Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Services menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan keselamatan penumpang selama perjalanan Kereta Commuter Line demi menciptakan kenyamanan bersama.
Untuk mendukung hal tersebut, petugas Walka KAI Services disiagakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Petugas Walka memiliki tugas mengawasi serta memastikan kondisi perjalanan tetap aman dan tertib. Salah satu tugas utamanya adalah melakukan patroli dengan berkeliling rangkaian kereta yang sedang beroperasi.
Selain itu, petugas juga bertindak apabila terjadi kecelakaan, tindak kriminalitas, maupun gangguan keamanan dan ketertiban lainnya. Penanganan dilakukan secara persuasif namun tetap tegas agar situasi perjalanan tetap kondusif.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengatakan seluruh petugas telah dibekali SOP yang jelas, termasuk dalam menangani kepadatan penumpang.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna KRL untuk disiplin dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama dalam perjalanan. Tidak hanya itu, penumpang juga diharapkan untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Kepatuhan tersebut sangat penting untuk memastikan perjalanan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan tepat waktu,” ujar Nyoman dalam keterangan resminya, Sabtu (25/4).
Ia menambahkan, keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, peran aktif penumpang dalam menjaga ketertiban dan mematuhi aturan menjadi kunci terciptanya layanan transportasi publik yang aman dan nyaman.
KAI Services juga terus melakukan pembinaan kepada seluruh petugas keamanan di lapangan agar menjalankan tugas secara tegas namun tetap humanis.
Salah satu aksi petugas yang mendapat perhatian publik terjadi pada awal April 2026 di Stasiun Manggarai. Seorang petugas keamanan KAI Services viral di media sosial usai menindak tegas penumpang yang memaksa naik KRL saat kondisi kereta sudah penuh pada Selasa (7/4).
Dalam video yang beredar, petugas bernama Riyanto Deni Susilo terlihat menarik keluar penumpang yang nekat masuk ke dalam gerbong padat demi menjaga keselamatan bersama. Tindakan cepat tersebut mendapat apresiasi dari penumpang lain maupun warganet.(fahmi)































