Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Perkuat Keselamatan Transportasi, Anggaran Rp32,93 Triliun, KNKT hingga Investigasi Virgo Jaja Mihardja Mengidolakan Almarhum Bing Slamet  Dari Sabut Kelapa ke Harapan Baru, Iga Rangkul Anak Putus Sekolah PT Bumi Flora Aceh Timur Memanas! Kantor dan Alat Berat Diduga Dibakar Massa HUT ke-81 KAI, Daop 1 Jakarta Usung Semangat “Semakin Melayani”, Angkutan Penumpang Tumbuh 6 Persen dan Barang 20 Persen Presiden Prabowo Perangi Korupsi, Dua Tahun Pemerintahan: 118 Tersangka Ditetapkan KPK

SENI BUDAYA

Museum Bing Slamet Terwujud, Adi Bing Slamet Justru Menangis Kenang Sang Kakak

badge-check


 Museum Bing Slamet Terwujud, Adi Bing Slamet Justru Menangis Kenang Sang Kakak Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Peresmian Museum Bing Slamet di kawasan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Minggu (27/9/2026), seharusnya menjadi hari penuh kebahagiaan bagi keluarga besar Bing Slamet.

Namun, kebahagiaan itu bercampur duka. Beberapa hari sebelum museum yang menjadi impian keluarga tersebut diresmikan, Iwansyah Bing Slamet, kakak kandung Adi Bing Slamet dan anak keenam almarhum Bing Slamet, meninggal dunia.

Bagi keluarga, kepergian Iwansyah terasa begitu berat. Sebab, almarhum merupakan salah satu sosok yang paling bersemangat dalam mewujudkan Museum Bing Slamet.

Gagasan pendirian museum ini memang telah lama menjadi mimpi keluarga besar Bing Slamet, khususnya Adi Bing Slamet. Mimpi tersebut kemudian disampaikan kepada Kementerian Kebudayaan RI dan mendapat sambutan hingga akhirnya rumah peninggalan sang maestro tersebut ditata menjadi museum.

Dalam sambutannya mewakili keluarga besar Bing Slamet, Adi mengungkapkan rasa syukur sekaligus kesedihannya.

“Kami bersyukur pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kebudayaan, telah mewujudkan mimpi keluarga Bing Slamet. Namun, di tengah kebahagiaan kami juga bersedih. Karena beberapa hari lalu kakak saya, Iwansyah Bing Slamet, meninggal dunia,” ujar Adi.

Suasana haru langsung terasa ketika Adi mengenang sang kakak. Ia meminta seluruh tamu yang hadir untuk mendoakan almarhum.

“Padahal almarhum paling bersemangat dengan peresmian museum kebanggaan kami ini. Mohon keikhlasan bapak dan ibu yang hadir untuk mendoakan almarhum, agar segala dosanya diampuni dan diterima di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Adi pun tak kuasa menahan tangis. Dengan suara bergetar, ia menceritakan bagaimana dirinya bersama Iwansyah selama ini bahu-membahu memperjuangkan terwujudnya museum yang didedikasikan untuk sang ayah, Bing Slamet.

Air mata Adi semakin deras ketika mengingat bahwa sang kakak sebenarnya telah menyiapkan sejumlah gagasan agar peresmian museum berlangsung lebih semarak.

“Padahal untuk pembukaan, almarhum punya gagasan agar pembukaan lebih semarak. Namun sebelum peresmian, Bang Iwansyah meninggalkan kita semua,” kata Adi sambil sesenggukan.

“Ya Allah, ampunilah dosa kakak saya,” lanjutnya lirih.

Meski Iwansyah tidak sempat menyaksikan langsung hari bersejarah tersebut, Adi meyakini sang kakak tetap akan merasa bahagia melihat impian keluarga akhirnya terwujud.

“Saya yakin almarhum bangga dan bahagia melihat peresmian museum atas nama Papah ini,” ujar Adi sembari mengusap air matanya dengan tisu.

Museum Bing Slamet kini menjadi penanda perjalanan panjang sang maestro dalam dunia musik, film dan lawak. Lebih dari sekadar tempat menyimpan memorabilia, museum tersebut juga menjadi ruang untuk mengenang keluarga, sahabat, serta para seniman yang pernah menjadikan rumah Bing Slamet sebagai tempat berkumpul dan bertukar gagasan.

Bagi keluarga Bing Slamet, peresmian museum tersebut akhirnya menjadi dua hal sekaligus: perayaan atas terwujudnya sebuah mimpi dan penghormatan terakhir kepada seorang kakak yang ikut memperjuangkannya.

Museum itu pun kini bukan hanya menyimpan cerita tentang Bing Slamet, tetapi juga menyimpan kenangan tentang perjuangan keluarga di balik berdirinya museum tersebut.*** (Byl)

Baca Lainnya

Jaja Mihardja Mengidolakan Almarhum Bing Slamet 

29 September 2026 - 03:02 WIB

Grup Musik ‘Dua’ Beranggotanan Naila dan Dhimas Rilis Anthem Gen Z Bertitel ‘Let Go’ Diproduser Ady Ex Naff

28 September 2026 - 19:05 WIB

Ranni Pancarani Bikin Murid 50-an Berani Nyanyi Live, Bukan Karaoke!

28 September 2026 - 14:08 WIB

Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum

28 September 2026 - 11:47 WIB

Dica Melo Drum Competition 2026. Lahirkan Talenta Drumer Cilik, Usia 5 Tahun Sabet Best of the Best

27 September 2026 - 05:23 WIB

Surat Tak Digubris Gubernur, Seniman Jakarta Gelar Aksi Damai “Baca Puisi di Balai Kota”

26 September 2026 - 21:45 WIB

Dua Koper Jimmy Silaen Membaca Wajah Kota: Antara Pembangunan dan Rumah yang Dipertahankan

24 September 2026 - 19:11 WIB

IMAJINESIA: Ketika Berita Menjadi Seni, Membayangkan Indonesia di Masa Depan

24 September 2026 - 10:39 WIB

The Orion Bangkit dengan “Formasi Keramat”, Bidik Panggung Musik Indonesia

24 September 2026 - 08:43 WIB

Infotainment Awards 2026: Ketika Popularitas, Fandom dan Media Sosial Menentukan Siapa yang Jadi Bintang

23 September 2026 - 13:44 WIB

Trending di RAGAM