Menu

Mode Gelap
Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

ANJUNGAN

Perhatian! Posko Pusat Angkutan Nataru Resmi Ditutup

badge-check


 Perhatian! Posko Pusat Angkutan Nataru Resmi Ditutup Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Perhatian! Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi menutup Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (5/1/2025).

Menhub menyampaikan, penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 secara umum berjalan dengan baik dan terkendali.

“Berdasarkan pemantauan posko sejak dibuka 18 Desember 2025 hingga saat ini, secara umum penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 berjalan baik, lancar, dan terkendali,” ucapnya.

“Seluruh dinamika pergerakan masyarakat di lapangan, seperti aspek keselamatan, arus kendaraan, hingga ketepatan waktu layanan, telah tercatat dan terhimpun secara digital guna evaluasi secara menyeluruh.”

Dia menjelaskan, data-data yang sudah dihimpun tersebut nantinya bukan sekadar dijadikan laporan semata, namun akan dijadikan dasar penting dalam penyusunan langkah antisipatif dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, angkutan Lebaran menghadirkan kompleksitas yang lebih tinggi dibanding angkutan Nataru.

Sebagai tindak lanjut penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026, dinyatakannya, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama untuk penyelenggaraan angkutan Lebaran dan Nataru di masa mendatang.

“Pertama, kesiapan sarana dan prasarana khususnya moda kereta api, bus, penyeberangan, dan angkutan laut harus mulai dipastikan sejak jauh-jauh hari, baik dari segi jumlah armada maupun kondisi teknisnya,” ungkapmya.

Kedua, penguatan manajemen operasional dan pengaturan kapasitas di simpul-simpul transportasi, termasuk terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara, agar lonjakan pergerakan dapat dikelola secara lebih terkendali.

Ketiga, aspek keselamatan dan pengawasan tetap harus menjadi prioritas utama, melalui inspeksi teknis, pengendalian operasional, serta disiplin terhadap standar keselamatan.

Terakhir, optimalisasi pemanfaatan data dan sistem digital dalam mendukung pengambilan keputusan lintas sektor, agar seluruh stakeholder dapat merespons lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Menhub juga mengatakan, masa libur Nataru 2025/2026 merupakan momen yang tidak biasa.

Pasalnya, di satu sisi Pemerintah dan seluruh stakeholder transportasi harus melayani mobilitas masyarakat dalam skala nasional, namun di sisi lain juga dihadapkan pada berbagai kejadian bencana di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menhub pun mengajak seluruh pihak untuk terus mendoakan dan memberikan dukungan terbaik bagi saudara-saudara yang terdampak bencana.

“Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra, perasaan empati, serta koordinasi lintas sektor yang lebih intensif. Dalam situasi seperti ini, kehadiran negara melalui kerja nyata dan pelayanan yang maksimal dari seluruh jajaran menjadi sangat penting dan bermakna bagi masyarakat,” imbuhnya.

Dia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak, mulai dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, TNI/Polri, BUMN, operator transportasi, asosiasi, dan seluruh petugas di lapangan, yang telah menyukseskan angkutan Nataru 2025/2026.

Terima kasih juga dia ucapkan kepada seluruh masyarakat yang telah mematuhi imbauan Pemerintah selama masa Nataru 2025/2026 serta kepada rekan-rekan media yang telah menyampaikan informasi secara luas dan berimbang kepada masyarakat.

“Pada tahun ini, beban kerja kita benar-benar berlapis. Kita menjalankan tugas pelayanan transportasi rutin, melayani operasional angkutan Nataru, dan pada saat yang sama kita juga terlibat langsung dalam mendukung penanganan bencana, sejak awal kejadian sampai masa-masa pemulihan yang panjang. Kerja kolektif bersama seluruh stakeholder inilah yang membuat Posko Nataru tetap berjalan dengan baik dan fungsi layanan transportasi nasional dapat tetap terjaga,” sebut Menhub.

Dia berharap, semoga evaluasi dan pembelajaran pada penyelenggaraan Nataru 2025/2026 dapat menjadi bekal bagi seluruh stakeholder untuk menyiapkan angkutan Lebaran tahun 2026.

“Semoga angkutan Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih aman, selamat, dan tertib,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara penutupan Posko ini, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, para Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kemenhub, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, Dirut PT KAI Bobby Rasyidin, Dirut PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, serta perwakilan dari Kementerian/Lembaga, TNI/Polri, BMKG, Basarnas, dan BUMN sektor transportasi. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports

16 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

16 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Gempa M7,7 NTT, Jaringan Jalan Flores Terdampak

16 Agustus 2026 - 08:52 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

Trending di PERON