Menu

Mode Gelap
KAI Services Naik Kelas, Raih Corporate Entrepreneurial Marketing Award 2026 Guruh Sukarno Putra Galang Dana untuk Anak Penyintas Kanker Lewat “Untuk Indonesia” KAI Gelar Groundbreaking Hunian Manggarai, Dekatkan Tempat Tinggal dengan Transportasi Publik Prihatin atas Sejumlah Kecelakaan Kapal, DPP INSA: Keselamatan Tanggung Jawab Bersama KMP Bontang Ekspress II Kebakaran di Dermaga Lanal Banyuwangi, Tak Ada Korban Jiwa Naga Kemuliaan di Tangan Tanah: Yoyo dan Rika Hidupkan Filosofi Borobudur melalui Lukisan Gerabah

JALUR

Jalan Mustapa DG. Bunga Rusak Parah Selama Dua Tahun, Warga Romang Polong Minta Pemkab Gowa Segera Bertindak

badge-check


 Jalan Mustapa DG. Bunga Rusak Parah Selama Dua Tahun, Warga Romang Polong Minta Pemkab Gowa Segera Bertindak Perbesar

Wartatrans.com, GOWA — Kerusakan jalan di Jalan Mustapa Dg. Bunga, tepat di samping Kantor Lurah Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, terus memicu keresahan warga. Meski sudah dua tahun berlalu sejak kerusakan terjadi, hingga kini belum ada perbaikan permanen dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Dendi, seorang warga menyebutkan kondisi jalan tersebut semakin membahayakan. Lubang besar yang tergenang air menjadi pemandangan sehari-hari. Saat hujan, air menutup seluruh permukaan jalan sehingga kedalaman lubang sulit terlihat. Situasi ini sering memicu kecelakaan tunggal, terlebih pada malam hari ketika penerangan jalan tidak memadai.

“Sudah banyak motor jatuh di sini, apalagi kalau hujan. Air menutupi lubang jadi orang tidak tahu mana yang dalam,” ujar Dendi, warga Romang Polong.

Keluhan dan laporan telah berulang kali disampaikan warga kepada pihak kelurahan dan kecamatan, namun belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah. Mereka berharap Pemkab Gowa segera turun tangan dan melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.

“Kerusakan jalan ini tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga memperlambat aktivitas perekonomian warga,” kata Dendi lagi.

Banyak pengendara terpaksa melambat drastis untuk menghindari lubang, sehingga mengganggu arus mobilitas masyarakat maupun pelaku usaha.

Warga Romang Polong kini mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan, menyediakan penanganan darurat, serta memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Setelah dua tahun kerusakan dibiarkan, mereka menilai pemerintah harus menghadirkan solusi cepat dan nyata.

Situasi ini menjadi pengingat bagi pihak terkait agar lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di Kabupaten Gowa, sebab keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab negara yang tidak boleh ditunda.*** (Ilo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Naik Kelas, Raih Corporate Entrepreneurial Marketing Award 2026

22 Agustus 2026 - 10:20 WIB

KAI Gelar Groundbreaking Hunian Manggarai, Dekatkan Tempat Tinggal dengan Transportasi Publik

21 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap

21 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

21 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Sinergi Galang Bantuan Bencana NTT

21 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera

21 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Saiful Bahri Sulaiman Siap Maju diajang Mubes PP Taman Iskandar Muda

21 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Jateng Darurat Korupsi, Kali Ini Rektor Unsoed Kena OTT KPK

21 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Posko Bersama Dibuka, Kemenhub-Pelindo-PELNI Perkuat Respons Kemanusiaan untuk NTT

21 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat, Pelindo dan IHC Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Balita dan Lansia

21 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di RAGAM