Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

KABIN

Ditjen Hubud Gelar Workshop Kerja Sama Luar Negeri

badge-check


 Workshop Ditjen Hubud Perbesar

Workshop Ditjen Hubud

BT, BALI – Ditengah dinamika globalisasi dan keterbukaan dunia saat ini, peran diplomasi dan kerja sama luar negeri bidang transportasi udara semakin krusial untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kancah penerbangan sipil internasional.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo menyampaikannya di sela membuka secara daring acara Workshop Teknis Diplomasi dan Kerja Sama Luar Negeri Tahun 2025, 5-6 November 2025 di Bali.

“Diplomasi di bidang transportasi udara tidak hanya berkaitan dengan aspek politik luar negeri, tetapi juga menyentuh kepentingan ekonomi, keselamatan penerbangan, serta penguatan kapasitas nasional. Melalui berbagai perjanjian bilateral, regional, dan multilateral, Indonesia berupaya membangun kepercayaan, membuka akses pasar dan peluang investasi, serta memastikan penerbangan nasional dapat beroperasi secara aman, selamat, dan kompetitif di tingkat global,” urai Achmad.

Untuk itu sebagai upaya tindak lanjut dari tantangan tersebut maka perlu memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam hal kemampuan diplomasi dan negosiasi aparatur di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (ditjen hubud).

“Diplomasi yang efektif bukan hanya soal kemampuan berbicara di meja perundingan, tetapi juga tentang memahami kepentingan nasional, membangun jejaring, dan menjaga citra Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan diplomasi menjadi kunci dalam memperjuangkan kepentingan nasional di forum internasional.

“Melalui kerja sama internasional, kita dapat membangun kepercayaan, membuka peluang investasi, serta memperkuat posisi Indonesia di dunia penerbangan global,” kata dia.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Luar Negeri yang berbagi pengalaman dalam bidang diplomasi dan kerja sama luar negeri.

Hadir sebagai peserta perwakilan dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I-X, direktorat teknis, balai dan bagian di lingkungan Ditjen Hubud serta beberapa Unit Penyelenggara Bandar Udara.

Ditjen Hubud berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas pegawai dan memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama penerbangan internasional

“Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas wawasan mengenai dinamika hubungan internasional di sektor penerbangan sipil dan semangat mempelajari simulasi atau praktek yang disampaikan narasumber,” tutupnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara

2 Juli 2026 - 21:04 WIB

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Balinggama, Papua Pegunungan, Pilot Meninggal Dunia

2 Juli 2026 - 16:21 WIB

Citilink Buka 5 Rute Baru Hubungkan Kalimantan, Yogya, dan Batam

1 Juli 2026 - 14:43 WIB

Kemenhub Dorong Percepatan Persiapan Reaktivasi Bandara Husein Bandung

1 Juli 2026 - 09:06 WIB

Buka Munas IABI, Dirjen Hubud Tekankan Pentingnya Penguatan SDM Ahli Bandar Udara

28 Juni 2026 - 15:32 WIB

Kemenhub Siapkan Formula Baru Tarif Tiket Pesawat, Berlaku Saat Harga Avtur Stabil

27 Juni 2026 - 08:56 WIB

3 Maskapai Siap Terbangkan Jemaah Umrah dari Terminal 2F Bandara Soetta, 1 Juli

27 Juni 2026 - 05:11 WIB

Citilink dan Amar Bank Kolaborasi Strategis

23 Juni 2026 - 16:44 WIB

Selain Ada Stimulus Transportasi Libur Sekolah, Pemerintah juga Siapkan untuk Nataru

23 Juni 2026 - 12:33 WIB

Permintaan Terbang Meningkat, AirAsia Siapkan Pemulihan Penuh

23 Juni 2026 - 07:05 WIB

Trending di EKOBIS