Menu

Mode Gelap
Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026 Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, IPCM Teken Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara KKP Perkuat Pengawasan dan Ketertelusuran Perikanan Tuna, 87 Kapal Pelanggar Ditindak Aceh Diajak Kembali Menjadi Inspirasi Indonesia, Rafly Kande: Belajar dari Kejayaan Masa Lalu Halaman Jeda Gelar Refleksi Semangat Dasar Aceh untuk Indonesia

PERON

KA Logawa Layani 630.504 Pelanggan Sepanjang 2025, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Lintas Jawa

badge-check


 KA Logawa Layani 630.504 Pelanggan Sepanjang 2025, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Lintas Jawa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA Logawa melayani sebanyak 630.504 pelanggan sepanjang tahun 2025, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api jarak jauh kelas Ekonomi Premium sebagai moda transportasi andalan lintas wilayah di Pulau Jawa.

KA Logawa melayani relasi Purwokerto – Ketapang (Banyuwangi) / PP melalui lintas tengah dan timur Jawa, menjadikannya salah satu penghubung strategis antarkota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, baik untuk kebutuhan mobilitas harian, aktivitas ekonomi, maupun perjalanan wisata.

Sejak Februari 2025, relasi KA Logawa diperpanjang hingga Banyuwangi setelah sebelumnya berakhir di Jember. Perluasan relasi ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat konektivitas antardaerah, pemerataan pembangunan wilayah, serta pengembangan destinasi pariwisata nasional, khususnya di kawasan Jawa bagian timur.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kinerja KA Logawa menunjukkan peran nyata transportasi berbasis rel dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Jumlah pelanggan KA Logawa sepanjang 2025 menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menjangkau pusat-pusat produktif dan destinasi wisata. Layanan ini menghubungkan wilayah ekonomi, kawasan pendidikan, hingga destinasi unggulan pariwisata dalam satu koridor perjalanan yang terintegrasi,” ujar Anne.

Dalam satu kali perjalanan, KA Logawa melayani 19 stasiun, yaitu Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwosari, Madiun, Kertosono, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Probolinggo, Tanggul, Rambipuji, Jember, Kalibaru, Banyuwangi Kota, hingga Ketapang.

Dari sisi pariwisata, jalur KA Logawa melintasi wilayah dengan karakter ekonomi dan budaya yang beragam, mulai dari kawasan agraris dan pesisir Jawa Tengah, pusat kebudayaan Yogyakarta dan Solo, kota-kota penyangga ekonomi seperti Madiun dan Mojokerto, kawasan metropolitan Surabaya, hingga destinasi unggulan Jawa Timur bagian timur seperti Jember dan Banyuwangi yang dikenal dengan wisata alam, pantai, serta kawasan Gunung Ijen.

Akses transportasi publik berbasis rel yang terjadwal dan terjangkau ini mendukung pergerakan wisatawan nusantara, sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata berkelanjutan sebagaimana diarahkan dalam program pemerintah terkait pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024–2025, Jawa Tengah dan Jawa Timur termasuk provinsi dengan tingkat mobilitas penduduk antarkabupaten dan antarkota yang tinggi, seiring pertumbuhan sektor perdagangan, transportasi, dan pariwisata. Kondisi ini mempertegas peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat dan distribusi aktivitas ekonomi regional.

Anne menambahkan, aspek kenyamanan dan kualitas layanan juga menjadi fokus utama KAI.

“KA Logawa menggunakan rangkaian Ekonomi Premium berbahan stainless steel dengan kapasitas sekitar 80 tempat duduk per kereta, sehingga perjalanan jarak jauh tetap nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern,” tuturnya.

Melalui layanan seperti KA Logawa, KAI terus berkomitmen mendukung Asta Cita pemerintah, khususnya dalam memperkuat konektivitas nasional, pemerataan pembangunan wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata berbasis transportasi publik yang berkelanjutan.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

KAI Angkut 1,57 Juta Ton BBM hingga Juli 2026, Naik 4,01 Persen Dukung Ketahanan Energi Nasional

6 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Trending di PERON