Menu ✖

Mode Gelap
MRA Indonesia–Portugal Buka Peluang Awak Kapal Perikanan Indonesia Bekerja di Level Global KAI Layani 394 Juta Pelanggan, Integrasi Kereta dan Transportasi Kota Makin Luas KKP Catat Kinerja Positif, Produksi Perikanan Capai 26,25 Juta Ton Kereta Api Terhubung dengan LRT, BRT hingga Bandara, Ini Data Pelanggan KAI Group Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2 Suasana Panas Terjadi Saat Pembacaan Vonis Bupati Pati Non Aktif Sudewo

Uncategorized

Jaga Ekosistem dan Percepat Pembangunan Hutan Kota, Pemkab Bogor Tetapkan Hari Menanam

badge-check


 Jaga Ekosistem dan Percepat Pembangunan Hutan Kota, Pemkab Bogor Tetapkan Hari Menanam Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keberlangsungan ekosistem lingkungan melalui percepatan pembangunan hutan kota di seluruh wilayah.

Sejak diterbitkannya Instruksi Bupati Nomor: 100.4.4.2/910-DLH tentang Percepatan Program Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di Setiap Kecamatan yang ditandatangani pada 31 Desember 2025, atau dalam kurun waktu empat bulan terakhir, program ini berjalan secara masif dan terstruktur.

Hingga saat ini, capaian program tersebut telah menghasilkan pembangunan hutan kota seluas 156,44 hektare yang tersebar di seluruh Kabupaten Bogor, dengan jumlah pohon yang telah tertanam mencapai 45.152 pohon.

Untuk memastikan program penghijauan tidak berhenti dan terus berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menggulirkan program “Selasa Menanam” sebagai gerakan rutin penanaman pohon. Melalui program ini, kegiatan penanaman dilakukan secara konsisten setiap pekan sehingga jumlah pohon dan luasan hutan kota terus bertambah dari waktu ke waktu.

Kebijakan ini merupakan respons nyata terhadap tantangan perubahan iklim, sekaligus upaya memperkuat ketahanan lingkungan dan mengendalikan emisi karbon secara berkelanjutan. Instruksi tersebut disusun berdasarkan landasan hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Instrumen Nilai Ekonomi Karbon, serta hasil evaluasi pembangunan daerah tahun 2025.

Dalam pelaksanaannya, Bupati Bogor memberikan mandat kepada seluruh perangkat daerah. Sekretaris Daerah ditunjuk sebagai koordinator utama, Dinas Lingkungan Hidup berperan sebagai pendamping teknis dan evaluator lapangan, sementara para Camat bertanggung jawab menyediakan lahan minimal satu hektare hutan kota di wilayah masing-masing serta menggalang dukungan pendanaan melalui CSR/TJSL.

SKPD dan BUMD juga ditetapkan sebagai dinas pengampu untuk mendukung penyediaan bibit serta sarana prasarana.

Program penanaman dimulai pada Januari 2026, dengan puncak kegiatan Penanaman Serentak se-Kabupaten Bogor yang akan dilaksanakan pada 5 Juni 2026 bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Jenis pohon yang ditanam meliputi pohon cepat tumbuh, pohon endemik, serta pohon bernilai ekonomi dan konservasi.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa percepatan pembangunan hutan kota membutuhkan dukungan seluruh pihak, khususnya pemerintah kecamatan untuk memenuhi ketentuan minimal satu hektare per kecamatan.

“Jika lebih dari satu hektare, sangat baik. Sementara untuk desa atau kelurahan, minimal harus memiliki kawasan hijau sebagai bagian dari penguatan lingkungan,” ujarnya.

Bupati Bogor juga menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi mendatang.

“Apa yang kita tanam hari ini bukan untuk diri kita, tetapi untuk anak cucu kita. Tuhan menciptakan manusia setiap detik, tetapi dunia hanya satu kali. Kita mulai dari tanah yang kita pijak, Kabupaten Bogor, untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.*** (my)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober

19 Oktober 2026 - 10:09 WIB

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Indonesia Raih Kenaikan Kuota Tuna Sirip Biru Selatan 25 Persen, Jadi 1.670 Ton per Tahun

12 Oktober 2026 - 14:21 WIB

KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG

10 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP

8 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

6 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Alutsista Indonesia Makin Modern: Rafale, A400M, Scorpene hingga Kapal Induk Pertama Perkuat Pertahanan Nasional

5 Oktober 2026 - 20:21 WIB

760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026, Perjalanan Wisata Antarkota Terus Tumbuh

4 Oktober 2026 - 14:05 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Trending di Uncategorized