Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung aktivasi operasional terbatas Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di Sunter, Jakarta Utara, mulai Senin (22/6). Melalui layanan Commuter Line relasi Tanjung Priok–Jakarta Kota, Stasiun JIS resmi melayani pelanggan pada jadwal perjalanan pukul 13.00 WIB.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengoperasian terbatas Stasiun JIS menjadi bagian dari penguatan akses transportasi publik di Jakarta Utara, sekaligus menjadi tahap awal pelayanan sebelum nantinya dikembangkan menuju interkoneksi JIS Ultimate.

“Mulai hari ini, pelanggan Commuter Line lintas Tanjung Priok memiliki pilihan akses baru melalui Stasiun JIS. Kehadiran stasiun ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan Jakarta International Stadium dan titik-titik aktivitas di sekitarnya,” ujar Anne.
Pada tahap operasional terbatas, layanan KRL pada lintas tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB dengan pola perjalanan setiap 30 menit. Untuk mengakses Stasiun JIS, pelanggan dari arah Jakarta Kota, Kampung Bandan, atau Ancol dapat menuju ke Stasiun Tanjung Priok terlebih dahulu, kemudian menggunakan Commuter Line relasi Tanjung Priok–Jakarta Kota yang akan berhenti di Stasiun JIS.
Sementara itu, untuk alur keberangkatan dari Stasiun JIS, KAI telah menyiapkan Peron 1 yang khusus melayani pelanggan dengan tujuan Stasiun Ancol, Kampung Bandan, hingga Jakarta Kota.
Anne menjelaskan, aktivasi Stasiun JIS berkaitan erat dengan kebutuhan layanan transportasi publik yang terhubung langsung dengan kawasan kegiatan massal. JIS sebagai stadion berkapasitas besar memerlukan dukungan akses transportasi rel agar pergerakan pelanggan menuju dan dari kawasan tersebut dapat lebih tertib, terencana, dan mudah dijangkau.
“Stasiun JIS membuka ruang layanan baru bagi pelanggan Commuter Line. Saat terdapat kegiatan olahraga, hiburan, maupun aktivitas masyarakat di kawasan JIS, kereta api dapat menjadi pilihan perjalanan yang lebih praktis karena terhubung langsung dengan lintas Tanjung Priok–Jakarta Kota,” kata Anne.
Sebagai apresiasi kepada masyarakat pada HUT Jakarta ke-499, tarif perjalanan menuju dan dari Stasiun JIS ditetapkan sebesar Rp1 selama masa operasional terbatas pada 22–28 Juni 2026. Tarif khusus ini berlaku bagi pelanggan Commuter Line Tanjung Priok yang naik dari Stasiun JIS menuju Stasiun Tanjung Priok, Ancol, Kampung Bandan, dan Jakarta Kota, serta pelanggan dari stasiun-stasiun tersebut yang turun di Stasiun JIS.
KAI mencatat, layanan Commuter Line lintas Tanjung Priok terus menunjukkan tren positif dalam mobilitas pelanggan di Jakarta Utara. Volume pelanggan lintas ini tercatat sebanyak 1.599.107 pelanggan pada 2022, naik menjadi 2.676.363 pelanggan pada 2023, kemudian 3.377.633 pelanggan pada 2024, dan mencapai 3.531.311 pelanggan pada 2025. Pada periode Januari–Mei 2026, lintas Tanjung Priok telah melayani 1.468.660 pelanggan.
Menurut Anne, tren tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel di Jakarta Utara terus terjaga. Dengan hadirnya Stasiun JIS, layanan Commuter Line Tanjung Priok memiliki titik layanan baru yang dekat dengan kawasan stadion, permukiman, ruang publik, dan area kegiatan masyarakat.
“KAI akan memastikan layanan di Stasiun JIS berjalan aman, tertib, dan mudah digunakan pelanggan. Petugas juga disiapkan untuk membantu pelanggan selama masa operasional terbatas, termasuk dalam pengaturan alur masuk, informasi peron, jadwal perjalanan, dan layanan di area stasiun,” ujar Anne.
KAI akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Pemprov DKI Jakarta dalam mengevaluasi operasional terbatas Stasiun JIS. Evaluasi dilakukan secara berkala terhadap pola pelayanan, keselamatan, kesiapan fasilitas, kesiapan petugas, serta integrasi akses menuju dan dari stasiun.
Anne mengimbau pelanggan untuk memperhatikan jadwal perjalanan, mengikuti arahan petugas di peron, menggunakan kartu uang elektronik atau kanal pembayaran yang berlaku, serta menjaga fasilitas stasiun demi kenyamanan bersama.
“Operasional terbatas ini menjadi tahapan penting untuk memastikan layanan Stasiun JIS dapat berjalan baik menuju pengembangan selanjutnya. KAI mengajak pelanggan memanfaatkan Commuter Line sebagai akses transportasi publik utama menuju kawasan JIS dan lintas Tanjung Priok–Jakarta Kota,” tutup Anne.(fahmi)






























