Menu

Mode Gelap
Peluncuran Buku Mata Takdir dan Pameran Ilustrasi, Ruang Kontemplasi Sastra di Magelang Mengeja Sastra di Kafe Desa: Menulis sebagai Kejujuran dan Tanda Hidup Kunjungan Kerja BP BUMN dan Danantara ke KAI, Percepat Transformasi Perkeretaapian Nasional KAI Hadirkan Layanan Ramah Perempuan dan Inklusif, Perjalanan Lebih Aman dan Nyaman bagi Semua Bulog Tolitoli Tegaskan Serap Beras Petani, Bantah Isu Impor dari Luar Daerah Inovasi KAI Commuter Tanpa Henti, Saat ini Perpanjang Peron di Stasiun Bogor

PERON

Volume Angkutan Barang KAI Tembus 69,7 Juta Ton Sepanjang 2025

badge-check


 Volume Angkutan Barang KAI Tembus 69,7 Juta Ton Sepanjang 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif angkutan barang sepanjang 2025 dengan total volume mencapai 69.791.691 ton. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 69.201.670 ton, menegaskan peran strategis kereta api sebagai tulang punggung logistik nasional.

Peningkatan volume tersebut didorong oleh layanan angkutan berbagai komoditas, meliputi retail, peti kemas, batu bara, semen klinker, bahan bakar minyak (BBM), pupuk, hasil perkebunan, serta komoditas lainnya. Ragam muatan ini mencerminkan kemampuan layanan angkutan barang KAI dalam mendukung kebutuhan sektor energi, industri, dan perdagangan antardaerah.

Dari keseluruhan volume angkutan barang tahun 2025, batu bara menjadi komoditas terbesar dengan total angkutan mencapai 57.522.994 ton atau sekitar 82,4 persen dari total angkutan barang KAI. Kontribusi tersebut berperan penting dalam menjaga pasokan energi bagi pembangkit listrik serta mendukung keandalan sistem kelistrikan di berbagai wilayah.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan angkutan barang menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terhadap transportasi berbasis rel yang andal dan terjadwal. Layanan ini dinilai mampu menjawab kebutuhan pengiriman komoditas dalam volume besar secara konsisten.

Lebih lanjut, Anne menjelaskan bahwa kelancaran distribusi angkutan barang melalui kereta api memberikan dampak luas bagi perekonomian.

“Pergerakan logistik yang stabil mendukung aktivitas industri, menjaga ketersediaan energi dan bahan baku, serta membantu efisiensi biaya distribusi dengan mengurangi beban lalu lintas jalan raya,” tambah Anne.

KAI terus memperkuat layanan angkutan barang melalui optimalisasi sarana, prasarana, serta pengelolaan operasional yang terintegrasi.

“Langkah ini diarahkan untuk memastikan angkutan barang kereta api tetap menjadi tulang punggung logistik nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungan Kerja BP BUMN dan Danantara ke KAI, Percepat Transformasi Perkeretaapian Nasional

20 April 2026 - 17:50 WIB

KAI Hadirkan Layanan Ramah Perempuan dan Inklusif, Perjalanan Lebih Aman dan Nyaman bagi Semua

20 April 2026 - 17:44 WIB

Inovasi KAI Commuter Tanpa Henti, Saat ini Perpanjang Peron di Stasiun Bogor

20 April 2026 - 16:11 WIB

KAI Commuter Catat Tren Positif di Kuartal Pertama 2026

20 April 2026 - 15:52 WIB

KAI Commuter Layani 87,9 Juta Penumpang pada Kuartal I 2026, Naik 7 Persen

20 April 2026 - 15:02 WIB

KA Brumbung Cargo Hadir sebagai Alternatif Logistik Nasional yang Lebih Efisien

20 April 2026 - 13:05 WIB

KA Pariaman Ekspres Layani 382.748 Pelanggan pada Triwulan I 2026, Naik 10,16 Persen

19 April 2026 - 16:16 WIB

Stasiun Pegaden Baru Kembali Ramai, Pelanggan Tembus 16 Ribu pada Triwulan I 2026

19 April 2026 - 14:09 WIB

KA Rajabasa Layani 221 Ribu Pelanggan pada Triwulan I 2026, Mobilitas Warga Sumatra Selatan Meningkat

19 April 2026 - 11:56 WIB

KAI Daop 7 Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kediri karena Agenda Kelas Malam

19 April 2026 - 01:56 WIB

Trending di PERON