Menu

Mode Gelap
Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

JALUR

Jalan Mustapa DG. Bunga Rusak Parah Selama Dua Tahun, Warga Romang Polong Minta Pemkab Gowa Segera Bertindak

badge-check


 Jalan Mustapa DG. Bunga Rusak Parah Selama Dua Tahun, Warga Romang Polong Minta Pemkab Gowa Segera Bertindak Perbesar

Wartatrans.com, GOWA — Kerusakan jalan di Jalan Mustapa Dg. Bunga, tepat di samping Kantor Lurah Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, terus memicu keresahan warga. Meski sudah dua tahun berlalu sejak kerusakan terjadi, hingga kini belum ada perbaikan permanen dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Dendi, seorang warga menyebutkan kondisi jalan tersebut semakin membahayakan. Lubang besar yang tergenang air menjadi pemandangan sehari-hari. Saat hujan, air menutup seluruh permukaan jalan sehingga kedalaman lubang sulit terlihat. Situasi ini sering memicu kecelakaan tunggal, terlebih pada malam hari ketika penerangan jalan tidak memadai.

“Sudah banyak motor jatuh di sini, apalagi kalau hujan. Air menutupi lubang jadi orang tidak tahu mana yang dalam,” ujar Dendi, warga Romang Polong.

Keluhan dan laporan telah berulang kali disampaikan warga kepada pihak kelurahan dan kecamatan, namun belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah. Mereka berharap Pemkab Gowa segera turun tangan dan melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.

“Kerusakan jalan ini tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga memperlambat aktivitas perekonomian warga,” kata Dendi lagi.

Banyak pengendara terpaksa melambat drastis untuk menghindari lubang, sehingga mengganggu arus mobilitas masyarakat maupun pelaku usaha.

Warga Romang Polong kini mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan, menyediakan penanganan darurat, serta memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Setelah dua tahun kerusakan dibiarkan, mereka menilai pemerintah harus menghadirkan solusi cepat dan nyata.

Situasi ini menjadi pengingat bagi pihak terkait agar lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di Kabupaten Gowa, sebab keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab negara yang tidak boleh ditunda.*** (Ilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal 

4 Juli 2026 - 06:31 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

Gubernur Pramono Kaji Pembangunan Flyover di Pejompongan, Universitas Pancasila, dan Bintaro

3 Juli 2026 - 12:56 WIB

Trending di JALUR