Menu ✖

Mode Gelap
Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030 Dampak Karhutla, 3 Laga Bola Isenmulang Pindah Lokasi Menembus Bukit Sejak Zaman Kolonial, Ini 10 Terowongan Kereta Api Tertua Hingga September, Penumpang Transjakarta-MRT-LRT Jakarta Tembus 368,4 Juta MRA Indonesia–Portugal Buka Peluang Awak Kapal Perikanan Indonesia Bekerja di Level Global KAI Layani 394 Juta Pelanggan, Integrasi Kereta dan Transportasi Kota Makin Luas

ANJUNGAN

Cuaca Ekstrem di Utara Papua, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan

badge-check


 Cuaca ekstrem di utara Papua Perbesar

Cuaca ekstrem di utara Papua

Wartatrans.com, BIAK – Cuaca ekstrem yang masih melanda perairan utara Papua, membuat PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat memastikan keselamatan dan keberlanjutan layanan.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengalihkan pelayanan KMP Mamberamo Foja menuju Pelabuhan Kosonaweja, setelah sebelumnya kapal berlindung di Pelabuhan Teba.

Keputusan ini diambil berdasarkan kondisi lapangan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan operasional secara normal.

Saat berada di Teba, kapal menghadapi gelombang mencapai 4 meter dengan kecepatan angin hingga 40 knots.

Melalui koordinasi intensif bersama BPTD dan UPP Pelabuhan Teba, diputuskan bahwa pengalihan pelayanan menjadi opsi paling aman, mengingat keterbatasan logistik dan ketersediaan air tawar di lokasi tersebut.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari mitigasi risiko yang terukur.

“Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu, kami harus adaptif. Keputusan pengalihan ini diambil agar aspek keselamatan tetap terjaga sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ungkap Windy, Senin (13/4/2026).

Saat ini, KMP Mamberamo Foja masih dalam pelayaran menuju Pelabuhan Kosonaweja dengan jarak tempuh sekitar 83 mil laut atau estimasi waktu pelayaran selama dua hari.

Dalam perjalanan tersebut, kapal tetap menjalankan kewajiban layanan dengan singgah di Pelabuhan Bagusa dan Trimuris sebagai bagian dari kontrak trip bersubsidi.

Penyesuaian ini dilakukan agar dampak gangguan akibat cuaca buruk dapat diminimalkan tanpa mengurangi akses layanan kepada masyarakat secara signifikan.

General Manager ASDP Cabang Biak Windra Soelistiawan memastikan seluruh penumpang dalam kondisi aman dan terkendali.

“Seluruh penumpang dalam kondisi sehat. Service recovery terus berjalan, termasuk pemenuhan logistik dan ketersediaan obat-obatan di atas kapal,” ujarnya.

Di atas kapal, awak terus menjaga kualitas pelayanan dengan memastikan distribusi makanan dan minuman berjalan lancar serta menjaga komunikasi intensif dengan penumpang.

Informasi disampaikan secara berkala guna memberikan kepastian di tengah kondisi cuaca yang dinamis.

Mayoritas penumpang diketahui memiliki tujuan akhir di Kosonaweja. Namun demikian, ASDP tetap memastikan pelayanan berlanjut bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke Biak, dengan imbauan agar tiket tetap disimpan sebagai bukti perjalanan.

Sepanjang tahun 2025, KMP Mamberamo Foja telah melayani 13.083 penumpang, 282 kendaraan campuran, serta mengangkut sekitar 5.730 ton muatan curah.

“Capaian ini menegaskan peran vital kapal dalam mendukung konektivitas dan distribusi logistik di wilayah timur Indonesia,” katanya.

Berdasarkan peringatan dini dari BMKG Maritim Jayapura untuk periode 11–14 April 2026, potensi kecepatan angin kencang 20–25 knots diperkirakan terjadi di Perairan Selatan dan Utara Serui serta Perairan Sarmi–Mamberamo.

Kondisi ini berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal ferry apabila kecepatan angin melebihi 21 knots dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

ASDP terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta memantau perkembangan cuaca secara intensif sebelum kembali mengoperasikan pelayaran secara normal.

Operasional kapal akan dijalankan kembali setelah kondisi dinyatakan aman oleh otoritas berwenang, sebagai wujud komitmen ASDP dalam menghadirkan layanan penyeberangan yang selamat, andal, dan berkelanjutan. (omy)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

22 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Bebas Pungli, IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

21 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan 11 Penumpang Korban Kebakaran KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Pascainsiden KMP Batumandi, ASDP Pastikan Layanan Dermaga Express 1 Pelabuhan Merak Kembali Normal

21 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Menhub Dudy Instruksikan Langkah Penanganan Lebih Lanjut pada Penumpang KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 13:49 WIB

ASDP Pastikan Pendampingan Penumpang Berlanjut Pascainsiden KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Kerahkan Kekuatan Armada untuk Tangani Kebakaran KMP Batumandi di Selat Sunda

20 Oktober 2026 - 23:01 WIB

ASDP Utamakan Keselamatan, Berhasil Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi

20 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Kemenhub Perkuat Layanan Kepelabuhanan di Kupang

20 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Trending di ANJUNGAN