Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

ANJUNGAN

SPSL Resmikan Bali Gapura Marina, Dorong Wisata Maritim di Kawasan BMTH Pelabuhan Benoa

badge-check


 Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Foto istimewa/SPSL Pelindo Perbesar

Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Foto istimewa/SPSL Pelindo

Wartatrans.com, BALI – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui subholding PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) kembali mengukuhkan komitmen dalam mengakselerasi potensi wisata maritim nasional dengan pengembangan Bali Benoa Marina di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, Bali yang secara resmi bernama Bali Gapura Marina.

Peresmian Bali Gapura Marina ini melanjutkan momentum positif groundbreaking pada 22 Mei 2025 lalu, dimana kedepan marina akan meliputi area seluas 33.000 meter persegi yang dirancang dapat menampung 180 yacht, termasuk 50 superyacht dengan dimensi panjang ukuran hingga 90 meter, serta akan dilengkapi dengan fasilitas seperti Premium Yacht Club, Crew Club, area MICE, F&B, perkantoran, dan retail.

Pemilihan nama ‘Gapura’ yang berarti gerbang dalam bahasa Bali, mencerminkan peran marina ini sebagai pintu masuk baru yang memadukan kekayaan budaya dengan layanan bertaraf internasional.

Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan bahwa pemilihan nama ini mencerminkan bagaimana setiap kapal disambut ke Bali Gapura Marina sebagai bagian dari perjalanan budaya.

“Ini juga mempertegas komitmen kami untuk menempatkan pariwisata bahari sebagai pusat proyek strategis nasional,” ungkapnya.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menjelaskan bahwa melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta, Bali Gapura Marina ditetapkan untuk menjadi marina layanan lengkap internasional pertama Indonesia.

“Pelindo tetap terbuka untuk mengembangkan marina berkelas dunia lainnya di seluruh kepulauan Indonesia, sejalan dengan visi jangka panjang kami untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat maritim utama,” ungkapnya.

Dukungan penuh bagi operasional marina juga dinyatakan oleh subholding Pelindo di bidang logistik dan hinterland development. Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), Joko Noerhudha, menekankan bahwa pembangunan Bali Gapura Marina merupakan milestone penting dan bagian dari komitmen SPSL dalam menghadirkan ekosistem marina tourism hub berkelas dunia yang mengedepankan keberlanjutan dan keunggulan teknologi.

“Kami terus membangun kolaborasi dan sinergi dengan mitra strategis untuk memastikan marina ini sesuai standar internasional, dan mengedepankan bisnis keberlanjutan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi pariwisata Bali dan Indonesia,” ujarnya.

Dalam membangun marina ini, SPSL menggandeng PT Marina Development Indonesia (MDI) untuk menangani pengembangan dan pengelolaan fasilitas marina serta area komersial pendukung.

Direktur Utama MDI, Ulf Backlund menjelaskan bahwa proyek pengembangan Bali Benoa Marina telah menunjukan kemajuan signifikan.

“Sejak Juli 2025, Dermaga B telah selesai dibangun dan disiapkan untuk menampung puluhan kapal bersandar. Penyelesaian Dermaga B ini bukan hanya tonggak operasional, tetapi awal dari era baru pariwisata bahari Indonesia. Tahap berikutnya mencakup penyediaan fasilitas layanan teknis lengkap pada pertengahan 2026, ekspansi hingga 180 tempat tambat termasuk kapasitas superyacht pada kuartal III 2026, serta pembangunan waterfront lifestyle hub pada 2028,” ungkapnya.

Ditaksir akan mulai beroperasi parsial melalui soft launching pada kuartal keempat 2025, Proyek Bali Gapura Marina menjadi perhatian sebagai studi kasus untuk ambisi Indonesia memasuki pasar superyacht dan pariwisata bahari mewah global berkelas dunia yang tumbuh pesat. Geografi Indonesia yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau menawarkan potensi besar pariwisata bahari dengan keindahan alam yang menakjubkan. Namun, hingga kini Indonesia belum memiliki marina berkelas internasional yang mampu menghadirkan standar layanan dan safety berskala global. Melalui proyek ini, Pelindo menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem pelabuhan pariwisata yang terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai global maritime tourism destination.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025

16 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Kapal Laut jadi Alternatif Saat Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Papua

16 Oktober 2026 - 15:42 WIB

ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

16 Oktober 2026 - 09:47 WIB

APPSI Kalbar Didorong Turun ke Pasar, Lindungi Pedagang dari Premanisme dan Beban Usaha

16 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Konsolidasi ke Jawa Tengah, BRSN DPP PKS Perkuat Koordinasi Program Join PKS

16 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Trending di RAGAM