Menu ✖

Mode Gelap
Dica Melo Drum Competition 2026. Lahirkan Talenta Drumer Cilik, Usia 5 Tahun Sabet Best of the Best SBY Terkesan dengan Giat Guruh Sukarno Putra Semasa Hidup Karhutla Kembali Terjadi di KM 3 Malakuli, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Api Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor Bangun Sinergi dan Gagasan Strategis Pembangunan Korlantas Luncurkan STNK Digital Transportasi Umum Diusulkan Jadi Syarat Pembangunan Perumahan

PERISTIWA

Karhutla Kembali Terjadi di KM 3 Malakuli, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Api

badge-check


 Karhutla Kembali Terjadi di KM 3 Malakuli, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Api Perbesar

Wartatrans.com, FAKFAK — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah KM 3, Kampung Malakuli, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (26/9/2026) malam.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 22.00 WIT setelah Kepolisian Sektor (Polsek) Karas menerima laporan dari masyarakat setempat mengenai adanya kobaran api di kawasan tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Karas Ipda Aqbar Amir Fandhy, S.H. bersama lima anggotanya langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 22.15 WIT untuk memastikan kondisi di lapangan.

Setibanya di lokasi, personel Polsek Karas mendapati kobaran api yang cukup luas. Berdasarkan perkiraan awal, area yang terbakar mencapai kurang lebih satu hektare.

Dengan kondisi peralatan pemadaman yang terbatas, lima personel Polsek Karas bersama sekitar 20 warga Kampung Malakuli langsung melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah api merambat ke kawasan yang lebih luas.

Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 24.00 WIT. Sebagian besar titik api berhasil dikuasai dan dipadamkan oleh personel kepolisian bersama masyarakat.

Kapolsek Karas mengatakan, setelah dilakukan pemadaman, kondisi di lokasi untuk sementara telah berada dalam keadaan aman dan terkendali. Meski demikian, personel tetap disiagakan untuk melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Pemantauan tersebut dinilai penting mengingat kondisi lahan yang terbakar masih berpotensi menimbulkan titik api baru apabila terdapat bara yang belum sepenuhnya padam.

Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian terhadap harta benda milik masyarakat.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan tidak melakukan pembakaran sampah di sekitar pekarangan rumah maupun pembakaran lahan saat melakukan aktivitas berkebun.

Masyarakat diharapkan turut berperan aktif mencegah terjadinya karhutla dengan menghindari aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu api meluas, khususnya di tengah kondisi lingkungan yang rentan terhadap kebakaran.

Kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam penanganan kebakaran tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan api dapat segera dikendalikan serta mencegah dampaknya meluas ke wilayah lainnya khususnya kawasan/areal yang mudah terbakar.*** (ASAH)

Baca Lainnya

SBY Terkesan dengan Giat Guruh Sukarno Putra Semasa Hidup

27 September 2026 - 05:19 WIB

Silaturahmi DPTD PKS Kabupaten Bogor: Memperkuat Militansi, Soliditas, dan Amanah Kader

26 September 2026 - 15:54 WIB

Catatan Kenangan Terakhir Wartatrans.com untuk Guruh Soekarno Putra

26 September 2026 - 09:01 WIB

Guruh Sukarnoputra Berpulang, Keluarga Besar Soekarno Mohon Doa

26 September 2026 - 07:22 WIB

Gelombang Pergantian dan Pengunduran Diri Pejabat Jadi Sorotan. Ada Apa dengan Aceh Tengah? 

26 September 2026 - 06:13 WIB

KKP Sita 1.048 Ton Udang Impor dari Kanada, Argentina dan Ekuador

24 September 2026 - 20:15 WIB

KAI Amankan Aset Dekat Stasiun Depok, Lapak Dibongkar Pemilik

24 September 2026 - 19:58 WIB

BGN Temukan Fakta Baru Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Batang

24 September 2026 - 19:16 WIB

Dr. Sulaiman Juned Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Tokoh Pers dan Budayawan Aceh H. Sjamsul Kahar

24 September 2026 - 09:01 WIB

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

22 September 2026 - 12:40 WIB

Trending di ANJUNGAN