Menu

Mode Gelap
Perkuat Kolaborasi, Disnav Banjarmasin Konsisten Jaga Keselamatan Pelayaran Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir, TTL Raih Penghargaan Gold Program TJSL & CSR Award 2026 AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026 Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026

PERON

Lebih 1,6 Juta Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Terjual, Kursi Masih Tersedia di Banyak Relasi

badge-check


 Foto:Istimewa KAI Perbesar

Foto:Istimewa KAI

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus bertambah untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Pergerakan ini menunjukkan masyarakat sudah mulai mengatur rencana perjalanan lebih awal.

Hingga 22 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, sebanyak 1.621.413 tiket telah terjual dari total 3.872.810 tempat duduk yang disiapkan. Tingkat okupansi sementara berada di angka 41,86 persen. Artinya, lebih dari separuh kapasitas masih tersedia dan pelanggan tetap memiliki banyak pilihan jadwal maupun relasi.

Minat terbesar sementara ini berada pada relasi jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatra. Sepuluh relasi dengan jumlah pelanggan tertinggi adalah:

1. Gambir – Yogyakarta: 18.067 pelanggan
2. Yogyakarta – Gambir: 16.391 pelanggan
3. Gambir – Semarang Tawang: 13.811 pelanggan
4. Pasarsenen – Lempuyangan: 13.363 pelanggan
5. Pasarsenen – Kutoarjo: 12.639 pelanggan
6. Surabaya Pasar Turi – Pasarsenen: 12.562 pelanggan
7. Lempuyangan – Pasarsenen: 12.398 pelanggan
8. Gambir – Purwokerto: 11.765 pelanggan
9. Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi: 11.616 pelanggan
10. Gambir – Cirebon: 11.325 pelanggan

Jika melihat tanggal keberangkatan, penjualan tertinggi sementara terjadi pada 23 Maret 2026 dengan 117.608 pelanggan. Disusul 24 Maret 2026 sebanyak 114.784 pelanggan, 19 Maret 2026 sebanyak 106.717 pelanggan, serta 18 Maret 2026 sebanyak 105.725 pelanggan. Meski beberapa tanggal mulai terisi, masih banyak pilihan tanggal lain dengan ketersediaan kursi yang cukup.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengingatkan agar masyarakat segera mengatur rencana perjalanan.

“Semakin cepat direncanakan, semakin besar peluang mendapatkan jadwal yang sesuai. Jika tanggal favorit mulai padat, pelanggan bisa mempertimbangkan alternatif tanggal atau memanfaatkan pola perjalanan dengan connecting train,” ujar Anne.

Untuk periode 14 hingga 29 Maret 2026, juga tersedia insentif tarif sebesar 30 persen dari pemerintah. Kesempatan ini dapat dimanfaatkan pelanggan untuk mengatur perjalanan secara lebih fleksibel.

KAI mengimbau pembelian tiket dilakukan melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi, agar transaksi aman dan perjalanan lebih nyaman.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di PERON