Menu

Mode Gelap
Stasiun Karet Ditutup Mulai 1 September, Penumpang KRL Dialihkan ke BNI City TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga Kapal Perintis: Primadona Transportasi di Indonesia Timur KAI Commuter Integrasikan Stasiun Karet-BNI City mulai 1 September Pengguna Capai 242,9 Juta, KAI Commuter Perkuat Integrasi Stasiun dan Antarmoda Pelayanan dengan Hati Bawa Prama KAI Services Iwan Kurniawan Raih SPARK Agustus 2026

JALUR

Kemenhub Evaluasi Angkutan Lebaran di Bali

badge-check


 Dirjen Aan di Terminal Bali Perbesar

Dirjen Aan di Terminal Bali

Wartatrans.com, BADUNG – Ditjen Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan evaluasi penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, khususnya di wilayah Bali.

“Ini sebagai upaya peningkatan layanan transportasi ke depannya,” tutur Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Jumat (17/4/2026).

Dirjen Aan menyampaikan, kepadatan yang terjadi di jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk saat periode mudik Lebaran 2026 menjadi pelajaran penting untuk segera dicarikan solusinya.

Hal ini terutama dalam pengelolaan transportasi di simpul penyeberangan yang memiliki keterbatasan kapasitas menampung kendaraan.

“Ada pengelolaan awal yang kurang maksimal salah satunya pemanfaatan buffer zone padahal pengelolaannya jadi salah satu kunci untuk mengatur kendaraan yang berangkat ke pelabuhan. Pelabuhan mana pun harus ada buffer zone, karena sifat pelabuhan terbatas menampung kendaraan, jadi harus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk kita perbaiki bersama,” ungkapnya di sela kunjungan kerja di Terminal Tipe A Mengwi, Bali.

Menurutnya, agar masalah tersebut tidak terulang lagi, perlu pencarian lokasi buffer zone tambahan sebelum menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk mendukung sistem pengaturan kendaraan.

Dirjen Aan juga berharap, pemerintah daerah bisa bekerjasama dalam menyediakan lahan untuk dijadikan kantong parkir (buffer zone) di lokasi yang tidak jauh dari Pelabuhan Gilimanuk.

Ditambahkannya, selain mengatur buffer zone, perlu juga menyediakan pelabuhan alternatif di Bali, untuk mengurangi ketergantungan dan beban berlebih di lintas Ketapang-Gilimanuk, seperti yang sudah diterapkan di lintas Merak-Bakauheni.

Salah satu pelabuhan yang dapat dijadikan alternatif adalah Celukan Bawang untuk membantu mengurai kepadatan saat terjadi lonjakan volume kendaraan di Gilimanuk

“Kemudian karena lahan dan area Gilimanuk terbatas perlu menambahkan dermaga plengsengan di area dekat pelabuhan Gilimanuk yakni area Pantai Cemara/area buffer zone cargo untuk menambah kapasitas pelabuhan. Diharapkan dermaga tersebut sudah harus bisa beroperasi saat Nataru 2026 dan Lebaran 2027,” bebernya.

Selain itu, peningkatan kapasitas angkut kapal juga menjadi perhatian Ditjen Perhubungan Darat.

Koordinasi dengan operator penyeberangan terus dilakukan agar kapal dengan kapasitas lebih besar dapat dioperasikan di lintasan Ketapang-Gilimanuk, sehingga pergerakan kendaraan yang menyeberang bisa lebih cepat dan antrean dapat diminimalisir.

Seluruh langkah ini ditargetkan menjadi solusi dalam menghadapi periode angkutan Natal dan Tahun Baru serta Lebaran di tahun-tahun berikutnya.

Dengan demikian, simpul transportasi di Bali bisa berfungsi lebih optimal dan pengelolaan lalu lintas serta penyeberangan dapat berjalan lebih efektif.

“Kita ingin ke depan perjalanan masyarakat dan distribusi logistik di Bali bisa lebih lancar, aman, dan terkelola dengan baik. Oleh karena itu, butuh koordinasi dan kerja sama semua pihak untuk merealisasikannya,” pungkas Aan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Kapal Perintis: Primadona Transportasi di Indonesia Timur

31 Agustus 2026 - 21:04 WIB

ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Ketua Iperindo Harap Ada Kebijakan Fiskal Bagi Pembangunan Kapal Baru

31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kemenhub Kembali Salurkan Bantuan, 7,9 Ton untuk Korban Gempa NTT

30 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Kapal PELNI Angkut 300 Ton Bantuan ke NTT

29 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Terus Dukung Pemulihan NTT, Kemenhub dan PT Meratus Salurkan Bantuan

29 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Operator Bus Listrik Terbanyak di Indonesia, DAMRI Operasikan 316 Unit Bus Listrik untuk Layanan Transjakarta

29 Agustus 2026 - 05:23 WIB

Keselamatan Muatan Kapal Diperkuat, Kemenhub Siapkan Pelaksanaan CIC 2026

28 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Trending di ANJUNGAN