Menu

Mode Gelap
Halaman Jeda Gelar Refleksi Semangat Dasar Aceh untuk Indonesia Gerakan Langit Biru Indonesia Asri DPC Partai Demokrat Semarang Mendapat Sambutan Baik KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report

PERON

Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Naik KRL Cuma Rp1 hingga 28 Juni

badge-check


 Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Naik KRL Cuma Rp1 hingga 28 Juni Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung aktivasi operasional terbatas Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di Sunter, Jakarta Utara, mulai Senin (22/6). Melalui layanan Commuter Line relasi Tanjung Priok–Jakarta Kota, Stasiun JIS resmi melayani pelanggan pada jadwal perjalanan pukul 13.00 WIB.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengoperasian terbatas Stasiun JIS menjadi bagian dari penguatan akses transportasi publik di Jakarta Utara, sekaligus menjadi tahap awal pelayanan sebelum nantinya dikembangkan menuju interkoneksi JIS Ultimate.

“Mulai hari ini, pelanggan Commuter Line lintas Tanjung Priok memiliki pilihan akses baru melalui Stasiun JIS. Kehadiran stasiun ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan Jakarta International Stadium dan titik-titik aktivitas di sekitarnya,” ujar Anne.

Pada tahap operasional terbatas, layanan KRL pada lintas tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB dengan pola perjalanan setiap 30 menit. Untuk mengakses Stasiun JIS, pelanggan dari arah Jakarta Kota, Kampung Bandan, atau Ancol dapat menuju ke Stasiun Tanjung Priok terlebih dahulu, kemudian menggunakan Commuter Line relasi Tanjung Priok–Jakarta Kota yang akan berhenti di Stasiun JIS.

Sementara itu, untuk alur keberangkatan dari Stasiun JIS, KAI telah menyiapkan Peron 1 yang khusus melayani pelanggan dengan tujuan Stasiun Ancol, Kampung Bandan, hingga Jakarta Kota.

Anne menjelaskan, aktivasi Stasiun JIS berkaitan erat dengan kebutuhan layanan transportasi publik yang terhubung langsung dengan kawasan kegiatan massal. JIS sebagai stadion berkapasitas besar memerlukan dukungan akses transportasi rel agar pergerakan pelanggan menuju dan dari kawasan tersebut dapat lebih tertib, terencana, dan mudah dijangkau.

“Stasiun JIS membuka ruang layanan baru bagi pelanggan Commuter Line. Saat terdapat kegiatan olahraga, hiburan, maupun aktivitas masyarakat di kawasan JIS, kereta api dapat menjadi pilihan perjalanan yang lebih praktis karena terhubung langsung dengan lintas Tanjung Priok–Jakarta Kota,” kata Anne.

Sebagai apresiasi kepada masyarakat pada HUT Jakarta ke-499, tarif perjalanan menuju dan dari Stasiun JIS ditetapkan sebesar Rp1 selama masa operasional terbatas pada 22–28 Juni 2026. Tarif khusus ini berlaku bagi pelanggan Commuter Line Tanjung Priok yang naik dari Stasiun JIS menuju Stasiun Tanjung Priok, Ancol, Kampung Bandan, dan Jakarta Kota, serta pelanggan dari stasiun-stasiun tersebut yang turun di Stasiun JIS.

KAI mencatat, layanan Commuter Line lintas Tanjung Priok terus menunjukkan tren positif dalam mobilitas pelanggan di Jakarta Utara. Volume pelanggan lintas ini tercatat sebanyak 1.599.107 pelanggan pada 2022, naik menjadi 2.676.363 pelanggan pada 2023, kemudian 3.377.633 pelanggan pada 2024, dan mencapai 3.531.311 pelanggan pada 2025. Pada periode Januari–Mei 2026, lintas Tanjung Priok telah melayani 1.468.660 pelanggan.

Menurut Anne, tren tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel di Jakarta Utara terus terjaga. Dengan hadirnya Stasiun JIS, layanan Commuter Line Tanjung Priok memiliki titik layanan baru yang dekat dengan kawasan stadion, permukiman, ruang publik, dan area kegiatan masyarakat.

“KAI akan memastikan layanan di Stasiun JIS berjalan aman, tertib, dan mudah digunakan pelanggan. Petugas juga disiapkan untuk membantu pelanggan selama masa operasional terbatas, termasuk dalam pengaturan alur masuk, informasi peron, jadwal perjalanan, dan layanan di area stasiun,” ujar Anne.

KAI akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Pemprov DKI Jakarta dalam mengevaluasi operasional terbatas Stasiun JIS. Evaluasi dilakukan secara berkala terhadap pola pelayanan, keselamatan, kesiapan fasilitas, kesiapan petugas, serta integrasi akses menuju dan dari stasiun.

Anne mengimbau pelanggan untuk memperhatikan jadwal perjalanan, mengikuti arahan petugas di peron, menggunakan kartu uang elektronik atau kanal pembayaran yang berlaku, serta menjaga fasilitas stasiun demi kenyamanan bersama.

“Operasional terbatas ini menjadi tahapan penting untuk memastikan layanan Stasiun JIS dapat berjalan baik menuju pengembangan selanjutnya. KAI mengajak pelanggan memanfaatkan Commuter Line sebagai akses transportasi publik utama menuju kawasan JIS dan lintas Tanjung Priok–Jakarta Kota,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

KAI Angkut 1,57 Juta Ton BBM hingga Juli 2026, Naik 4,01 Persen Dukung Ketahanan Energi Nasional

6 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Trending di PERON