Menu

Mode Gelap
KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

JALUR

Aceh Tengah Kembali Dikepung Banjir, Warga Panik — Kampung Terisolir, Akses Lumpuh

badge-check


 Aceh Tengah Kembali Dikepung Banjir, Warga Panik — Kampung Terisolir, Akses Lumpuh Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH— Hujan deras yang mengguyur tanpa henti kembali membawa petaka. Sejumlah wilayah di Aceh Tengah kembali dilanda banjir, Selasa (7/4/2026), membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri.

Air datang tiba-tiba dengan arus deras, bercampur lumpur dan material kayu dari hulu sungai. Dalam hitungan jam, rumah-rumah warga mulai terendam. Sebagian warga hanya sempat menyelamatkan diri tanpa membawa harta benda.

Di Kecamatan Bintang, beberapa kampung dilaporkan kembali terisolir total. Akses jalan tertutup longsor, sementara jembatan darurat yang sebelumnya digunakan warga kini tidak lagi bisa dilalui.

Sementara itu, di Lut Tawar dan Kebayakan, air terus naik hingga merendam pemukiman warga. Puluhan kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dengan kondisi seadanya.

“Air datang sangat cepat, kami tidak sempat selamatkan barang. Sekarang hanya bisa mengungsi,” ujar salah satu warga dengan wajah cemas.

Tak hanya banjir, bencana ini juga disertai longsor di sejumlah titik, memperparah kondisi. Jalur utama antar kecamatan lumpuh, membuat distribusi bantuan terhambat.

Di Ketol dan Linge, kondisi dilaporkan semakin mengkhawatirkan. Beberapa wilayah sulit dijangkau, bahkan oleh kendaraan roda dua.

Hingga saat ini, hujan masih terus turun dengan intensitas sedang hingga tinggi. Warga diminta tetap waspada, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor.

Banjir kali ini menjadi pengingat bahwa wilayah Aceh Tengah masih rentan, terutama setelah bencana besar sebelumnya yang belum sepenuhnya pulih.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Rampung 100%, Fly Over Teluk Lamong Siap Beroperasi untuk Perkuat Konektivitas dan Logistik Jawa Timur

29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Mengabdi di Wilayah 3TP, Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

Revisi Aturan Komisi Ojol, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen Dimulai 1 Juli 2026

27 Juni 2026 - 05:22 WIB

Kemenhub Luncurkan Aplikasi SUMBA untuk Dukung Target Zero ODOL 2027

26 Juni 2026 - 08:05 WIB

Pramono Siapkan Kantong Parkir Ojol, Penataan Trotoar Jakarta Masih Hadapi Tantangan

26 Juni 2026 - 07:54 WIB

PLT BPJN Aceh Cabut Pernyataan Penutupan Jalan Enang-Enang, Minta Maaf kepada Tokoh Masyarakat Gayo

26 Juni 2026 - 05:56 WIB

Infrastruktur JIS-Ancol Rampung, 70% Warga Jakarta Tetap Pilih Mobil

24 Juni 2026 - 02:14 WIB

Selain Ada Stimulus Transportasi Libur Sekolah, Pemerintah juga Siapkan untuk Nataru

23 Juni 2026 - 12:33 WIB

Trending di ANJUNGAN