Menu ✖

Mode Gelap
Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik Kemenhub dan Kemenlu Fasilitasi Kepulangan 4 Awak Kapal Korban Pembajakan di Somalia Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo B50 Jadi Program Utama KAI, Target Pangkas Emisi 133.676 Ton CO₂e Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

RAGAM

PAPPINDO Gandeng PEMABA Perkuat Perlindungan PMI di Malaysia, Identitas Resmi Jadi Prioritas

badge-check


 PAPPINDO Gandeng PEMABA Perkuat Perlindungan PMI di Malaysia, Identitas Resmi Jadi Prioritas Perbesar

Wartatrans.com, KUALA LUMPUR – Perkumpulan Pengusaha Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PAPPINDO) meluncurkan program advokasi terpadu bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia yang berfokus pada pendampingan hukum, pengurusan identitas resmi, dan perlindungan hak-hak pekerja migran.

Program tersebut diumumkan di Kuala Lumpur, Selasa (30/6/2026), sebagai tindak lanjut kerja sama antara Ketua Umum PAPPINDO, H. Faisal Nawawi, dengan Presiden Persatuan Majikan Buruh Asing (PEMABA), Yacob G. Haji Samson. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan PMI sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja di Semenanjung Malaysia.

Faisal Nawawi mengatakan masih banyak PMI yang menghadapi persoalan administratif, seperti kehilangan identitas, penahanan dokumen oleh pihak tertentu, hingga belum memiliki dokumen resmi yang diakui negara. Kondisi tersebut membuat mereka rentan menghadapi persoalan hukum, deportasi, bahkan menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Identitas bukan hanya sekadar dokumen administrasi. Identitas adalah dasar perlindungan hukum bagi setiap pekerja migran. Melalui program ini kami ingin memastikan para PMI memperoleh akses bantuan hukum, pendampingan pengurusan dokumen, serta edukasi mengenai hak-hak mereka selama bekerja di luar negeri,” ujar Faisal.

Untuk mendukung pelaksanaan program, PAPPINDO menggandeng berbagai instansi, antara lain KBRI Kuala Lumpur, KJRI Kota Kinabalu, BP TASKIN, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian Dalam Negeri RI, serta Direktorat Jenderal Imigrasi. Sinergi tersebut difokuskan pada pendataan ulang pekerja migran, penerbitan identitas resmi, dan peningkatan layanan perlindungan bagi PMI yang menghadapi berbagai persoalan di negara penempatan.

Program advokasi ini mencakup tiga layanan utama, yakni pusat pengaduan dan layanan darurat bagi pekerja yang mengalami penyitaan dokumen atau persoalan hukum, edukasi mengenai aturan keimigrasian dan administrasi, serta bantuan hukum dan fasilitasi pemulangan bagi PMI yang membutuhkan.

Sementara itu, Presiden PEMABA, Yacob G. Haji Samson, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, perlindungan hak asasi dan peningkatan kesejahteraan pekerja migran merupakan agenda penting yang harus terus diperkuat.

Yacob juga mengungkapkan rencana pembangunan Akademi ASEAN TVET di atas lahan miliknya sebagai pusat pelatihan keterampilan bagi calon tenaga kerja. Akademi itu diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten sesuai kebutuhan industri serta memiliki peluang kerja yang lebih baik.

Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, PAPPINDO berharap tercipta sistem perlindungan yang lebih kuat bagi PMI di Malaysia. Organisasi tersebut juga mengajak pemerintah, komunitas diaspora, organisasi masyarakat, dan media untuk bersama-sama mengawal pemenuhan hak-hak pekerja migran Indonesia.*** (Byl)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Alhamdulillah, Biaya yang Ditanggung Jemaah Haji 2027 Turun Rp3,4 Juta

7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Pelindo Mengajar, Ajak Siswa SMKN 1 Mempawah Mengenal Dunia Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Perempuan Aceh Bicara di Jakarta, Rumuskan Peta Jalan Kepemimpinan Perempuan Aceh 2045

7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Apa yang Dibahas Jokowi Saat Sambangi Prabowo di Kertanegara Jelang MK Putus Perkara Gibran?

7 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Usai Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Gibran dari Ruang Kerjanya

7 Oktober 2026 - 16:58 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SLTA Gibran, Buku Rismon Kembali Disorot

7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh

7 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Trending di RAGAM