Menu

Mode Gelap
EAZI Percepat Layanan Logistik Nasional, Terminal Teluk Lamong Sabet Radar Surabaya Awards 2026 Sertifikat Laik Fungsi Jembatan Musi V Terbit, Tol Palembang–Betung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026 Salman Yoga Akan Baca Puisi Bahasa Gayo pada Peluncuran Antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” di TIM Jakarta Salman Yoga S, Penyair Gayo yang Membawa Bahasa Ibu ke Panggung Sastra Nusantara Pemerhati Sosial Politik Ingatkan UUPA Jangan Jadi Karpet Merah bagi Pemodal Tambang Di Aceh Komisi III DPRD Sulteng Akan Turun ke PT CPM, Tiga Persoalan Jadi Sorotan

SENI BUDAYA

Salman Yoga Akan Baca Puisi Bahasa Gayo pada Peluncuran Antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” di TIM Jakarta

badge-check


 Salman Yoga Akan Baca Puisi Bahasa Gayo pada Peluncuran Antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” di TIM Jakarta Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Penyair dan sastrawan asal Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah, Dr. Salman Yoga S, akan tampil membacakan puisi berbahasa Gayo dalam peluncuran dan diskusi sastra antologi bersama puisi dwibahasa (Indonesia–Daerah) bertajuk “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku”.

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tersebut akan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 14.00–16.30 WIB, di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Gedung Ali Sadikin, Lantai 4, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh komunitas sastra Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) sebagai ruang apresiasi terhadap keberagaman bahasa daerah sekaligus upaya memperkuat keberadaan bahasa ibu dalam khazanah sastra Indonesia.

Acara akan diawali sambutan dari Nasruddin Djoko Surjono, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta.

Diskusi sastra akan dipandu oleh Swary Utami Dewi sebagai moderator, dengan menghadirkan tiga pembicara, yakni Octavianus Masheka, Saut Poltak Tambunan, dan Eva Yenita Syam.

Sementara itu, sejumlah penyair dan deklamator akan tampil membacakan karya dalam sesi pembacaan puisi. Mereka antara lain Kurnia Effendi, Nurhayati, Hana, Indar, Boyke Sulaiman, Jose Rizal Manua, Salman Yoga S, Imam Ma’arif, dan Rissa Churia.

Salman Yoga akan membawa dua puisi berbahasa Gayo yang disertai versi bahasa Indonesia. Salah satunya berjudul “Kutalu Geralmu Ama” atau “Kupanggil Namamu Ayah”, yang mengangkat sosok ayah sebagai figur pekerja keras, pemimpin keluarga, sekaligus penyangga kehidupan.

Melalui puisi tersebut, Salman menghadirkan pengalaman kultural masyarakat Gayo tentang hubungan anak dan orang tua. Bahasa Gayo tidak hanya menjadi medium penyampaian pesan, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas dan ingatan budaya.

Selain itu, Salman Yoga juga akan membacakan puisi “Sara Rilah Ulung Kupi i Atas ni Buku” atau “Satu Lembar Daun Kopi di Atas Buku”. Puisi ini membawa pembaca pada lanskap kehidupan Gayo yang lekat dengan kopi, alam, buku, waktu, dan tradisi literasi.

Kehadiran Salman Yoga dalam kegiatan tersebut sekaligus membawa warna sastra Gayo ke ruang sastra nasional. Bahasa Gayo ditempatkan bukan sekadar sebagai bahasa daerah, tetapi sebagai bagian dari kekayaan ekspresi sastra Indonesia.

Tema “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” menjadi penting di tengah perubahan zaman, ketika bahasa daerah menghadapi tantangan keberlangsungan di tengah dominasi bahasa nasional dan bahasa global.

Peluncuran antologi ini diharapkan menjadi ruang perjumpaan berbagai bahasa daerah melalui puisi, sekaligus menegaskan bahwa keberagaman bahasa merupakan salah satu kekuatan kebudayaan Indonesia.

Bagi Salman Yoga, pembacaan puisi dalam bahasa Gayo di ruang sastra Jakarta juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan bahasa dan kebudayaan Gayo kepada khalayak yang lebih luas.*** (Jasa)

Baca Lainnya

Salman Yoga S, Penyair Gayo yang Membawa Bahasa Ibu ke Panggung Sastra Nusantara

2 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Nanda Winar Sagita Wakili Aceh di Balige Writers Festival 2026, Angkat Kisah Sisingamangaraja XII dan Aceh

2 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Bincang Santai Sastra Puisi: Dari Kata-Kata Merawat Kebudayaan dan Kebangsaan

2 Agustus 2026 - 14:04 WIB

SPEARS Band Tampil Memukau, Sound Of Campus Bekasi Jadi Ruang Ekspresi Musisi Muda

1 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Ireng Halimun dan Perjalanan Panjang Seni Lukis

1 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Memorial Nasirun: Ketika Sang Maestro Pergi, Karyanya Tetap Abadi

1 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Hilangnya Mapel Sastra di Sekolah Jadi Sorotan, Pelaku Sastra Dorong Penguatan Ekosistem Sastra

31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Indra Adhari Rilis “Rindu Seorang Ayah”, Single ke-7 dalam Konsep One Month One Song

31 Juli 2026 - 13:16 WIB

Perkembangan Seni Rupa Aceh Butuh Kolaborasi Semua Pihak, Seniman Besar Lahir dari Perjuangan panjang 

31 Juli 2026 - 02:33 WIB

Para Penyair Mancanegara Bergema di Hari Puisi Indonesia ke-14

29 Juli 2026 - 14:00 WIB

Trending di SENI BUDAYA