Menu

Mode Gelap
Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3 Perpres Ojol Masuk Tahap Final, Aturan Tarif hingga Pengantaran Barang dan Makanan Segera Terbit 17 Agustus Jadi Puncak Perjalanan, KAI Catat 216.158 Pelanggan dalam Sehari KAI Services Apresiasi Petugas yang Gagalkan Pencurian Kabel Persinyalan di Cikarang Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

EKOBIS

Kemenhub Akan Maksimalkan Penyerapan Anggaran 2025

badge-check


 Menhub dan jajaran pimpinan Kemenhub di Gedung DPR Perbesar

Menhub dan jajaran pimpinan Kemenhub di Gedung DPR

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan dan Komisi V DPR Rapat Kerja terkait evaluasi pelaksanaan APBN TA. 2025 dan rencana program/kegiatan TA. 2026 di Ruang Rapat Komisi V DPR Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Dalam rapat itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan akan memaksimalkan penyerapan anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun anggaran 2025.

“Hingga November 2025, serapan anggaran Kemenhub telah mencapai Rp19,31 triliun atau setara dengan 65,5% total anggaran tahun 2025. Kami akan terus memaksimalkan penyerapan anggaran hingga akhir tahun ini,” tutur Menhub.

Dari capaian tersebut, adapun rincian nilai serapan anggaran dari masing-masing unit kerja yakni Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut dengan penyerapan sebesar Rp7,2 triliun, atau sebesar 70% dari total pagu Rp10,3 triliun di tahun 2025.

Berikutnya, Ditjen Perhubungan Udara Rp3,8 triliun atau 74,75% dari total pagu Rp5,1 triliun.

Sementara itu, Kemenhub akan memaksimalkan penyerapan anggaran pada Ditjen Perkeretaapian yang masih Rp2,96 triliun atau 44,04% dari total anggaran sebesar Rp6,7 triliun.

Begitu juga, Ditjen Perhubungan Darat yang masih sebesar Rp2,5 triliun atau 58,33% dari pagu Rp4,3 triliun.

Menhub menyatakan, penyerapan yang sedikit terlambat ini dipicu beberapa faktor.

“Salah satunya adalah penyesuaian kebijakan anggaran tahun 2025 yang menggunakan skema buka tutup,” ungkapnya.

Meski begitu, sistem ini akan menjadi referensi bagi Kemenhub untuk tahun 2026 mendatang.

Menurut Menhub, pada awal tahun, ada kebijakan buka tutup terkait anggaran, sehingga perlu penyesuaian internal.

Selain itu juga, masih ada beberapa anggaran yang dalam penyerapannya masih butuh koordinasi dengan pihak-pihak terkait sehingga ini juga agak sedikit memperlambat.

“Kami berharap koordinasi berjalan lancar sehingga pada akhir tahun ini, kami bisa menyerap anggaran dengan cepat. Harapannya yang terjadi di 2025 ini dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan anggaran 2026,” imbuhnya.

Selain evaluasi anggaran 2025, pada rapat tersebut juga dibahas terkait anggaran Kemenhub tahun 2026.

Alokasi anggaran untuk Kemenhub TA. 2026 ditetapkan sebesar Rp28,48 triliun. Dari anggaran tersebut, sebesar 59,2% atau Rp16,8 triliun akan digunakan untuk infrastruktur konektivitas.

“Pemenuhan sarana dan prasarana transportasi untuk mendukung keselamatan dan keamanan, serta meningkatkan konektivitas akan tetap menjadi prioritas Kemenhub di tahun 2026,” kata Menhub.

Turut hadir dalam rapat kerja ini Wakil Menteri Perhubungan Suntana dan seluruh Pimpinan Tingga Madya di lingkungan Kemenhub. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Perpres Ojol Masuk Tahap Final, Aturan Tarif hingga Pengantaran Barang dan Makanan Segera Terbit

18 Agustus 2026 - 20:36 WIB

2.200 Rusun MBR Manggarai Segera Dibangun

18 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Maknai Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, PT HIN Perkuat Ekosistem Pariwisata

18 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Lomba balap karung di Hari Kemerdekaan RI

Melalui Pelabuhan Makassar, KM Tidar Angkut Bantuan TJSL PELNI Group ke NTT

18 Agustus 2026 - 16:00 WIB

InJourney Grup Gelar Doa Bersama dan Solidaritas untuk Masyarakat Terdampak Bencana

18 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Maknai Kemerdekaan RI, InJourney Group Hadirkan Kesenian Rakyat

18 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Mahalnya Ongkos Logistik Indonesia

18 Agustus 2026 - 08:50 WIB

BPS: Sektor Transportasi dan Pergudangan Tumbuh 5,65 Persen

18 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Momentum Hari Kemerdekaan Ke-81 RI, PTPN I Perluas Akses Pasar UMKM Binaan

18 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Potensi Kerugian Pascagempa Flores masih Dihitung

18 Agustus 2026 - 06:31 WIB

Trending di EKOBIS