Menu

Mode Gelap
Aksi Jujur Petugas Cleaning KAI Services Kembalikan Dompet Penumpang Tuai Pujian Netizen 5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026 10 Hari, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 20.335 Jemaah Umrah dari Terminal 2F 6 Maskapai Ajukan Buka Rute ini dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

JALUR

Jalan Mustapa DG. Bunga Rusak Parah Selama Dua Tahun, Warga Romang Polong Minta Pemkab Gowa Segera Bertindak

badge-check


 Jalan Mustapa DG. Bunga Rusak Parah Selama Dua Tahun, Warga Romang Polong Minta Pemkab Gowa Segera Bertindak Perbesar

Wartatrans.com, GOWA — Kerusakan jalan di Jalan Mustapa Dg. Bunga, tepat di samping Kantor Lurah Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, terus memicu keresahan warga. Meski sudah dua tahun berlalu sejak kerusakan terjadi, hingga kini belum ada perbaikan permanen dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Dendi, seorang warga menyebutkan kondisi jalan tersebut semakin membahayakan. Lubang besar yang tergenang air menjadi pemandangan sehari-hari. Saat hujan, air menutup seluruh permukaan jalan sehingga kedalaman lubang sulit terlihat. Situasi ini sering memicu kecelakaan tunggal, terlebih pada malam hari ketika penerangan jalan tidak memadai.

“Sudah banyak motor jatuh di sini, apalagi kalau hujan. Air menutupi lubang jadi orang tidak tahu mana yang dalam,” ujar Dendi, warga Romang Polong.

Keluhan dan laporan telah berulang kali disampaikan warga kepada pihak kelurahan dan kecamatan, namun belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah. Mereka berharap Pemkab Gowa segera turun tangan dan melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.

“Kerusakan jalan ini tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga memperlambat aktivitas perekonomian warga,” kata Dendi lagi.

Banyak pengendara terpaksa melambat drastis untuk menghindari lubang, sehingga mengganggu arus mobilitas masyarakat maupun pelaku usaha.

Warga Romang Polong kini mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan, menyediakan penanganan darurat, serta memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Setelah dua tahun kerusakan dibiarkan, mereka menilai pemerintah harus menghadirkan solusi cepat dan nyata.

Situasi ini menjadi pengingat bagi pihak terkait agar lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di Kabupaten Gowa, sebab keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab negara yang tidak boleh ditunda.*** (Ilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

13 Juli 2026 - 12:36 WIB

Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86

13 Juli 2026 - 12:15 WIB

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1 Miliar kepada Ahli Waris ABK yang Hilang di Laut

13 Juli 2026 - 11:34 WIB

40 Tahun Berpisah, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Angkatan 1986 Perkuat Silaturahmi dan Gagas Aksi Sosial

12 Juli 2026 - 21:57 WIB

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan

12 Juli 2026 - 15:01 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di RAGAM