Menu ✖

Mode Gelap
Tiket KA Keberangkatan 1 Desember 2026 Mulai Dijual 1 November, KAI Terapkan GAPEKA Baru Seni, Seniman, Karya Seni, Pekerja Seni dan Penikmat Seni KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina BRSN DPP PKS Kunjungi Tiga Provinsi di Pulau Jawa, Perkuat Konsolidasi dan Program Join PKS Denny Sambangi PKS, Putusan MK dan MA Jadi Sorotan Baru dalam Desakan Pemakzulan Gibran KM Dorolonda Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala Sulteng

RAGAM

Ulang Tahun ke-12 FORWAN Dapat Kado Istimewa, Anggota Ciptakan Hymne Anugerah Kartini Musik dan Film

badge-check


 Ulang Tahun ke-12 FORWAN Dapat Kado Istimewa, Anggota Ciptakan Hymne Anugerah Kartini Musik dan Film Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Ulang tahun ke-12 Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia mendapat kado istimewa dari internal organisasi. Kado tersebut datang dari salah satu anggotanya yang juga sastrawan dan seniman multidisiplin, Saidy Poe, berupa hymne Anugerah Kartini Musik dan Film.

Saidy Poe dikenal sebagai seniman serba bisa. Selain piawai merangkai kata dalam puisi, ia juga aktif di bidang musik serta desain cetak. Karya terbarunya itu pun menjadi kejutan manis bagi FORWAN menjelang perayaan ulang tahun ke-12.

Ketua Umum FORWAN Indonesia, Sutrisno Buyil, mengungkapkan awal mula terciptanya hymne tersebut berangkat dari candaan serius.

“Saya tadinya cuma ngetes Mas Saidy, yang ngaku lagi ‘ngamen’, kalau saya tagih soal desain proposal yang saya pesan. Kalau benar dia seorang pengamen, pasti bisa ciptakan lagu. Lalu saya tantang sekalian, ‘Coba bikin lagu hymne Anugerah Kartini Musik dan Film.’ Jawabannya cuma, ‘Insya Allah ya,’” ujar Buyil.

Butik, Ketua FORWAN.

Namun setelah itu, Saidy Poe menghilang, sempat tak memberi kabar. Beberapa desain proposal yang dipesan pun belum juga selesai. Di tengah situasi tersebut, Buyil mengaku sedang diliputi kegelisahan karena sejumlah persoalan organisasi yang belum terurai.

“Lagi galau, tiba-tiba masuk WhatsApp berisi musik dan syair. Pas saya dengarkan, kok enak. Liriknya juga pas banget dengan ruh dan materi Anugerah Kartini Musik dan Film,” tutur Buyil.

Untuk memastikan kualitas karya tersebut, Buyil kemudian meminta pendapat sejumlah pengurus FORWAN yang juga berlatar belakang musisi, salah satunya Ratna Listy.

“Bagus dan keren, Mas. Jadi nggak perlu ditambah-tambah apa pun lagi,” kata Ratna Listy melalui sambungan telepon.

Respons senada juga disampaikan Dodon Kepala Sekolah Chics Musik.

“Mantap,” ujarnya singkat.

Latar Belakang Anugerah Kartini Musik dan Film

Anugerah Kartini Musik dan Film merupakan agenda tahunan FORWAN Indonesia yang digagas sebagai bentuk apresiasi terhadap perempuan-perempuan inspiratif di industri musik dan perfilman Tanah Air. Penghargaan ini tidak hanya menilai prestasi di atas panggung atau layar, tetapi juga dedikasi, konsistensi, serta kontribusi nyata para perempuan dalam membangun ekosistem industri hiburan Indonesia.

Anugerah ini terinspirasi dari nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini, yang dikenal sebagai simbol keberanian, emansipasi, dan kemajuan perempuan Indonesia. Melalui Anugerah Kartini Musik dan Film, FORWAN ingin menghadirkan ruang penghormatan yang bermartabat bagi para perempuan yang terus berkarya, menginspirasi, dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

Pelaksanaan Anugerah Kartini Musik dan Film juga menjadi bagian dari komitmen FORWAN sebagai organisasi wartawan hiburan yang tidak hanya fokus pada peliputan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan pemberdayaan.

Menurut Buyil, kehadiran hymne karya Saidy Poe semakin memperkuat identitas dan nilai dari Anugerah Kartini Musik dan Film itu sendiri.

“Hymne ini bukan sekadar lagu, tapi menjadi pengikat semangat, nilai, dan cita-cita Anugerah Kartini Musik dan Film,” ujarnya.

Buyil menambahkan, hymne tersebut menjadi kado istimewa bagi FORWAN yang akan merayakan ulang tahun ke-12 pada 21 April 2026, bertepatan dengan Hari Kartini.

“Alhamdulillah, di ulang tahun ke-12 FORWAN kami mendapat kado luar biasa dari anggota yang selama ini juga banyak membantu FORWAN, mulai dari desain proposal berbagai kegiatan hingga pembuatan KTA FORWAN,” ujar Buyil dengan nada haru.

Rencananya, hymne Anugerah Kartini Musik dan Film akan diluncurkan bersamaan dengan kick off kegiatan #Baksos FORWAN Peduli, yang menargetkan penyaluran bantuan kepada 1.200 anak yatim piatu, dhuafa, dan anak terlantar.

“Insya Allah hymne ini akan kami luncurkan berbarengan dengan kick off Baksos FORWAN Peduli dan Berbagi kepada anak yatim piatu, dhuafa, dan anak terlantar,” pungkas Buyil.*** (TB)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Seni, Seniman, Karya Seni, Pekerja Seni dan Penikmat Seni

31 Oktober 2026 - 22:44 WIB

KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina

31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

FIFGROUP Raih 2 Penghargaan dalam Ajang Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2026

31 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perayaan Ulang Tahun Panglima Langit Bareng Anak Yatim-piatu serta Perayaan Maulid Nabi Muhammad 

31 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, Krisna Mukti Blak-blakan Akui Sedang Cari Job

31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

‘Diana Memang Manja’, Novel SBY yang Lahir dari Riset dan Kenangan

30 Oktober 2026 - 18:39 WIB

PSM Peduli Gandeng PMI Jakarta Utara, Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebermanfaatan BUMN Berkelanjutan

30 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Dorong Green Port, Terminal Teluk Lamong Datangkan Alat Bongkar Muat Bertenaga Listrik

30 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Setnegpedia Ungkap Kisah di Balik Lukisan “Kawan-Kawan Revolusi” Karya S. Sudjojono

30 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Trending di SENI BUDAYA