Menu

Mode Gelap
Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Bentrok Antar Pendukung Dikecam Warga Semarang Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

PERON

KA Logawa Layani 630.504 Pelanggan Sepanjang 2025, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Lintas Jawa

badge-check


 KA Logawa Layani 630.504 Pelanggan Sepanjang 2025, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Lintas Jawa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA Logawa melayani sebanyak 630.504 pelanggan sepanjang tahun 2025, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api jarak jauh kelas Ekonomi Premium sebagai moda transportasi andalan lintas wilayah di Pulau Jawa.

KA Logawa melayani relasi Purwokerto – Ketapang (Banyuwangi) / PP melalui lintas tengah dan timur Jawa, menjadikannya salah satu penghubung strategis antarkota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, baik untuk kebutuhan mobilitas harian, aktivitas ekonomi, maupun perjalanan wisata.

Sejak Februari 2025, relasi KA Logawa diperpanjang hingga Banyuwangi setelah sebelumnya berakhir di Jember. Perluasan relasi ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat konektivitas antardaerah, pemerataan pembangunan wilayah, serta pengembangan destinasi pariwisata nasional, khususnya di kawasan Jawa bagian timur.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kinerja KA Logawa menunjukkan peran nyata transportasi berbasis rel dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Jumlah pelanggan KA Logawa sepanjang 2025 menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menjangkau pusat-pusat produktif dan destinasi wisata. Layanan ini menghubungkan wilayah ekonomi, kawasan pendidikan, hingga destinasi unggulan pariwisata dalam satu koridor perjalanan yang terintegrasi,” ujar Anne.

Dalam satu kali perjalanan, KA Logawa melayani 19 stasiun, yaitu Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwosari, Madiun, Kertosono, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Probolinggo, Tanggul, Rambipuji, Jember, Kalibaru, Banyuwangi Kota, hingga Ketapang.

Dari sisi pariwisata, jalur KA Logawa melintasi wilayah dengan karakter ekonomi dan budaya yang beragam, mulai dari kawasan agraris dan pesisir Jawa Tengah, pusat kebudayaan Yogyakarta dan Solo, kota-kota penyangga ekonomi seperti Madiun dan Mojokerto, kawasan metropolitan Surabaya, hingga destinasi unggulan Jawa Timur bagian timur seperti Jember dan Banyuwangi yang dikenal dengan wisata alam, pantai, serta kawasan Gunung Ijen.

Akses transportasi publik berbasis rel yang terjadwal dan terjangkau ini mendukung pergerakan wisatawan nusantara, sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata berkelanjutan sebagaimana diarahkan dalam program pemerintah terkait pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024–2025, Jawa Tengah dan Jawa Timur termasuk provinsi dengan tingkat mobilitas penduduk antarkabupaten dan antarkota yang tinggi, seiring pertumbuhan sektor perdagangan, transportasi, dan pariwisata. Kondisi ini mempertegas peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat dan distribusi aktivitas ekonomi regional.

Anne menambahkan, aspek kenyamanan dan kualitas layanan juga menjadi fokus utama KAI.

“KA Logawa menggunakan rangkaian Ekonomi Premium berbahan stainless steel dengan kapasitas sekitar 80 tempat duduk per kereta, sehingga perjalanan jarak jauh tetap nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern,” tuturnya.

Melalui layanan seperti KA Logawa, KAI terus berkomitmen mendukung Asta Cita pemerintah, khususnya dalam memperkuat konektivitas nasional, pemerataan pembangunan wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata berbasis transportasi publik yang berkelanjutan.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo

22 September 2026 - 14:21 WIB

KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

22 September 2026 - 13:44 WIB

KCIC-Polda Jabar Perkuat Pengamanan Whoosh, 1.773 CCTV Dikerahkan Pantau Operasional

22 September 2026 - 13:10 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

KAI Daop 1 Catat 16 Kasus Pencurian Kabel Rel Kereta Api

22 September 2026 - 11:38 WIB

KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan

21 September 2026 - 11:22 WIB

Sambut HUT ke-81, KAI Siapkan Nusantara Explorer untuk Perjalanan Wisata Indonesia

21 September 2026 - 05:11 WIB

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Satu KRL CLI-225 Kembali Beroperasi, Commuter Line Bogor Tambah 4 Perjalanan

19 September 2026 - 11:34 WIB

Akses Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang Disiapkan, Ada Skybridge

18 September 2026 - 07:54 WIB

Trending di PERON