Menu

Mode Gelap
Dukung Kelancaran Industri dan Logistik, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Cepat dan Adaptif di Pelabuhan Ciwandan Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api

JALUR

Kemenhub dan PT KAI Monitoring 24 Jam Jalur Rel Serta Cuaca

badge-check


 Kemenhub dan PT KAI Monitoring 24 Jam Jalur Rel Serta Cuaca Perbesar

Wartatrans.com, JAWA TENGAH — Rabu (21/1/2026), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin meninjau jalur kereta api lintas Pekalongan – Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir.

Tujuan kunjungan adalah untuk memastikan penanganan darurat rel dari banjir berjalan cepat tapi optimal sekaligus menjamin keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas banjir yang terjadi di Jawa Tengah karena berdampak pada keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi kereta api. Untuk itu saya melihat langsung beberapa titik jalur kereta api yang masih tergenang. Beberapa penanganan sudah dilakukan dan masih ada lanjutan,” ujar Menhub Dudy,

Kemenhub akan terus melakukan monitoring 24 jam terhadap kondisi jalur rel dan cuaca. Tim prasarana dan sarana perkeretaapian juga dikerahkan untuk menurunkan air dan membersihkan material banjir di jalur rel.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan bahwa KAI telah melakukan peninggian jalur rel setinggi 23 sentimeter.

Pekerjaan akan dilanjutkan dengan peninggian hingga maksimal 50 sentimeter sepanjang kurang lebih 600 meter.

“Perbaikan terus kami lakukan dan dipercepat. Saat ini perjalanan KA sudah pulih sekitar 85 persen dengan tidak ada lagi pembatalan perjalanan. Jalur Pantura Jawa Tengah dari arah Barat ke Timur dan sebaliknya sudah dapat dilalui dengan pengaturan khusus. Pembatasan kecepatan diterapkan sebagai langkah preventif. Karenanya sekitar 15 persen perjalanan masih mengalami keterlambatan,” ungkap Bobby.

Harapan yang lain adalah cuaca segera membaik sehingga proses pemulihan dapat dituntaskan dan operasional perjalanan kembali normal sepenuhnya.

Selaku Pimpinan KAI, Bobby Rasyidin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidak nyamanan yang terjadi akibat bencana serta menegaskan komitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keandalan layanan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.*** (Slamet Widodo)

 

 

 

 

 

 

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda

18 Mei 2026 - 09:30 WIB

Pendidikan Karakter Berbasis Bahasa Ibu (Refleksi atas Kasus Kekerasan di Daycare dan Krisis Pengasuhan Anak)

17 Mei 2026 - 21:57 WIB

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ditjen Hubdat Ramp Check 55 Bus di Rest Area Bogor

16 Mei 2026 - 13:49 WIB

Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Menuai Polemik

14 Mei 2026 - 17:52 WIB

Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket

13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Kemenhub Uji Coba Terbatas ETLE Kendaraan ODOL

13 Mei 2026 - 09:59 WIB

Benarkah Indonesia Darurat Keselamatan Transportasi Jalan?

12 Mei 2026 - 05:29 WIB

Budaya Ngopi vs Budaya Keselamatan Berkendara:  Transformasi Gaya Hidup Lewat Rekayasa Sosial

11 Mei 2026 - 18:49 WIB

Bus Harus Masuk Terminal, Melanggar? Kemenhub akan Sanksi Tegas!

11 Mei 2026 - 18:32 WIB

Diskusi Pendidikan Seni Digelar dalam Pameran “Guru Inspiratif” di Ruang Darmin Jakarta

11 Mei 2026 - 12:13 WIB

Trending di PERISTIWA