Menu

Mode Gelap
Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional Delegasi Rimba Raya Apresiasi Kehadiran Raja Linge pada Hari Damai Aceh ke-21: Gayo adalah Marwah Aceh Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dua Orang Meninggal dan Sejumlah Bangunan Rusak Presiden Prabowo: Pemerintah telah Jalankan 121 Kebijakan Transformatif

RAGAM

Delegasi Rimba Raya Apresiasi Kehadiran Raja Linge pada Hari Damai Aceh ke-21: Gayo adalah Marwah Aceh

badge-check


 Delegasi Rimba Raya Apresiasi Kehadiran Raja Linge pada Hari Damai Aceh ke-21: Gayo adalah Marwah Aceh Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH — Kehadiran Raja Linge ke-XXI, Juhursyah, bersama jajaran Pasak Opat Negeri Linge dalam peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), mendapat apresiasi dari Delegasi Radio Rimba Raya di Jakarta.

Delegasi Rimba Raya yang terdiri dari Putra Gara, Salman Yoga, Fikar W. Eda, Zuhri Gayo, Ikmal Gopi dan Irmansyah menilai kehadiran pimpinan adat Gayo tersebut bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi menjadi simbol penting bahwa adat dan sejarah Gayo memiliki tempat dalam menjaga marwah perdamaian Aceh.

Momen tersebut terasa semakin istimewa karena peringatan Damai Aceh tahun ini memasuki usia ke-XXI, bersamaan dengan kepemimpinan Raja Linge ke-XXI.

“Kami mengapresiasi kehadiran Raja Linge dalam momentum Hari Damai Aceh ke-21. Ini bukan sekadar pertemuan seremonial, tetapi sebuah pesan bahwa Gayo adalah bagian penting dari marwah Aceh,” ujar Putra Gara, perwakilan Delegasi Rimba Raya.

Menurutnya, sejarah Aceh menunjukkan bahwa kekuatan Aceh tidak hanya dibangun melalui politik dan perjuangan bersenjata, tetapi juga melalui adat, budaya, persatuan dan kontribusi masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk Tanah Gayo.

Delegasi Rimba Raya

Radio Rimba Raya sendiri menjadi salah satu bukti penting peran Gayo dalam sejarah perjuangan Aceh.

Delegasi Rimba Raya menilai semangat tersebut relevan untuk terus dirawat dalam konteks Aceh hari ini. Perdamaian yang telah diperjuangkan harus menjadi ruang bersama untuk membangun kesejahteraan, memperkuat persatuan, serta menjaga identitas dan adat masing-masing wilayah.

“Gayo adalah marwah Aceh. Karena itu, bingkai kesatuan Aceh harus menjadi sesuatu yang lebih utama dari apa pun. Perbedaan jangan menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Aceh bersama,” kata Gara lagi.

Sebelumnya, Raja Linge ke-XXI Juhursyah juga mengajak masyarakat Gayo menjadikan semangat MoU Helsinki sebagai landasan membangun Aceh yang adil, bermartabat dan penuh harapan.

“Damai ini bukan hadiah. Damai ini hasil perjuangan panjang. Tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan kerja, dengan gotong royong, dan dengan menjaga adat,” ujar Juhursyah.

Bagi Delegasi Rimba Raya, pesan tersebut sejalan dengan nilai yang diwariskan sejarah Radio Rimba Raya: bahwa ketika Aceh bersatu, suara dari Gayo dapat menjadi suara yang memiliki arti jauh melampaui batas daerah.

Karena itu, momentum Hari Damai Aceh ke-21 pada 15 Agustus 2926 ini diharapkan tidak hanya menjadi peringatan sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa masa depan Aceh harus dibangun bersama dengan menghormati adat, sejarah, persaudaraan dan kebersamaan seluruh masyarakat Aceh.*** (Jasa)

Baca Lainnya

IPC TPK Salurkan 4 Gerobak Sampah, Perkuat Kepedulian Lingkungan di Palembang

15 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Doa Bersama 21 Tahun Perjanjian Damai, Masjid Raya dibanjiri Rakyat Aceh

14 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Presiden GPAB: Jika Data Mentan Tidak Utuh, Amran Harus Minta Maaf kepada Rakyat Aceh

14 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Perankan Tan Malaka, Tanta Ginting Temukan Banyak Sisi yang Belum Banyak Diketahui

14 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Catatan Iwan Piliang: Ketika Era Kolusi Memasuki Senja

14 Agustus 2026 - 21:42 WIB

KKP dan Turki Perkuat Akses Ekspor, Tujuh Pengolah Ikan Jalani Inspeksi

14 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Gak jadi Satu Rupiah! Tarif Transportasi Umum DKI Jakarta Rp8 pada HUT ke-81 RI

14 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Doorprize Umrah bagi Pelanggan Setia FIFGROUP di Hajatan Cabang Syariah 2026

14 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Semarak HUT RI, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Kolaborasi

14 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Trending di BANDARA