Menu

Mode Gelap
Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

PERON

Mobilitas Perkotaan Yogyakarta–Solo hingga Madiun Tumbuh, Kereta Api Perkuat Konektivitas dan Buka Akses Aktivitas Masyarakat

badge-check


 Mobilitas Perkotaan Yogyakarta–Solo hingga Madiun Tumbuh, Kereta Api Perkuat Konektivitas dan Buka Akses Aktivitas Masyarakat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pergerakan masyarakat di kawasan Yogyakarta, Solo, hingga aglomerasi Madiun terus meningkat pada Triwulan I 2026. Kereta api hadir sebagai penghubung utama berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, berkuliah, hingga perjalanan wisata dan kuliner yang semakin hidup di setiap wilayah.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tren ini menunjukkan kebutuhan mobilitas yang semakin besar dan saling terhubung antarwilayah.

“Kereta api kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Perjalanan menjadi lebih pasti, terjangkau, dan mampu menjangkau lebih banyak titik aktivitas, termasuk kawasan wisata dan pusat kuliner di Yogyakarta, Solo, hingga Madiun,” ujar Anne.

Pada layanan Kereta Api Prambanan Ekspres (KA Prameks) relasi Kutoarjo–Yogyakarta, volume pelanggan Triwulan I 2026 mencapai 277.045 pelanggan, meningkat dari 238.260 pelanggan pada periode yang sama tahun 2025, atau tumbuh sekitar 16,27%.

Dengan tarif Rp8.000, KA Prameks menghubungkan Purworejo, Kulon Progo, hingga pusat Kota Yogyakarta. Layanan ini memudahkan masyarakat menjangkau berbagai destinasi, mulai dari kawasan wisata, pusat pendidikan, hingga sentra kuliner yang menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat.

Pertumbuhan juga terlihat pada KRL Commuter Line Yogyakarta–Palur yang melayani 2.222.716 pelanggan pada Triwulan I 2026, meningkat 19,19% dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 1.864.803 pelanggan.

Lintas ini menghubungkan pusat Kota Yogyakarta, kawasan pendidikan, akses bandara di Stasiun Maguwo, hingga Solo dan sekitarnya. Intensitas perjalanan yang tinggi menunjukkan bahwa mobilitas perkotaan membutuhkan layanan dengan frekuensi lebih rapat dan kapasitas yang semakin besar.

Mobilitas menuju bandara juga terus berkembang. Kereta Api Bandara YIA mencatat 697.267 pelanggan pada Triwulan I 2026, meningkat sekitar 12,11% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 621.936 pelanggan.

Di wilayah Solo dan aglomerasi Madiun, Kereta Api Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS) melayani 208.583 pelanggan, tumbuh 31,12% dari tahun sebelumnya. Layanan ini memperkuat konektivitas antarwilayah dalam satu lintasan perjalanan yang semakin terintegrasi.

Sementara itu, Kereta Api Batara Kresna relasi Solo–Wonogiri melayani 40.763 pelanggan, menjaga keterhubungan wilayah selatan Solo dengan pusat kota dan aktivitas ekonomi.

Anne menambahkan, tren peningkatan ini menunjukkan bahwa kebutuhan mobilitas perkotaan akan terus berkembang, seiring pertumbuhan kawasan dan aktivitas masyarakat.

“Ketika mobilitas terus meningkat, kebutuhan akan layanan dengan kapasitas yang lebih besar, frekuensi yang lebih tinggi, serta operasional yang semakin efisien menjadi semakin relevan untuk dipersiapkan sejak sekarang,” jelas Anne.

Pengembangan sistem transportasi perkotaan berbasis rel, termasuk penguatan layanan yang lebih modern dan ramah lingkungan, dinilai menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan tersebut di masa depan.

“Arah pengembangan transportasi perkotaan akan terus mengikuti kebutuhan masyarakat. Kereta api memiliki ruang untuk tumbuh lebih besar, menghubungkan lebih banyak wilayah, dan melayani lebih banyak perjalanan dalam satu sistem yang terintegrasi,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara

17 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Hari Ini Tarif Rp8 Berlaku di LRT Jabodebek dan Sebagian Besar Commuter Line, 27.620 Tiket Diskon KAI Terjual

17 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dirut KAI Tekankan Keselamatan, Profesionalisme, dan Perluasan Manfaat Kereta Api pada HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Hindari Kepadatan Monas Saat HUT RI, 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara

17 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Spesial HUT ke-81 RI: KAI Commuter Hadirkan Tarif Promo Rp8 dan Kereta Tambahan hingga Bagi-Bagi Kopi Gratis

17 Agustus 2026 - 11:46 WIB

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Trending di PERON