Menu

Mode Gelap
Kapal PELNI Angkut 300 Ton Bantuan ke NTT Sumber Air Baku IPA Kudu Menurun, Pelanggan PDAM di Semarang Diminta Siaga KAI Siapkan Transformasi Menuju World-Class Railway Operator 2030 Dua Dekade Menghidupkan Kembali Suara Radio Rimba Raya PTDI Naikkan Produksi Pesawat N219 12 Unit Setahun Pemprov DKI Jakarta Tawarkan 37 Proyek Senilai Rp115 Triliun

RAGAM

Ulang Tahun ke-12 FORWAN Dapat Kado Istimewa, Anggota Ciptakan Hymne Anugerah Kartini Musik dan Film

badge-check


 Ulang Tahun ke-12 FORWAN Dapat Kado Istimewa, Anggota Ciptakan Hymne Anugerah Kartini Musik dan Film Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Ulang tahun ke-12 Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia mendapat kado istimewa dari internal organisasi. Kado tersebut datang dari salah satu anggotanya yang juga sastrawan dan seniman multidisiplin, Saidy Poe, berupa hymne Anugerah Kartini Musik dan Film.

Saidy Poe dikenal sebagai seniman serba bisa. Selain piawai merangkai kata dalam puisi, ia juga aktif di bidang musik serta desain cetak. Karya terbarunya itu pun menjadi kejutan manis bagi FORWAN menjelang perayaan ulang tahun ke-12.

Ketua Umum FORWAN Indonesia, Sutrisno Buyil, mengungkapkan awal mula terciptanya hymne tersebut berangkat dari candaan serius.

“Saya tadinya cuma ngetes Mas Saidy, yang ngaku lagi ‘ngamen’, kalau saya tagih soal desain proposal yang saya pesan. Kalau benar dia seorang pengamen, pasti bisa ciptakan lagu. Lalu saya tantang sekalian, ‘Coba bikin lagu hymne Anugerah Kartini Musik dan Film.’ Jawabannya cuma, ‘Insya Allah ya,’” ujar Buyil.

Butik, Ketua FORWAN.

Namun setelah itu, Saidy Poe menghilang, sempat tak memberi kabar. Beberapa desain proposal yang dipesan pun belum juga selesai. Di tengah situasi tersebut, Buyil mengaku sedang diliputi kegelisahan karena sejumlah persoalan organisasi yang belum terurai.

“Lagi galau, tiba-tiba masuk WhatsApp berisi musik dan syair. Pas saya dengarkan, kok enak. Liriknya juga pas banget dengan ruh dan materi Anugerah Kartini Musik dan Film,” tutur Buyil.

Untuk memastikan kualitas karya tersebut, Buyil kemudian meminta pendapat sejumlah pengurus FORWAN yang juga berlatar belakang musisi, salah satunya Ratna Listy.

“Bagus dan keren, Mas. Jadi nggak perlu ditambah-tambah apa pun lagi,” kata Ratna Listy melalui sambungan telepon.

Respons senada juga disampaikan Dodon Kepala Sekolah Chics Musik.

“Mantap,” ujarnya singkat.

Latar Belakang Anugerah Kartini Musik dan Film

Anugerah Kartini Musik dan Film merupakan agenda tahunan FORWAN Indonesia yang digagas sebagai bentuk apresiasi terhadap perempuan-perempuan inspiratif di industri musik dan perfilman Tanah Air. Penghargaan ini tidak hanya menilai prestasi di atas panggung atau layar, tetapi juga dedikasi, konsistensi, serta kontribusi nyata para perempuan dalam membangun ekosistem industri hiburan Indonesia.

Anugerah ini terinspirasi dari nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini, yang dikenal sebagai simbol keberanian, emansipasi, dan kemajuan perempuan Indonesia. Melalui Anugerah Kartini Musik dan Film, FORWAN ingin menghadirkan ruang penghormatan yang bermartabat bagi para perempuan yang terus berkarya, menginspirasi, dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

Pelaksanaan Anugerah Kartini Musik dan Film juga menjadi bagian dari komitmen FORWAN sebagai organisasi wartawan hiburan yang tidak hanya fokus pada peliputan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan pemberdayaan.

Menurut Buyil, kehadiran hymne karya Saidy Poe semakin memperkuat identitas dan nilai dari Anugerah Kartini Musik dan Film itu sendiri.

“Hymne ini bukan sekadar lagu, tapi menjadi pengikat semangat, nilai, dan cita-cita Anugerah Kartini Musik dan Film,” ujarnya.

Buyil menambahkan, hymne tersebut menjadi kado istimewa bagi FORWAN yang akan merayakan ulang tahun ke-12 pada 21 April 2026, bertepatan dengan Hari Kartini.

“Alhamdulillah, di ulang tahun ke-12 FORWAN kami mendapat kado luar biasa dari anggota yang selama ini juga banyak membantu FORWAN, mulai dari desain proposal berbagai kegiatan hingga pembuatan KTA FORWAN,” ujar Buyil dengan nada haru.

Rencananya, hymne Anugerah Kartini Musik dan Film akan diluncurkan bersamaan dengan kick off kegiatan #Baksos FORWAN Peduli, yang menargetkan penyaluran bantuan kepada 1.200 anak yatim piatu, dhuafa, dan anak terlantar.

“Insya Allah hymne ini akan kami luncurkan berbarengan dengan kick off Baksos FORWAN Peduli dan Berbagi kepada anak yatim piatu, dhuafa, dan anak terlantar,” pungkas Buyil.*** (TB)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumber Air Baku IPA Kudu Menurun, Pelanggan PDAM di Semarang Diminta Siaga

29 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Dua Dekade Menghidupkan Kembali Suara Radio Rimba Raya

29 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Radio Rimba Raya Resmi Ditetapkan Sebagai Situs Cagar Budaya

28 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Kunjungi Green Port Terminal Teluk Lamong, Kemenhub Apresiasi Komitmen TTL Wujudkan Net Zero Emission 2060

28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

28 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Dinsos Tolak Ajuan Keringanan Pasien Miskin Non BPJS di RS dr. Slamet Garut 

28 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Ketua DEN Minta Perbaikan Program MBG Lewat Digitalisasi

28 Agustus 2026 - 14:26 WIB

“Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta

28 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Pemerintah Dorong Industri Baterai Nikel, MOLINAS Masuk Rantai Hilirisasi

28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Film Black Coffee Angkat Perjuangan Tunanetra dan Budaya Gayo ke Layar Lebar

28 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Trending di SENI BUDAYA