Wartatrans.com, JAKARTA – Setelah empat tahun membuka sekolah vokal dengan label Ranni Academy, Ranni Pancarani, Penyanyi yang beken dengan lagu Mandarin baru berani serius bisnis sekolah vokal.
“Setelah empat tahun berjalan, saya baru sekarang berani total bisnis sekolah vokal. Selama ini ada keraguan, bisa berkembang nggak ya sekolah vokal yang mengkhususkan diri bahasa Tiongkok. Tapi sejak 4 bulan lalu saya membuka di Kelapa Gading, muridnya terus bertambah membuat saya yakin,” ujar Ranni usai menggelar acara Golden Voice Gathering di Restoran Golden Leaf Kelapa Gading Jakarta Utara. Minggu ( 27/9/2026)
Ranni mengungkapan soal event Golden Voice Gathering, ujian bagi siswa Ranni Academy untuk tampil diatas panggung layaknya ajang festival nyanyi, karena menghadirkan komentator dari berbagi bidang seperti Obbie Messakh dari pencipta lagu,Ranni dari pengajar
sebelum diberikan sertifikat setelah menempuh pendidikan selama empat bulan.
“Pemberian sertifikat sebagai bukti kalau mereka telah mengikuti kursus vokal di Ranni Acadamy. Nah, sebelum diberikan sertifikat kami memandang perlu ada semacam uji nyali. Untuk itu saya hadirkan juri untuk membedakan nilai. Yang dinilai soal vokal, penampilan serta kostum yang dikenakan,” ujar Ranni Pancarani.
Ada yang menarik dari cara Ranni Pancarani mengajarkan vokal. Bukan sekadar melatih suara, penyanyi sekaligus guru vokal ini berhasil membuat murid-muridnya yang mayoritas berusia 40 tahun ke atas berani naik panggung dan bernyanyi live.
Dari sekitar 40 murid, awalnya hanya sembilan orang yang berani tampil. Namun karena melihat teman-temannya, jumlah peserta akhirnya bertambah menjadi 23 orang.
“Mereka awalnya benar-benar nggak bisa nyanyi, apalagi naik panggung. Ini pertama kali mereka tampil malam hari. Dan mereka nyanyi bukan pakai minus one atau karaoke, tapi benar-benar live pakai keyboard,” ujar Ranni.
Bagi Ranni, keberanian tampil menjadi salah satu bukti keberhasilan metode latihan yang diterapkannya selama tiga hingga empat bulan.
Yang menarik, Ranni justru mengaku lebih menikmati mengajar murid berusia matang dibandingkan anak muda.
“Awalnya saya takut, bisa nggak mengajar orang yang usianya 50 tahun ke atas karena vokalnya sudah terbentuk. Ternyata saya malah lebih senang. Tantangannya seru,” katanya.
Menurut Ranni, aktivitas bernyanyi juga menjadi cara menyenangkan bagi orang dewasa untuk mengisi waktu.
“Daripada mikirin politik, mikirin harga naik apa, olahraga, nyanyi. Nyanyi itu happy,” ucapnya.
Metode Ranni bahkan mulai menarik murid dari luar kota. Ada yang datang dari Salatiga, Medan hingga Batam. Ia mengaku belum membuka cabang dan meminta calon murid datang langsung ke tempatnya belajar.
Tak hanya orang dewasa, Ranni juga membina remaja. Salah satunya siswa berusia 16 tahun dari Semarang yang disebut telah dua kali meraih juara dan kini mempersiapkan diri mengikuti kompetisi di Beijing dan Kuala Lumpur.
Bagi Ranni, keberhasilan para murid menjadi motivasi untuk terus mengembangkan dirinya sebagai guru vokal.
“Saya merasa sekarang waktunya naik level. Bukan hanya sebagai penyanyi, tapi juga sebagai guru vokal,” tuturnya.*** (Byl)
Berikut nama siswa/siswi Ranni Academy:
Nama Lengkap
1. VINA
2. TINTIN KARTINI
3. HARRY CHANDRA
4. AYIN MITRA
5. KWE LAN
6. WIHADI SUNITO
7. WENNY VERANY
8. LENNY WIDJAJA
9. LYDIA LANNY
10. SENDRI SURIADI
11. YENTY
12. CHRISTINE KRISTISIUL
13. WIRNI NG
14. HERAWAN RUSLI
15. FRIDA
16. MARGARETH
17. ASNI LYSA
18. MONA
19. LYSA TANGKULUNG
20. IE INA SUSANTI
21. AYGA
22. RACHEL FENNY
23. ENDANG


























