Menu

Mode Gelap
Erik Fitriadi: Kemajuan Papua Perlu Dibarengi Penguatan Dialog dan Perlindungan Warga Sipil ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2 Podcast Halimah Munawir Tembus 200 Ribu Penonton dalam Dua Bulan, Digelar Syukuran Bersama Awak Media Jelang Liburan Sekolah, Ada Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Wafat di Usia 86 Tahun Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

PERON

Volume Angkutan Barang KAI Tembus 69,7 Juta Ton Sepanjang 2025

badge-check


 Volume Angkutan Barang KAI Tembus 69,7 Juta Ton Sepanjang 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif angkutan barang sepanjang 2025 dengan total volume mencapai 69.791.691 ton. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 69.201.670 ton, menegaskan peran strategis kereta api sebagai tulang punggung logistik nasional.

Peningkatan volume tersebut didorong oleh layanan angkutan berbagai komoditas, meliputi retail, peti kemas, batu bara, semen klinker, bahan bakar minyak (BBM), pupuk, hasil perkebunan, serta komoditas lainnya. Ragam muatan ini mencerminkan kemampuan layanan angkutan barang KAI dalam mendukung kebutuhan sektor energi, industri, dan perdagangan antardaerah.

Dari keseluruhan volume angkutan barang tahun 2025, batu bara menjadi komoditas terbesar dengan total angkutan mencapai 57.522.994 ton atau sekitar 82,4 persen dari total angkutan barang KAI. Kontribusi tersebut berperan penting dalam menjaga pasokan energi bagi pembangkit listrik serta mendukung keandalan sistem kelistrikan di berbagai wilayah.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan angkutan barang menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terhadap transportasi berbasis rel yang andal dan terjadwal. Layanan ini dinilai mampu menjawab kebutuhan pengiriman komoditas dalam volume besar secara konsisten.

Lebih lanjut, Anne menjelaskan bahwa kelancaran distribusi angkutan barang melalui kereta api memberikan dampak luas bagi perekonomian.

“Pergerakan logistik yang stabil mendukung aktivitas industri, menjaga ketersediaan energi dan bahan baku, serta membantu efisiensi biaya distribusi dengan mengurangi beban lalu lintas jalan raya,” tambah Anne.

KAI terus memperkuat layanan angkutan barang melalui optimalisasi sarana, prasarana, serta pengelolaan operasional yang terintegrasi.

“Langkah ini diarahkan untuk memastikan angkutan barang kereta api tetap menjadi tulang punggung logistik nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun

13 Juni 2026 - 11:28 WIB

KAI Services Resmikan Mess Responsibility di Surabaya, Tingkatkan Kenyamanan Frontliner

13 Juni 2026 - 10:30 WIB

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

13 Juni 2026 - 10:26 WIB

Dirut KAI ke Prabowo Laporkan Telah Tutup 119 Perlintasan Sebidang Prioritas, Percepat Penanganan Titik Rawan Kecelakaan

13 Juni 2026 - 10:02 WIB

MRT Jakarta Tutup Sementara Stasiun Dukuh Atas dan Bundaran HI Dampak Unjuk Rasa

12 Juni 2026 - 17:50 WIB

Ada Demo di Jakarta, KAI Commuter Tebalkan Pengamanan di Sejumlah Stasiun KRL

12 Juni 2026 - 15:30 WIB

Progres Perpanjangan Peron Stasiun Bogor Capai 62,31 Persen

12 Juni 2026 - 14:00 WIB

Antisipasi Kemacetan ke Gambir, Seluruh KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

12 Juni 2026 - 13:51 WIB

Kemenhub Kebut Pembangunan Jaringan KA Nasional

12 Juni 2026 - 10:53 WIB

Trending di PERON