Menu ✖

Mode Gelap
DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

KABIN

Ramp Inspection Pastikan Kesiapan Pesawat Jelang Angkutan Nataru

badge-check


 Ramp inspectoon pesawat udara Perbesar

Ramp inspectoon pesawat udara

Wartatrans.com, JAKARTA – Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melakukan langkah-langkah persiapan guna memastikan penerbangan berjalan aman dan lancar dan selamat.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan ramp inspection, yang dilakukan secara periodik dan konsisten sepanjang tahun 2025

Ramp inspection dilaksanakan untuk memverifikasi standar operasi serta kelaikudaraan pesawat, melalui keterlibatan inspektur operasi dan kelaikudaraan yang bekerja berdasarkan checklist sesuai ketentuan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan, ramp inspection merupakan bagian penting dari kesiapan angkutan udara nasional, terutama pada periode puncak seperti Nataru.

“Ramp inspection berperan memastikan setiap pesawat yang akan beroperasi berada dalam kondisi terbaiknya. Ini adalah langkah pengawasan yang sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran layanan penerbangan,” ujar Lukman di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini
dilakukan menyeluruh pada bandara, yang menjadi wilayah kerja Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I hingga Wilayah X.

Sepanjang periode 1 Januari hingga 17 November 2025, Ditjen Perhubungan Udara telah melaksanakan 7.347 pemeriksaan terhadap 683 pesawat dari berbagai maskapai nasional, termasuk Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Pelita Air, Sriwijaya Air, Super Air Jet, Transnusa, Wings Air, Indonesia AirAsia, Susi Air, BBN Airline, dan operator lainnya.

Dari seluruh pemeriksaan tersebut tercatat 930 temuan, terdiri dari 816 minor, 92 significant, dan 22 major, yang seluruhnya telah ditindaklanjuti maskapai sesuai ketentuan sehingga pesawat kembali memenuhi aspek kelaikudaraan dan pengoperasian.

Sebagian besar temuan merupakan kategori minor dan banyak terkait dengan aspek kondisi eksternal pesawat.

“Hal ini menggarisbawahi pentingnya penguatan pemeriksaan pra-terbang (pre-flight check) oleh operator guna mengurangi potensi temuan berulang. Ditjen Perhubungan Udara juga memastikan seluruh pilot, awak kabin, dan engineer memiliki lisensi yang masih berlaku (valid),” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Ditjen Perhubungan Udara menekankan peningkatan inspeksi internal maskapai pada aspek eksternal pesawat serta pelaksanaan follow-up inspection secara acak terhadap pesawat yang sebelumnya mendapatkan temuan yang signifikan. Langkah ini diintegrasikan dengan penguatan koordinasi lintas-stakeholder agar seluruh rantai operasional berjalan optimal selama periode Nataru.

Lukman juga menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan tidak hanya bergantung pada regulator, tetapi juga pada kekuatan koordinasi antar-stakeholder.

“Kunci kelancaran operasional pada masa Nataru adalah sinergi. Kami terus memperkuat koordinasi dengan maskapai, otoritas bandara, penyelenggara navigasi penerbangan, ground handling, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya,” ungkapnya.

Melalui rangkaian pemeriksaan, tindak lanjut berkelanjutan, dan penguatan koordinasi antar pihak terkait, Ditjen Perhubungan Udara menegaskan komitmennya guna mewujudkan angkutan Nataru selamat, aman, nyaman, dan patuh terhadap seluruh ketentuan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Dampak Erupsi Gunung Dukono, Bandara Morotai Ditutup Mulai Hari Ini

26 September 2026 - 15:36 WIB

Bukaka Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Terminal 3 Changi

25 September 2026 - 21:31 WIB

Indonesia AirAsia Sabet Penghargaan Best Low-Cost Airline di Indonesia dari Skytrax

24 September 2026 - 17:00 WIB

Kemenhub Terus Pantau Dampak Karhutla pada Penerbangan di Kalimantan

23 September 2026 - 03:52 WIB

6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD

22 September 2026 - 15:37 WIB

Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

21 September 2026 - 10:41 WIB

Pelita Air Bagikan Ratusan Tiket Nonton Gratis MotoGP di Mandalika

19 September 2026 - 13:19 WIB

Trending di EKOBIS