Menu ✖

Mode Gelap
Dwiki Dharmawan: Indonesia Tidak Kekurangan Talenta Musik Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan Catatan M. Mujiburrohman : Ketika Hutan Kehilangan Rumah, Kita Kehilangan Kemanusiaan  Ketika Hutan Dibakar, Satwa Kehilangan Tempat Tinggal IKN Diselimuti Kabut Asap, Istana Garuda Nyaris Tak Terlihat

Uncategorized

Catatan Halimah Munawir: Sehari Bersama Para Penyair Perempuan

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Sehari Bersama Para Penyair Perempuan Perbesar

Wartatran.com, BOGOR — Sehari penuh saya berkesempatan berada di tengah para penyair hebat dari berbagai daerah; Padang, Aceh, dan Medan. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Budaya HMA itu bukan sekadar agenda sastra biasa, melainkan ruang perjumpaan gagasan, pengalaman, dan kepekaan yang menyatu dalam bahasa puisi.

Rumah Budaya HMA siang itu terasa hidup. Setiap sudut dipenuhi percakapan hangat tentang sastra, budaya, kehidupan, dan berbagai persoalan kemanusiaan yang kemudian menjelma menjadi larik-larik puisi. Para penyair hadir dengan warna dan karakter masing-masing. Ada yang membacakan puisi dengan penuh penghayatan, ada yang mengisahkan perjalanan kreatifnya, dan ada pula yang berbagi pengalaman tentang bagaimana kata-kata mampu menjadi jembatan antarbangsa dan antargenerasi.

Tema besar yang mengikat pertemuan ini adalah “Rangkai Kata Perempuan Dunia.” Sebuah tema yang membuka ruang luas untuk berbicara tentang perempuan dari berbagai perspektif; sebagai ibu, pejuang, pemimpin, inspirasi, sekaligus penjaga nilai-nilai kemanusiaan. Dari tema itu lahir beragam tafsir yang memperkaya diskusi dan pembacaan karya sepanjang kegiatan.

Saya menyaksikan bagaimana para penyair merangkai kata dengan cara yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama: menghadirkan suara yang jujur tentang kehidupan. Ada puisi yang mengangkat keteguhan perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Ada pula yang berbicara tentang cinta, pengorbanan, harapan, dan perjuangan yang sering kali luput dari perhatian.

Yang paling berkesan bukan hanya karya-karya yang dibacakan, melainkan suasana kebersamaan yang tercipta. Tidak ada sekat antara senior dan generasi muda. Semua larut dalam dialog yang saling menghargai. Sastra menjadi bahasa bersama yang menyatukan perbedaan latar belakang dan pengalaman.

Bagi saya, sehari di Rumah Budaya HMA adalah perjalanan batin yang kaya makna. Saya belajar bahwa puisi bukan sekadar rangkaian kata indah, melainkan cermin kehidupan yang mampu merekam denyut zaman. Dari para penyair Padang, Aceh, dan Medan, saya melihat bagaimana kata-kata dapat menjadi ruang pertemuan budaya, sekaligus medium untuk menyampaikan suara kemanusiaan.

Ketika senja mulai turun dan kegiatan berakhir, yang tersisa bukan hanya dokumentasi acara atau kumpulan puisi yang telah dibacakan. Yang tinggal adalah kenangan tentang perjumpaan, percakapan, dan semangat untuk terus merawat sastra sebagai bagian dari kehidupan. Sehari bersama para penyair di Rumah Budaya HMA menjadi pengalaman yang penuh cerita dan warna, sebuah momen yang mengingatkan bahwa kata-kata masih memiliki kekuatan untuk menyatukan, dan mengabadikan makna.***

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Indonesia Raih Kenaikan Kuota Tuna Sirip Biru Selatan 25 Persen, Jadi 1.670 Ton per Tahun

12 Oktober 2026 - 14:21 WIB

KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG

10 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP

8 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

6 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Alutsista Indonesia Makin Modern: Rafale, A400M, Scorpene hingga Kapal Induk Pertama Perkuat Pertahanan Nasional

5 Oktober 2026 - 20:21 WIB

760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026, Perjalanan Wisata Antarkota Terus Tumbuh

4 Oktober 2026 - 14:05 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

Trending di Uncategorized