Menu

Mode Gelap
Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban  Dilema Timnas di ASEAN Cup 2026, Berburu Gengsi Juara atau Jebakan Ranking Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal  Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

JALUR

Kemenhub dan PT KAI Monitoring 24 Jam Jalur Rel Serta Cuaca

badge-check


 Kemenhub dan PT KAI Monitoring 24 Jam Jalur Rel Serta Cuaca Perbesar

Wartatrans.com, JAWA TENGAH — Rabu (21/1/2026), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin meninjau jalur kereta api lintas Pekalongan – Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir.

Tujuan kunjungan adalah untuk memastikan penanganan darurat rel dari banjir berjalan cepat tapi optimal sekaligus menjamin keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas banjir yang terjadi di Jawa Tengah karena berdampak pada keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi kereta api. Untuk itu saya melihat langsung beberapa titik jalur kereta api yang masih tergenang. Beberapa penanganan sudah dilakukan dan masih ada lanjutan,” ujar Menhub Dudy,

Kemenhub akan terus melakukan monitoring 24 jam terhadap kondisi jalur rel dan cuaca. Tim prasarana dan sarana perkeretaapian juga dikerahkan untuk menurunkan air dan membersihkan material banjir di jalur rel.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan bahwa KAI telah melakukan peninggian jalur rel setinggi 23 sentimeter.

Pekerjaan akan dilanjutkan dengan peninggian hingga maksimal 50 sentimeter sepanjang kurang lebih 600 meter.

“Perbaikan terus kami lakukan dan dipercepat. Saat ini perjalanan KA sudah pulih sekitar 85 persen dengan tidak ada lagi pembatalan perjalanan. Jalur Pantura Jawa Tengah dari arah Barat ke Timur dan sebaliknya sudah dapat dilalui dengan pengaturan khusus. Pembatasan kecepatan diterapkan sebagai langkah preventif. Karenanya sekitar 15 persen perjalanan masih mengalami keterlambatan,” ungkap Bobby.

Harapan yang lain adalah cuaca segera membaik sehingga proses pemulihan dapat dituntaskan dan operasional perjalanan kembali normal sepenuhnya.

Selaku Pimpinan KAI, Bobby Rasyidin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidak nyamanan yang terjadi akibat bencana serta menegaskan komitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keandalan layanan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.*** (Slamet Widodo)

 

 

 

 

 

 

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal 

4 Juli 2026 - 06:31 WIB

Gubernur Pramono Kaji Pembangunan Flyover di Pejompongan, Universitas Pancasila, dan Bintaro

3 Juli 2026 - 12:56 WIB

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Warga Griya Alam Sentul Keberatan Rencana Pembangunan KDMP di Lahan Fasos/Fasum

30 Juni 2026 - 12:37 WIB

Rampung 100%, Fly Over Teluk Lamong Siap Beroperasi untuk Perkuat Konektivitas dan Logistik Jawa Timur

29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Truk Tabrak Sejumlah Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas

29 Juni 2026 - 14:41 WIB

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Tengah Tolak Judul Film “Malahayati: Pasukan 1000 Janda”

29 Juni 2026 - 11:47 WIB

Mengabdi di Wilayah 3TP, Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

Festival Santri Meuseuraya II Tahun 2026 Resmi Ditutup

29 Juni 2026 - 07:16 WIB

Trending di PERISTIWA