Menu

Mode Gelap
Sulaiman Juned Akan Bahas Keaktoran dan Puisi di Workshop UNJA Aceh Tengah Kembali Dikepung Banjir, Warga Panik — Kampung Terisolir, Akses Lumpuh Penyumbang emas untuk pembelian pesawat RI 01. Wafat Perkuat Peran sebagai Flag State, Indonesia Partisipasi dalam Sidang IMO SSE ke-12 Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’ Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e

Uncategorized

Sulaiman Juned Akan Bahas Keaktoran dan Puisi di Workshop UNJA

badge-check


 Sulaiman Juned Akan Bahas Keaktoran dan Puisi di Workshop UNJA Perbesar

Wartatrans.com, JAMBI — Universitas Negeri Jambi (UNJA) akan menggelar Workshop Kreativitas Sastra bertajuk “Keaktoran dan Puisi: Dua Wajah Ekspresi Sastra” pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Sulaiman Juned, S.Sn., M.Sn. sebagai narasumber utama.

Sulaiman Juned, yang dikenal sebagai penyair, esais, kolumnis, sutradara teater, dan dosen Jurusan Seni Teater ISI Padangpanjang, akan mengupas keterkaitan antara seni peran dan puisi sebagai dua medium ekspresi yang saling menguatkan.

Dalam workshop tersebut, Sulaiman menekankan bahwa kemampuan berakting tidak dapat diperoleh secara instan. Menurutnya, keaktoran membutuhkan latihan yang berkelanjutan, disiplin, serta tanggung jawab tinggi dalam proses kreatif.

“Ia harus mampu membangun bentrokan emosi dan menghadirkan kehidupan dalam perannya,” ujarnya terkait peran seorang aktor di atas panggung.

Ia juga menyoroti pentingnya tubuh sebagai instrumen utama dalam keaktoran. Tubuh, kata dia, bukan sekadar alat gerak, melainkan medium ekspresi yang menyatukan emosi, pernapasan, dan kekuatan. Dalam praktiknya, aktor dituntut mampu membebaskan tubuh agar dapat merespons situasi dramatik secara refleks.

Selain itu, Sulaiman menjelaskan bahwa hubungan antara tubuh dan pikiran dalam proses kreatif bersifat dinamis. Dalam banyak situasi, tubuh justru dapat memengaruhi dan memandu pikiran.

Pada aspek vokal, ia menegaskan bahwa suara merupakan kendaraan imaji dalam menyampaikan dialog. Karena itu, aktor perlu menguasai teknik pernapasan, artikulasi, diksi, serta ritme untuk membangun kualitas dramatik yang kuat.

Ia juga akan membahas latihan pernapasan yang berpusat pada kekuatan tubuh serta pengembangan resonansi suara melalui berbagai bagian tubuh, seperti dada, rongga hidung, hingga tengkorak. Penguasaan tempo dramatik, termasuk timing, ruang, dan irama, disebutnya sebagai elemen penting dalam membangun pertunjukan.

Tidak hanya aspek teknis, Sulaiman turut mengulas dimensi batin dalam keaktoran. Ia menyebut aktor perlu memiliki konsentrasi tinggi, kemampuan mengelola emosi, serta kejujuran dalam menggali pengalaman personal sebagai sumber penciptaan peran.

“Pengolahan emosi harus dilakukan dengan takaran yang tepat agar terasa hidup dan tidak berlebihan,” katanya.

Lebih lanjut, ia akan mengupas proses kemunculan peran di atas panggung, mulai dari teknik menarik perhatian penonton, membangun karakter, hingga menjalin kerja sama antarpemain. Kesadaran terhadap alur cerita juga dinilai penting agar dramatika tetap terjaga.

Selain keaktoran, workshop ini juga membahas puisi, khususnya dalam konteks ekspresi performatif. Sulaiman akan menjelaskan bagaimana puisi tidak hanya ditulis, tetapi juga dihidupkan melalui suara, tubuh, dan panggung, seperti dalam bentuk deklamasi, baca puisi, dan teatrikalisasi.

Dalam teknik membaca puisi, ia menekankan pentingnya penghayatan terhadap tema, amanat, serta unsur kebahasaan. Vokal, intonasi, jeda, dan ekspresi menjadi kunci dalam penyampaian puisi kepada audiens.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengintegrasikan keaktoran dan puisi dalam praktik. Workshop ini menjadi bagian dari upaya UNJA dalam memperkuat literasi dan apresiasi seni di kalangan mahasiswa, sekaligus membuka ruang dialog antara sastra dan seni pertunjukan.*** (Ifal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara

7 April 2026 - 15:25 WIB

DAMRI Dukung Pemulangan Santri Pasca Idul Fitri 1447 H, Fasilitasi Perjalanan Aman dan Nyaman dari Jepara ke Berbagai Pesantren

7 April 2026 - 14:16 WIB

Ahmad Dhani Meyakini Faktor Rejeki Penentu Seorang Bisa Menjadi Penyanyi Populer

7 April 2026 - 05:09 WIB

Pekan Pertama Final Four Proliga 2026, Hasilnya Beragam

6 April 2026 - 19:24 WIB

SCTV Hadirkan “The Icon Indonesia”, Ajang Pencarian Bakat untuk Lahirkan Ikon Musik Baru Tanah Air

6 April 2026 - 18:58 WIB

Disbud DKI Hadirkan Atraksi Betawi Buka Palang Pintu di Karate Championship KASAL Cup V 2026

6 April 2026 - 07:56 WIB

Neno Warisman Buka Pameran “Betawie Punye Yahye” Karya Yahya TS

5 April 2026 - 17:49 WIB

Teater Puisi “Sengkewe Sepanjang Musim” Hidupkan Ruang Publik Takengon

5 April 2026 - 08:15 WIB

Satgas Antinarkoba Dibentuk, Pemkab Bogor Perluas Jangkauan hingga Desa

4 April 2026 - 18:18 WIB

Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z

4 April 2026 - 16:03 WIB

Trending di RAGAM