Wartatrans.com, JAWA TENGAH — Rabu (21/1/2026), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin meninjau jalur kereta api lintas Pekalongan – Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir.
Tujuan kunjungan adalah untuk memastikan penanganan darurat rel dari banjir berjalan cepat tapi optimal sekaligus menjamin keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas banjir yang terjadi di Jawa Tengah karena berdampak pada keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi kereta api. Untuk itu saya melihat langsung beberapa titik jalur kereta api yang masih tergenang. Beberapa penanganan sudah dilakukan dan masih ada lanjutan,” ujar Menhub Dudy,
Kemenhub akan terus melakukan monitoring 24 jam terhadap kondisi jalur rel dan cuaca. Tim prasarana dan sarana perkeretaapian juga dikerahkan untuk menurunkan air dan membersihkan material banjir di jalur rel.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan bahwa KAI telah melakukan peninggian jalur rel setinggi 23 sentimeter.
![]()
Pekerjaan akan dilanjutkan dengan peninggian hingga maksimal 50 sentimeter sepanjang kurang lebih 600 meter.
“Perbaikan terus kami lakukan dan dipercepat. Saat ini perjalanan KA sudah pulih sekitar 85 persen dengan tidak ada lagi pembatalan perjalanan. Jalur Pantura Jawa Tengah dari arah Barat ke Timur dan sebaliknya sudah dapat dilalui dengan pengaturan khusus. Pembatasan kecepatan diterapkan sebagai langkah preventif. Karenanya sekitar 15 persen perjalanan masih mengalami keterlambatan,” ungkap Bobby.
Harapan yang lain adalah cuaca segera membaik sehingga proses pemulihan dapat dituntaskan dan operasional perjalanan kembali normal sepenuhnya.
Selaku Pimpinan KAI, Bobby Rasyidin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidak nyamanan yang terjadi akibat bencana serta menegaskan komitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keandalan layanan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.*** (Slamet Widodo)
![]()
.


