Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

RAGAM

Hanya Kijang “Mata Dewa 91” Mampu Tembus Nosar Pasca Banjir Bandang Takengon

badge-check


 Hanya Kijang “Mata Dewa 91” Mampu Tembus Nosar Pasca Banjir Bandang Takengon Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Pasca enam hari terjadinya bencana banjir bandang hidrometeorologi yang melanda wilayah Nosar, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, akses jalan menuju kampung tersebut masih terputus total. Dari puluhan kendaraan yang mencoba masuk, hanya satu kendaraan yang berhasil menerobos medan ekstrem pascabencana, yakni Toyota Kijang yang dikenal dengan nama “Mata Dewa 91”, dikemudikan oleh Junaidi Ariska.

Dalam perjalanan penuh risiko tersebut, Junaidi Ariska membawa hasil pertanian warga berupa bawang merah seberat 1 ton 200 kilogram dari Kampung Mude Nosar menuju Kota Takengon. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu ketahanan pangan masyarakat pascabencana, sekaligus agar hasil panen warga dapat dijual ke kota guna memenuhi kebutuhan pokok seperti beras dan logistik lainnya.

Sejak banjir bandang melanda, Kampung Nosar dan Mude Nosar terisolasi dari pusat kota. Tercatat terdapat sekitar 21 titik longsor di sepanjang jalur Takengon–Nosar. Titik-titik longsor tersebut tersebar mulai dari kawasan Hotel Renggali, One-One, Toweren, Kekil, Rawe, Kalang, hingga mencapai Kampung Mude Nosar. Kondisi jalan dipenuhi lumpur tebal, tanjakan terjal, dan badan jalan yang nyaris putus.

Si “Mata Dewa 91” siap menerobos jalan terjal.

Meski kendaraan yang digunakan bukan berpenggerak ganda (double gardan), Kijang Mata Dewa 91 berpenggerak 4×2 mampu menembus medan sulit tersebut. Tak hanya membawa hasil tani, kendaraan ini juga mengangkut bantuan berupa tenda dan logistik untuk warga terdampak banjir bandang.

Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk solidaritas nyata di tengah keterbatasan akses dan minimnya bantuan yang masuk ke wilayah terisolasi.

Di balik bencana ini, masyarakat meyakini tersimpan hikmah besar. Kampung Mude Nosar dikenal sebagai wilayah bersejarah, tempat bermukimnya tokoh agama besar yang disebut Syekh Utama, pendiri masjid awal di Takengon. Di kawasan ini juga terdapat makam Pangsebahi, dengan nama asli Khan, yang menjadi bagian penting dari sejarah awal kepemimpinan Takengon.

Warga berharap nilai sejarah dan status cagar budaya di wilayah Nosar dapat menjadi perhatian pemerintah dan pihak terkait, tidak hanya untuk pelestarian sejarah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangkitkan kembali marwah Nosar dan membantu masyarakat bangkit pascabencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Trending di PERISTIWA