Menu

Mode Gelap
Mulai 18 Juni, KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Gambir–Jember PP, Tiket Perdana Mulai Rp525 Ribu Menutup Celah Korupsi di Program Makan Bergizi Gratis DAMRI Apresiasi Pelanggan yang Merencanakan Perjalanan Lebih Awal melalui Promo Early Book Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs Sepanjang Januari-Mei 2026 Dari Limbah Menjadi Manfaat: IPCC Kolaborasi dengan Rappo Indonesia Dorong Ekonomi Sirkular Tambal Sulam Garuda: Dua Wajah Baru, Pertanyaan Lama

BANDARA

Menhub Dudy dan Gubernur NTB Bahas Antisipasi Lonjakan Pemudik dan Wisatawan Libur Angleb

badge-check


 Menhub Dudy dan Gubernur NTB Bahas Antisipasi Lonjakan Pemudik dan Wisatawan Libur Angleb Perbesar

Wartatrans.com, MATARAM – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menemui Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, membahas penguatan kesiapan Angkutan Lebaran 2026, khususnya di wilayah NTB.

Dalam pertemuan ini Menhub menitikberatkan pembahasan pada penguatan angkutan penyeberangan, kesiapan pelabuhan, dan koordinasi antarpemangku kepentingan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan wisatawan.

“Sebagai provinsi kepulauan, mobilitas masyarakat di NTB sangat bergantung pada angkutan penyeberangan dan transportasi udara, yang diperkuat jalan nasional. NTB juga merupakan salah satu provinsi dengan destinasi pariwisata unggulan nasional, sehingga pada periode tertentu, termasuk Hari Libur Lebaran diprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan tidak hanya untuk aktivitas mudik, tetapi juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata,” ungkap Menhub, Sabtu (28/2/2026).

Survei Angkutan Lebaran Nasional memperkirakan pergerakan mencapai 146 juta orang pada Angkutan Lebaran 2026 ini.

Prediksi pergerakan yang berasal dari Provinsi NTB sebagai provinsi asal pemudik tercatat sebesar 1,58 Juta orang dan Provinsi NTB sebagai provinsi tujuan diprediksi sebesar 1,22 Juta.

Pelabuhan penyeberangan di NTB diperkirakan akan menjadi salah satu simpul tersibuk, khususnya Pelabuhan Lembar.

Pelabuhan Lembar termasuk ke dalam 3 terbesar pelabuhan penyeberangan tersibuk dengan total sekitar 1,1 juta penumpang yang diprediksi akan menggunakan pelabuhan ini pada masa Angkutan Lebaran.

“Selain aspek kesiapan operasional dan keselamatan penyeberangan, perlu diantisipasi juga potensi kepadatan dari dan menuju wilayah Pelabuhan Penyeberangan Lembar dengan menerapkan manajemen lalu lintas yang baik, pengaturan arus keluar masuk kendaraan, termasuk pada ketersediaan kantong-kantong parkir di sekitar wilayah pelabuhan,” kata dia.

Untuk itu, Menhub Dudy mendorong agar koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, TNI, dan POLRI diperkuat agar keselamatan dan kelancaran angkutan Lebaran terjamin.

Tak lupa Menhib menekankan pentingnya kesiapsiagaan armada, dermaga, serta pengaturan arus untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan dan pemudik.

“Aspek keselamatan pelayaran juga harus selalu menjadi prioritas. Pemeriksaan kelaiklautan kapal, pemantauan cuaca, kesiapan armada dan dermaga, serta pengawasan kapasitas muatan wajib selalu dilakukan,” tegas Menhub.

NTB juga termasuk ke dalam provinsi yang menjadi tujuan Program Mudik Gratis via Jalur Laut. Terdapat total 450 penumpang mudik gratis pada Rute Lembar – Surabaya dengan periode pelaksanaan mulai 11 Maret – 5 April 2026.

Untuk menghindari kepadatan jelang pemberangkatan mudik gratis, Menhub mengharapkan dukungan dari Pemprov NTB untuk memastikan kesiapan layanan angkutan umum dan feeder menuju ke tempat titik pemberangkatan.

Selain itu, kepadatan di jalur arteri dampak aktivitas pasar tumpah dan lokasi wisata menjadi fokus antisipasi.

Terdapat 12 titik pasar tumpah dan sejumlah lokasi wisata utama yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Optimalisasi rest area termasuk 115 lokasi masjid dan fasilitas umum juga disarankan untuk menjadi titik istirahat sementara.

“Peningkatan keselamatan, dukungan kebijakan yang tepat, penguatan pengaturan lalu lintas, dan sinergi yang kuat antara Kementerian Perhubungan, Pemprov NTB, TNI, POLRI, dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat menjadi elemen penentu dalam mewujudkan Angkutan Lebaran 2026 yang aman, lancar, dan berkeselamatan,” tutur Menhub.

Turut hadir dalam rapat ini Ketua DPRD Provinsi NTB Baiq Isvie Rupaeda, Kapolda Provinsi NTB Edy Murbowo, Para Bupati dan Walikota di wilayah NTB, serta para pejabat tinggi madya Kemenhub. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DAMRI Apresiasi Pelanggan yang Merencanakan Perjalanan Lebih Awal melalui Promo Early Book

15 Juni 2026 - 22:36 WIB

Pembahasan Tarif Transjabodetabek Masih Bergulir, Transjakarta Sebut Belum Final

15 Juni 2026 - 18:15 WIB

Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Mampu Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

15 Juni 2026 - 14:49 WIB

Sepanjang Januari-Juni, Kemenhub Telah Awasi 1,7 Juta Perjalanan Bus

15 Juni 2026 - 10:00 WIB

Semester 1, Kemenhub Catat Kepatuhan Angkutan Barang Capai 75%

15 Juni 2026 - 08:56 WIB

Ribuan Massa Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa di Bundaran HI, Ayo Atur Perjalananmu

12 Juni 2026 - 07:57 WIB

Rem blong, Diduga Hilang Kendali, Truk Fuso Bermuatan Semen Tewaskan Lansia di Timang Gajah

11 Juni 2026 - 20:56 WIB

Jasa Raharja Bali dan Polda Bali Tingkatkan Sinergi, Perkuat Kepatuhan dan Layanan

11 Juni 2026 - 20:02 WIB

Gandeng Pengemudi Ojol, Jasa Raharja Bali Sosialisasi Fitur Lapor Laka

11 Juni 2026 - 18:59 WIB

Pramono Minta Pelaku Vandalisme JPO Lenteng Agung Di-blacklist Naik Transportasi Umum 

11 Juni 2026 - 05:06 WIB

Trending di JALUR