Menu ✖

Mode Gelap
Dwiki Dharmawan: Indonesia Tidak Kekurangan Talenta Musik Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan Catatan M. Mujiburrohman : Ketika Hutan Kehilangan Rumah, Kita Kehilangan Kemanusiaan  Ketika Hutan Dibakar, Satwa Kehilangan Tempat Tinggal IKN Diselimuti Kabut Asap, Istana Garuda Nyaris Tak Terlihat

SUMBER DAYA

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

badge-check


 Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok mendukung penerapan digitalisasi dalam tata kelola tenaga kerja bongkar muat (TKBM) guna meningkatkan transparansi pendataan, efektivitas pengawasan, serta keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan.

Komitmen tersebut sejalan dengan pelaksanaan Sosialisasi Aplikasi Digitalisasi Koperasi Karya Sejahtera TKBM Pelabuhan Tanjung Priok bersama Induk Koperasi TKBM di Indonesia yang berlangsung di Terminal Penumpang Nusantarapura, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (12/10).

Penerapan aplikasi digital diharapkan dapat mengoptimalkan pendataan tenaga kerja, mulai dari identitas dan status keanggotaan, jumlah tenaga kerja aktif, lokasi penempatan, hingga aktivitas dan kontrak kerja. Ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi landasan penting dalam memastikan kesesuaian antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja, sekaligus mendukung perencanaan serta pengawasan operasional pelabuhan.

Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI, Henra Saragih, menekankan bahwa transformasi digital tidak cukup dilakukan melalui pengembangan aplikasi secara mandiri, tetapi perlu didukung integrasi antarsistem agar pengelolaan data semakin efektif dan akuntabel.

“Digitalisasi tidak cukup hanya dengan membangun aplikasi, tetapi harus disertai integrasi antarsistem agar pendataan tenaga kerja bongkar muat lebih akurat, transparan, dan akuntabel. Ke depan, platform digital diharapkan berkembang menjadi super app yang mengintegrasikan data dan layanan, sehingga pengelolaan tenaga kerja dapat dilakukan secara lebih efektif dan terukur,” ujar Henra.

Integrasi tersebut diharapkan dapat menghubungkan berbagai sistem yang digunakan oleh kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan terkait melalui konektivitas digital, termasuk pemanfaatan Application Programming Interface (API). Dengan demikian, pengelolaan data tenaga kerja dapat dikembangkan dalam satu ekosistem yang saling terhubung dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Selain aspek administrasi, digitalisasi juga memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan dan keamanan operasional pelabuhan. Setiap tenaga kerja yang beraktivitas di area terminal harus terdaftar secara resmi melalui koperasi yang menaunginya, memiliki identitas yang jelas, serta memenuhi persyaratan kompetensi dan keselamatan kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menyampaikan bahwa penataan data dan identitas tenaga kerja merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang tertib, aman, dan profesional.

“Digitalisasi pendataan tenaga kerja bongkar muat menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh tenaga kerja terdaftar secara resmi, memiliki identitas yang jelas, serta memenuhi persyaratan kompetensi dan keselamatan kerja. Melalui sistem yang terintegrasi, pengaturan akses ke area operasional dapat berjalan lebih tertib dan pengawasan tenaga kerja menjadi lebih efektif,” ujar Yandri.

Implementasi sistem digital juga diharapkan mendukung pengendalian akses ke area operasional melalui penggunaan kartu identitas (ID card) dan titik pemeriksaan (checkpoint). Mekanisme ini diperlukan untuk memastikan bahwa tenaga kerja yang memasuki area terminal telah terdaftar dan memiliki kewenangan sesuai ketentuan.

Di sisi lain, peningkatan kompetensi tenaga kerja tetap menjadi perhatian penting. Pelatihan sesuai kebutuhan pekerjaan dan standar keselamatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tenaga kerja memiliki pemahaman yang memadai dalam menjalankan aktivitas bongkar muat. Pendataan yang akurat juga dapat membantu proses identifikasi, pelaporan, dan tindak lanjut apabila terjadi insiden kerja.

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok terus mendorong peningkatan kualitas layanan dan tata kelola operasional pelabuhan melalui upaya pemanfaatan teknologi, penguatan koordinasi, serta penerapan prinsip keselamatan kerja.(ahmad)

Baca Lainnya

DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan

15 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Peduli Pendidikan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Beasiswa untuk 50 Peserta Didik

15 Oktober 2026 - 19:55 WIB

BGN Didorong Adopsi Teknologi Grab untuk Pantauan MBG

15 Oktober 2026 - 19:05 WIB

KKP Dorong Pengakuan Sertifikat Pelaut Perikanan Indonesia di Portugal dan Spanyol

15 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Menhub Dudy Lantik Sejumlah Pejabat, Tekankan Integritas dan Keselamatan

14 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Perluas Pasar Ekspor-Impor, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

14 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Kemenhub Gelar Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal

14 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pelindo Kembali Layani Pemindahan Muatan Antarkapal di Nipa Kepri

14 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Kemenhub dan Pelindo Sepakati Pengusahaan Alur Pelayaran Pulau Baai Tahap II

14 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional

13 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Trending di NASIONAL