Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

KABIN

Ramp Inspection Pastikan Kesiapan Pesawat Jelang Angkutan Nataru

badge-check


 Ramp inspectoon pesawat udara Perbesar

Ramp inspectoon pesawat udara

Wartatrans.com, JAKARTA – Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melakukan langkah-langkah persiapan guna memastikan penerbangan berjalan aman dan lancar dan selamat.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan ramp inspection, yang dilakukan secara periodik dan konsisten sepanjang tahun 2025

Ramp inspection dilaksanakan untuk memverifikasi standar operasi serta kelaikudaraan pesawat, melalui keterlibatan inspektur operasi dan kelaikudaraan yang bekerja berdasarkan checklist sesuai ketentuan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan, ramp inspection merupakan bagian penting dari kesiapan angkutan udara nasional, terutama pada periode puncak seperti Nataru.

“Ramp inspection berperan memastikan setiap pesawat yang akan beroperasi berada dalam kondisi terbaiknya. Ini adalah langkah pengawasan yang sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran layanan penerbangan,” ujar Lukman di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini
dilakukan menyeluruh pada bandara, yang menjadi wilayah kerja Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I hingga Wilayah X.

Sepanjang periode 1 Januari hingga 17 November 2025, Ditjen Perhubungan Udara telah melaksanakan 7.347 pemeriksaan terhadap 683 pesawat dari berbagai maskapai nasional, termasuk Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Pelita Air, Sriwijaya Air, Super Air Jet, Transnusa, Wings Air, Indonesia AirAsia, Susi Air, BBN Airline, dan operator lainnya.

Dari seluruh pemeriksaan tersebut tercatat 930 temuan, terdiri dari 816 minor, 92 significant, dan 22 major, yang seluruhnya telah ditindaklanjuti maskapai sesuai ketentuan sehingga pesawat kembali memenuhi aspek kelaikudaraan dan pengoperasian.

Sebagian besar temuan merupakan kategori minor dan banyak terkait dengan aspek kondisi eksternal pesawat.

“Hal ini menggarisbawahi pentingnya penguatan pemeriksaan pra-terbang (pre-flight check) oleh operator guna mengurangi potensi temuan berulang. Ditjen Perhubungan Udara juga memastikan seluruh pilot, awak kabin, dan engineer memiliki lisensi yang masih berlaku (valid),” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Ditjen Perhubungan Udara menekankan peningkatan inspeksi internal maskapai pada aspek eksternal pesawat serta pelaksanaan follow-up inspection secara acak terhadap pesawat yang sebelumnya mendapatkan temuan yang signifikan. Langkah ini diintegrasikan dengan penguatan koordinasi lintas-stakeholder agar seluruh rantai operasional berjalan optimal selama periode Nataru.

Lukman juga menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan tidak hanya bergantung pada regulator, tetapi juga pada kekuatan koordinasi antar-stakeholder.

“Kunci kelancaran operasional pada masa Nataru adalah sinergi. Kami terus memperkuat koordinasi dengan maskapai, otoritas bandara, penyelenggara navigasi penerbangan, ground handling, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya,” ungkapnya.

Melalui rangkaian pemeriksaan, tindak lanjut berkelanjutan, dan penguatan koordinasi antar pihak terkait, Ditjen Perhubungan Udara menegaskan komitmennya guna mewujudkan angkutan Nataru selamat, aman, nyaman, dan patuh terhadap seluruh ketentuan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara

2 Juli 2026 - 21:04 WIB

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Balinggama, Papua Pegunungan, Pilot Meninggal Dunia

2 Juli 2026 - 16:21 WIB

Citilink Buka 5 Rute Baru Hubungkan Kalimantan, Yogya, dan Batam

1 Juli 2026 - 14:43 WIB

Kemenhub Dorong Percepatan Persiapan Reaktivasi Bandara Husein Bandung

1 Juli 2026 - 09:06 WIB

Buka Munas IABI, Dirjen Hubud Tekankan Pentingnya Penguatan SDM Ahli Bandar Udara

28 Juni 2026 - 15:32 WIB

Kemenhub Siapkan Formula Baru Tarif Tiket Pesawat, Berlaku Saat Harga Avtur Stabil

27 Juni 2026 - 08:56 WIB

3 Maskapai Siap Terbangkan Jemaah Umrah dari Terminal 2F Bandara Soetta, 1 Juli

27 Juni 2026 - 05:11 WIB

Citilink dan Amar Bank Kolaborasi Strategis

23 Juni 2026 - 16:44 WIB

Selain Ada Stimulus Transportasi Libur Sekolah, Pemerintah juga Siapkan untuk Nataru

23 Juni 2026 - 12:33 WIB

Permintaan Terbang Meningkat, AirAsia Siapkan Pemulihan Penuh

23 Juni 2026 - 07:05 WIB

Trending di EKOBIS