Wartatrans.com, SEMARANG — ran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026 kembali membawa kabar duka. Usai insiden atlet selam tenggelam di Awann Costa, kini kabar duka berikutnya datang dari cabang pencak silat. Atlet olahraga beladiri Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita meninggal dunia setelah menjalani operasi akibat cedera jari.
Kabar meninggalnya Ayudiah disampaikan akun instagram @koni.kotasmg, Rabu (28/2026).
“Keluarga Besar KONI Kota Semarang menyampaikan rasa duka cita yang teramat dalam atas berpulangnya srikandi olahraga kebanggaan kita : Sdri Ayudiah Rivana Tridiandinita (Atlet Pencak Silat Kontingen Porprov Kota Semarang).”
KONI Kota Semarang juga memanjatkan doa agar almarhumah diampuni segala kekhilafan, diterima amal ibadahnya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.
Di bagian akhir, KONI menegaskan dedikasi dan perjuangan almarhumah selama menjadi atlet akan selalu dikenang. “Keringat, perjuangan, dan dedikasimu untuk mengharumkan nama Kota Semarang di arena silat akan selalu menjadi jejak sejarah yang tak terlupakan bagi kami.”
Sampai berita ini ditulis, kronologi dan penyebab pasti meninggalnya Ayudiah belum diketahui.
Demikian, ini adalah kabar duka kedua bagi penyelenggaraan Porprov XVII Jateng 2026.
Sebelumnya, atlet selam asal Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal saat berlaga di laut kawasan Awann Costa Semarang, Minggu (25/10/2026).
Meski sempat mendapatkan pertolongan dan penanganan medis, nyawa Syabilla tidak tertolong lagi. Muncul dugaan, atlet yang telah meraih dua medali emas ini mengalami kelelahan saat berlomba.***
(Slamet Widodo)


























