Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, bersama Steffy Burase melanjutkan kunjungan silaturahmi ke Desa Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Usai melaksanakan salat Zuhur berjamaah di Masjid Arafah, keduanya berdialog langsung dengan masyarakat, Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Reje (Kepala Desa) Kala Segi, serta perangkat Desa Merodot untuk mendengarkan berbagai kebutuhan mendesak pascabencana longsor yang melanda wilayah tersebut.
Dalam pertemuan itu, Badan Kemakmuran Masjid Arafah menyampaikan harapan agar Irwandi Yusuf dan Steffy Burase dapat membantu pembangunan kembali sarana ibadah, khususnya tempat wudu dan kamar mandi masjid yang rusak akibat longsor pada 26 November 2025.

Menurut BKM, hingga kini jamaah masih mengalami kesulitan saat hendak berwudu maupun menggunakan fasilitas sanitasi, terutama saat pelaksanaan salat lima waktu dan Salat Jumat.
“Kami berharap bantuan pembangunan tempat wudu dan kamar mandi masjid dapat segera direalisasikan, karena fasilitas yang lama rusak terbawa longsor,” ujar perwakilan BKM Masjid Arafah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Irwandi Yusuf meminta agar seluruh kebutuhan yang paling mendesak segera didata secara rinci agar proses penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih cepat.
“Apa yang paling urgent agar segera dibuatkan daftarnya. Nanti disampaikan melalui rekan-rekan Relawan ARA (Aliansi Relawan Wilayah Tengah) yang mendampingi kami. Setelah daftar kebutuhan kami terima, kami akan mengupayakan agar bantuan bahan-bahan yang dibutuhkan bisa segera disalurkan,” kata Irwandi Yusuf.
Steffy Burase juga menyatakan dukungannya agar kebutuhan masyarakat dapat diprioritaskan sesuai tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa dilakukan secara bertahap.
Selain persoalan masjid, Reje Kala Segi turut menyampaikan kondisi wilayah yang hingga kini masih menyisakan dampak longsor besar pada akhir 2025. Menurutnya, penanganan bencana baru mencapai sekitar 60 persen, sementara aliran sungai yang berubah akibat longsor masih mengancam permukiman warga ketika hujan deras turun.
“Masyarakat masih trauma karena alur sungai sudah melebar dan belum mendapat penanganan maksimal. Kami berharap ada bantuan pemasangan bronjong agar aliran sungai lebih aman. Selain itu, beberapa desa juga masih membutuhkan hidram atau pompa air untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” ungkap Reje Kala Segi.
Di akhir pertemuan, Ketua Aliansi Relawan Wilayah Tengah (ARA), Yunadi, menegaskan pihaknya siap mengawal seluruh usulan masyarakat agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami akan menerima dan mengawal daftar kebutuhan masyarakat sesuai arahan Bapak Irwandi Yusuf. Terima kasih kepada Bapak Irwandi Yusuf dan Ibu Steffy yang telah hadir langsung mendengarkan keluhan warga. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kesembuhan yang sempurna kepada Bapak Irwandi Yusuf,” ujar Yunadi.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendengar langsung aspirasi masyarakat terdampak bencana sekaligus membuka peluang kolaborasi antara relawan dan berbagai pihak untuk membantu percepatan pemulihan fasilitas ibadah, infrastruktur, dan kebutuhan dasar masyarakat di Kecamatan Bintang.*** (Jasa)

























