Menu ✖

Mode Gelap
Tani Merdeka Indonesia dan SPPG Buka Peluang Pasar Baru bagi Petani Aceh Indonesia AirAsia Dukung Kebijakan Pemerintah, Libur Nataru Harga Tiket Domestik Turun Mulai dari 12% Demonstrasi AMSR di Semarang Disertai Aksi Vandalisme Asap Karhutla Meluas hingga NTT, Pengguna Jasa Agar Cek Status Penerbangan CSR Bank BJB Biayai 3 Halte Transjakarta di Jatiasih TNI AU Uji Pendaratan Pesawat Tempur di Tol Paspro

EKOBIS

Tani Merdeka Indonesia dan SPPG Buka Peluang Pasar Baru bagi Petani Aceh

badge-check


 Tani Merdeka Indonesia dan SPPG Buka Peluang Pasar Baru bagi Petani Aceh Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH – Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjajaki kerja sama untuk membuka peluang pasar baru bagi petani lokal. Sinergi ini diarahkan untuk memperkuat penyerapan hasil pertanian masyarakat guna memenuhi kebutuhan bahan pangan dapur-dapur SPPG di Aceh.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan di Aceh Tengah, Rabu (21/10/2026), yang dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus Tani Merdeka Indonesia, perwakilan SPPG, serta Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

Kerja sama ini dinilai berpotensi mempertemukan hasil produksi petani dengan kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar dan berkelanjutan. Dengan mekanisme penyerapan yang terorganisasi, petani diharapkan memiliki akses pasar yang lebih luas, sementara dapur SPPG dapat memanfaatkan potensi pangan dari daerah sendiri.

Asisten II Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Khairmansyah, menyampaikan bahwa daerahnya memiliki potensi pertanian yang besar, khususnya pada sektor hortikultura. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pasokan bahan pangan SPPG melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, pedagang, dan pengelola dapur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah, Iwan Sejahtera, mengungkapkan bahwa potensi hortikultura di Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah sangat besar untuk mendukung kebutuhan dapur SPPG, khususnya di wilayah tengah dan timur Aceh.

Ia menyebutkan, hampir 50 persen potensi tanaman hortikultura di kedua wilayah tersebut berpeluang mendukung pemenuhan kebutuhan pasokan dapur SPPG. Potensi ini dapat menjadi kesempatan bagi petani untuk memperluas pemasaran hasil panen sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas pertanian.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Koordinator Regional SPPG Provinsi Aceh, Mustafa Kamal, Koordinator Wilayah SPPG Aceh Tengah, Noval Pohan, Ketua Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, serta Ketua Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah, Eka Saputra beserta jajaran.

Hadir pula perwakilan Tani Merdeka Indonesia Kota Lhokseumawe, Kepala Dinas Perikanan Aceh Tengah, Maimun, serta Ketua APPSI Aceh Tengah, Jasa Purnama, bersama jajaran pengurus.

Dalam skema kerja sama yang dibahas, Tani Merdeka Indonesia dan APPSI diharapkan menjadi penghubung antara petani, pedagang pasar, dan jaringan dapur SPPG. Peran ini mencakup pemetaan potensi produksi, pengumpulan hasil pertanian, serta penyaluran bahan pangan sesuai kebutuhan.

Agar berjalan efektif, kerja sama tersebut perlu didukung pendataan komoditas, kepastian volume pasokan, standar kualitas, mekanisme distribusi, dan kesepakatan harga yang menguntungkan petani sekaligus sesuai dengan kebutuhan SPPG.

Selain membuka peluang pasar baru, kolaborasi ini diharapkan memperkuat rantai pasok pangan lokal, meningkatkan perputaran ekonomi daerah, serta mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar wilayah apabila produksi setempat mampu memenuhi kebutuhan.

Sinergi Tani Merdeka Indonesia, APPSI, dan SPPG menjadi langkah awal untuk menghubungkan potensi pertanian Aceh dengan kebutuhan pangan program pemenuhan gizi. Jika ditindaklanjuti secara konkret dan berkelanjutan, kerja sama ini berpeluang menjadikan petani lokal sebagai bagian penting dalam rantai pasok pangan sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat Aceh.*** (Jasa)

Baca Lainnya

Indonesia AirAsia Dukung Kebijakan Pemerintah, Libur Nataru Harga Tiket Domestik Turun Mulai dari 12%

23 Oktober 2026 - 12:13 WIB

CSR Bank BJB Biayai 3 Halte Transjakarta di Jatiasih

23 Oktober 2026 - 07:45 WIB

DAMRI Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang, Dukung Transportasi Publik Berkelanjutan

23 Oktober 2026 - 05:01 WIB

WCCE 2026 Hasilkan Jakarta Vision, Indonesia Bidik Masa Depan Ekonomi Kreatif Dunia

22 Oktober 2026 - 19:41 WIB

ASDP Pastikan Penanganan Klaim dan Kawal Pemenuhan Hak Penumpang KMP Batumandi

22 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Mujiburrohman Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung

22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Hendak Investasi Emas Digital Mulai Rp1.000? Cek di Aplikasi GoPay

22 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkab Fakfak Gelar Gerakan Pangan Murah Peringati Hari Pangan Sedunia ke-46

22 Oktober 2026 - 12:12 WIB

ASDP Gerak Cepat Tangani Tenggelamnya KMP Batumandi Usai Terbakar

22 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

22 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Trending di ANJUNGAN