Menu ✖

Mode Gelap
Catatan M. Mujiburrohman: Prabowo Akrobat Politik –  Ketika Oligarki Mulai Kehilangan Kendali KKP Gelar Puncak Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan di 27 Titik Indonesia Dua Pencuri Kabel Rel di Tanah Abang Divonis 2 Tahun Penjara, KAI Soroti Ancaman Keselamatan Borong Empat Penghargaan, Terminal Teluk Lamong Perkuat Komitmen terhadap Tanggung Jawab Sosial Kenduri Maulid Berubah Jadi Tragedi di Pidie: Satu Warga Tewas, Transparansi Penanganan Insiden Dipertanyakan IPCC Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Perkuat Kepercayaan Investor Menuju 2027

PERON

Pelaku Pencurian Kabel Grounding Jalur Whoosh Divonis 1 Tahun Penjara, KCIC Tegaskan Keamanan Infrastruktur Tidak Bisa Ditawar

badge-check


 Pelaku Pencurian Kabel Grounding Jalur Whoosh Divonis 1 Tahun Penjara, KCIC Tegaskan Keamanan Infrastruktur Tidak Bisa Ditawar Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Seorang pelaku pencurian kabel grounding di jalur Kereta Cepat Whoosh di wilayah KM 114+300, Jalan Tipar Barat, Kabupaten Bandung Barat, divonis pidana penjara selama satu tahun oleh Pengadilan Negeri Bale Bandung pada awal 2026. Putusan tersebut tercatat dalam perkara Nomor 1255/Pid.B/2025/PN Blb.

Kasus ini bermula dari kejadian pencurian pada akhir 2025. Saat itu, petugas patroli mencurigai seorang pria yang membawa karung di sekitar jalur kereta cepat. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah kabel grounding beserta peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian. Pelaku kemudian diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian hingga proses hukum berlanjut ke persidangan.

Dalam persidangan, pelaku terbukti melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang memiliki ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Pasal tersebut mengatur pencurian yang dilakukan dengan cara merusak, memotong, memanjat, atau menggunakan kunci maupun perintah palsu.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengapresiasi aparat penegak hukum yang telah menuntaskan kasus ini hingga pelaku dinyatakan bersalah di pengadilan.

“KCIC akan menindak tegas seluruh tindakan yang membahayakan keselamatan. Pencurian prasarana kereta cepat merupakan pelanggaran serius dan tidak dapat ditoleransi karena berkaitan langsung dengan keselamatan operasional serta berpotensi membahayakan masyarakat di sekitar jalur,” ujar Eva.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini meliputi 51 potong kabel grounding sepanjang 35 cm, tiga potong kabel sepanjang 70 cm, serta satu karung yang digunakan untuk membawa hasil curian.

Kabel grounding merupakan komponen penting dalam sistem kelistrikan yang berfungsi menyalurkan arus petir ke tanah guna melindungi infrastruktur dan operasional kereta cepat. Kerusakan atau kehilangan komponen ini dapat mengganggu sistem pengamanan serta meningkatkan risiko sengatan listrik tegangan tinggi di sekitar jalur.

Sebagai langkah pencegahan, KCIC memperkuat pengamanan di sepanjang jalur Whoosh melalui patroli rutin setiap sekitar 500 meter selama 24 jam. Pengamanan juga didukung oleh 1.773 unit CCTV, 551 petugas keamanan, serta sinergi dengan aparat TNI dan Polri. Selain itu, KCIC telah memasang pagar pembatas sepanjang 142 kilometer yang dipastikan dalam kondisi baik.

Eva menambahkan, putusan hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan di sekitar jalur kereta cepat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di bawah jalur kereta cepat, seperti parkir, berjualan, maupun kegiatan lain yang berpotensi membahayakan. Dengan pengamanan yang ketat, seluruh aktivitas di area tersebut akan terpantau,” tutup Eva.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dua Pencuri Kabel Rel di Tanah Abang Divonis 2 Tahun Penjara, KAI Soroti Ancaman Keselamatan

4 November 2026 - 21:13 WIB

Rekrutmen KAI Masuk Tahap Wawancara, KAI Divre III Ingatkan Pelamar Waspadai Penipuan

4 November 2026 - 15:17 WIB

GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Tambah 8.466 Kursi dan 39 Perjalanan Kereta

4 November 2026 - 14:24 WIB

KAI Commuter Catat 303,9 Juta Pengguna hingga Oktober 2026

4 November 2026 - 13:05 WIB

KAI Services Hadirkan Milo, Mesin Pembersih Lantai Modern untuk Tingkatkan Kebersihan Stasiun

4 November 2026 - 12:24 WIB

GAPEKA 2026 Pangkas Waktu KA, Ini 10 Daftar Kereta Menjadi Lebih Cepat 1,5 Jam hingga 31 Menit

4 November 2026 - 11:58 WIB

74 Perjalanan KA Lebih Cepat di GAPEKA 2026, Kahuripan Hemat Waktu 92 Menit

4 November 2026 - 11:48 WIB

KAI Group Layani 442,5 Juta Pelanggan hingga Oktober 2026, Naik 6,86 Persen

3 November 2026 - 20:21 WIB

GAPEKA 2026: KAI Tambah Pemberhentian Kereta Jarak Jauh di Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara

3 November 2026 - 18:54 WIB

Empat Bulan Tinggal di Hunian Senen, Sahrul: Kami Berharap Bisa Menetap Selamanya

3 November 2026 - 13:42 WIB

Trending di MEGAPOLITAN