Menu

Mode Gelap
KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

PERON

Kaji KRL 24 Jam, Pengamat: “Keamanan, Efektivitas, dan Perawatan Harus Jadi Pertimbangan”

badge-check


 Kaji KRL 24 Jam, Pengamat: “Keamanan, Efektivitas, dan Perawatan Harus Jadi Pertimbangan” Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Terkait pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang akan mengkaji operasional Kereta Rel Listrik (KRL) selama 24 jam, pengamat transportasi publik bidang perkeretaapian Joni Martinus memberikan pandangannya.

Menurutnya, wacana tersebut perlu dikaji secara mendalam dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mengingat banyak aspek teknis dan operasional yang harus diperhatikan.

“Untuk saat ini, opsi tersebut perlu kajian yang lebih mendalam. Semua pihak pemangku kepentingan seperti Kemenhub, KAI, KCI serta stakeholder lainnya perlu duduk bersama karena harus mempertimbangkan berbagai aspek,” ujar Joni, Kamis (20/11/2025).

Joni menjelaskan, operasional KRL selama 24 jam berpotensi mengganggu waktu perawatan dan pemeliharaan sarana maupun prasarana perkeretaapian yang biasanya dilakukan pada tengah malam hingga dini hari.

“Periode di luar jam operasional sangat penting dan mutlak diperlukan untuk perawatan prasarana serta sarana perkeretaapian seperti jalan rel, sistem persinyalan, listrik aliran atas, dan rangkaian KRL itu sendiri,” jelasnya.

Ia juga menyoroti efektivitas operasional dari sisi jumlah penumpang. Menurutnya, perlu ada analisa mendalam soal kebutuhan dan daya dukung operasional pada dini hari.

“Meski ada permintaan, KCI perlu mempertimbangkan bahwa ketika sudah lewat tengah malam, jumlah pengguna KRL sudah sedikit. Maka efektivitas operasional KRL 24 jam secara finansial dan SDM harus menjadi perhitungan yang matang,” kata Joni.

Fenomena banyaknya buruh yang menginap di Stasiun Cikarang juga menjadi perhatian. Ia menilai, KCI perlu memberikan perhatian serius terhadap aspek keamanan dan kenyamanan pelanggan.

“KCI harus meningkatkan keamanan dan memberikan rasa nyaman bagi mereka yang terpaksa menginap di stasiun untuk menunggu KRL pertama keesokan harinya. Karena bagaimanapun juga mereka adalah pelanggan setia KRL dan stasiun mesti menjadi tempat yang aman serta nyaman bagi pengguna KRL,” tutupnya.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

Trending di PERON