Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Perkuat Keselamatan Transportasi, Anggaran Rp32,93 Triliun, KNKT hingga Investigasi Virgo Jaja Mihardja Mengidolakan Almarhum Bing Slamet  Dari Sabut Kelapa ke Harapan Baru, Iga Rangkul Anak Putus Sekolah PT Bumi Flora Aceh Timur Memanas! Kantor dan Alat Berat Diduga Dibakar Massa HUT ke-81 KAI, Daop 1 Jakarta Usung Semangat “Semakin Melayani”, Angkutan Penumpang Tumbuh 6 Persen dan Barang 20 Persen Presiden Prabowo Perangi Korupsi, Dua Tahun Pemerintahan: 118 Tersangka Ditetapkan KPK

SENI BUDAYA

Grup Musik ‘Dua’ Beranggotanan Naila dan Dhimas Rilis Anthem Gen Z Bertitel ‘Let Go’ Diproduser Ady Ex Naff

badge-check


 Grup Musik ‘Dua’ Beranggotanan Naila dan Dhimas Rilis Anthem Gen Z Bertitel ‘Let Go’ Diproduser Ady Ex Naff Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG — Grup musik Dua yang digawangi Naila (vokal/komposer) dan Dhimas (gitar/komposer) baru-baru ini meluncurkan single bertitel ‘Let Go’, anthem Gen Z yang diproduseri Ady mantan vokalis Naff. Single terbaru terbaik ini persembahan dari label Adyctivity, sudah tersedia di semua platform musik.

Mengenai seputar sungle terbaru ini, Ady, Naila, dan Dhimas sampaikan di program KOPI (Komentar Orang Pilihan Indonesia) bersama Bois Famous Maker saat ditemui di studio Adyctivity yang berlokasi di Jalan Wiwaha No. 8, Padasuka, Cimenyan, Kota Bandung.

“Aku berharap single terbaru ini bisa menembus telinga dan hati masyarakat musik tanah air, terutama Gen Z,” papar Naila kelahiran Bandung, 10 Januari 2006 yang saat ini tercatat sebagai mahasiswi semester 5 Jurusan Desain Komunikasi Visual Kampus Binus Jakarta itu.

Menurut anak perempuan satu-satunya dari pelantun ‘Akhirnya Ku Menemukanmu’ itu, single ‘Let Go’ ini merupakan kolaborasi terbaik project single bersama sang ayah. Sebelumnya ia bersama Ady pernah merilis single ‘Kesini Dekat Dekat’ ditahun 2025 yang tembus ratusan ribu views di YouTube.

Single ‘Let Go’ merupakan racikan dari Naila selaku song writer dengan kandungan isi pesan yang sangat relatable. Lagu ini merangkum sebuah kesadaran reflektif: mengajak kita harus membuang air mata, menyesal, dan peduli pada seseorang yang sama sekali tidak pantas mendapatkannya.

kemudian dikemas lewat balutan notasi Dhimas dengan mengusung pandangannya pada titik emosi tertinggi. ‘Let Go’ menjadi sebuah anthem elegan bagi siapa saja yang sedang berproses untuk merelakan, menghargai diri sendiri, dan melangkah maju.

“Grup musik ‘Dua’ menyuguhkan sesuatu yang berbeda, dengan karakter yang khas. Baik dari sisi musik dan lirik. Single ‘Let Go’ selain menembus telinga dan hati, juga menjadi new spirit,” ungkap Dhimas, kelahiran Bandung 22 September 2000 yang merupakan alumni Seni Musik Kampus Unpas Bandung, Angkatan 2019 itu.

Untuk penggarapan music video single ‘Let Go’, syuting berlangsung di KL, Malaysia. Dengan konsep flavor traveling, yang disesuaikan dengan rasa single yang enerjik.

“Syuting klip berlokasi di luar Indonesia, ini juga bagian dari visi bermusik ‘Dua’ untuk membidik market internasional. Selain lagu ini berlirik inggris, untuk visual juga menjadi bagian penting di single ‘Let Go’. Saya selaku produser single juga sebagai video maker untuk lagu ini, bertanggung jawab atas karya musik ‘Dua’ secara utuh,” urai Ady.

Menurutnya, ‘Dua’ lewat single ‘Let Go’ menjadi sebuah karya yang Ikonik di kalangan gen Z. Mereka punya kemampuan bakat masing-masing yang disatukan dalam membentuk ‘Dua’.

Selain itu, ‘Dua’ itu anomali dengan produk sejenis. Terutama aransemen musik, keunikan lirik dan vokal yang berkarakter. Ditambah kemampuan Naila menggubah lagu dan Dhimas dalam memproduksi musik.

Hal senada juga disampaikan Bois Famous Maker selaku pengamat dan pelaku musik industri. Ia menilai ‘Dua’ ini produk musik yang representasi kalangan Gen Z. Ady seorang musikus ternama Indonesia selaku produser single ‘Let Go’ punya peran penting terutama dalam mengimbangi kolaborasi dengan Naila dan Dhimas.

“Ady selaku produser ‘Dua’ dengan single terbaru ‘Let Go’ yang dirilis label musik Adyctivity, berhasil menghadirkan produk musik komersil secara audio dan visual (music video) ke masyarakat musik tanah air dengan membidik market intenasional lewat lirik Inggris. Single ini pantas diapresiasi dan dikoleksi lewat platform musik,” pungkas Bois Famous Maker.*** (Byl)

Baca Lainnya

Jaja Mihardja Mengidolakan Almarhum Bing Slamet 

29 September 2026 - 03:02 WIB

Ranni Pancarani Bikin Murid 50-an Berani Nyanyi Live, Bukan Karaoke!

28 September 2026 - 14:08 WIB

Museum Bing Slamet Terwujud, Adi Bing Slamet Justru Menangis Kenang Sang Kakak

28 September 2026 - 13:02 WIB

Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum

28 September 2026 - 11:47 WIB

Dica Melo Drum Competition 2026. Lahirkan Talenta Drumer Cilik, Usia 5 Tahun Sabet Best of the Best

27 September 2026 - 05:23 WIB

Surat Tak Digubris Gubernur, Seniman Jakarta Gelar Aksi Damai “Baca Puisi di Balai Kota”

26 September 2026 - 21:45 WIB

Dua Koper Jimmy Silaen Membaca Wajah Kota: Antara Pembangunan dan Rumah yang Dipertahankan

24 September 2026 - 19:11 WIB

IMAJINESIA: Ketika Berita Menjadi Seni, Membayangkan Indonesia di Masa Depan

24 September 2026 - 10:39 WIB

The Orion Bangkit dengan “Formasi Keramat”, Bidik Panggung Musik Indonesia

24 September 2026 - 08:43 WIB

Infotainment Awards 2026: Ketika Popularitas, Fandom dan Media Sosial Menentukan Siapa yang Jadi Bintang

23 September 2026 - 13:44 WIB

Trending di RAGAM