliner lokal dalam festival tersebut.
“Melalui Sarkemfest 2026, semangat Yogyakarta sebagai kota budaya dan kreativitas diharapkan semakin terasa—mempertemukan sejarah dan masa kini, menghubungkan seni dengan ekonomi, serta tidak lupa menghadirkan produk-produk UMKM yang membantu mengangkat perekonomian masyarakat di Yogyakarta. Kegiatan Sarkemfest 2026 menghadirkan perayaan yang tumbuh bersama masyarakat,” ujar Nyoman.
Sarkemfest 2026 juga menjadi ruang interaksi bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan seni, menjelajahi produk UMKM, serta mengenal lebih dekat kekayaan budaya di kawasan Pasar Kembang dan Malioboro.
Festival ini berlangsung setiap hari pukul 16.00–21.00 WIB hingga 31 Oktober 2026. Masyarakat dan wisatawan dapat mengunjungi kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta untuk menikmati berbagai kegiatan yang memadukan seni, budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif.(fahmi)



























