Menu ✖

Mode Gelap
Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan Kemenhub Optimistis Zero ODOL Dimulai 1 Januari 2027

JALUR

Jalan Mustapa DG. Bunga Rusak Parah Selama Dua Tahun, Warga Romang Polong Minta Pemkab Gowa Segera Bertindak

badge-check


 Jalan Mustapa DG. Bunga Rusak Parah Selama Dua Tahun, Warga Romang Polong Minta Pemkab Gowa Segera Bertindak Perbesar

Wartatrans.com, GOWA — Kerusakan jalan di Jalan Mustapa Dg. Bunga, tepat di samping Kantor Lurah Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, terus memicu keresahan warga. Meski sudah dua tahun berlalu sejak kerusakan terjadi, hingga kini belum ada perbaikan permanen dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Dendi, seorang warga menyebutkan kondisi jalan tersebut semakin membahayakan. Lubang besar yang tergenang air menjadi pemandangan sehari-hari. Saat hujan, air menutup seluruh permukaan jalan sehingga kedalaman lubang sulit terlihat. Situasi ini sering memicu kecelakaan tunggal, terlebih pada malam hari ketika penerangan jalan tidak memadai.

“Sudah banyak motor jatuh di sini, apalagi kalau hujan. Air menutupi lubang jadi orang tidak tahu mana yang dalam,” ujar Dendi, warga Romang Polong.

Keluhan dan laporan telah berulang kali disampaikan warga kepada pihak kelurahan dan kecamatan, namun belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah. Mereka berharap Pemkab Gowa segera turun tangan dan melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.

“Kerusakan jalan ini tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga memperlambat aktivitas perekonomian warga,” kata Dendi lagi.

Banyak pengendara terpaksa melambat drastis untuk menghindari lubang, sehingga mengganggu arus mobilitas masyarakat maupun pelaku usaha.

Warga Romang Polong kini mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan, menyediakan penanganan darurat, serta memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Setelah dua tahun kerusakan dibiarkan, mereka menilai pemerintah harus menghadirkan solusi cepat dan nyata.

Situasi ini menjadi pengingat bagi pihak terkait agar lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di Kabupaten Gowa, sebab keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab negara yang tidak boleh ditunda.*** (Ilo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo

13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan

13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan

13 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Kemenhub Optimistis Zero ODOL Dimulai 1 Januari 2027

13 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pembiayaan Elektrifikasi Transjakarta Rp5,07 Triliun

13 Oktober 2026 - 05:34 WIB

Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal

12 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Trending di RAGAM