Menu

Mode Gelap
Ini Imbauan KSOP Tanjung Wangi di Pelabuhan Ketapang Kemenhub Urai Kepadatan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub: Operasional Bandara Normal 21.911 Wisman Naik Kereta di Sumatra hingga Agustus 2026, Medan Jadi yang Terbanyak Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H KAI Perkuat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru, Siapkan Travelator dan Fasilitas Akses

PERON

KAI Catat Jumlah Wisatawan Mancanegara Pengguna Kereta Api Naik 3,7 Persen Sepanjang 2025

badge-check


 KAI Catat Jumlah Wisatawan Mancanegara Pengguna Kereta Api Naik 3,7 Persen Sepanjang 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan kereta api jarak jauh sepanjang 2025. Selama periode tersebut, sebanyak 694.123 wisatawan mancanegara tercatat bepergian menggunakan kereta api KAI, meningkat 3,7 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 669.226 wisatawan.

Peningkatan ini melanjutkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, jumlah wisatawan mancanegara pengguna kereta api tercatat 580.995 orang, sedangkan pada 2022 sebanyak 300.708 orang. Capaian tersebut menunjukkan peran kereta api yang semakin kuat sebagai moda transportasi pilihan wisatawan internasional untuk menjangkau berbagai destinasi unggulan di Indonesia.

Pertumbuhan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong peningkatan devisa melalui sektor pariwisata serta percepatan transformasi menuju mobilitas rendah emisi dan pariwisata berkelanjutan.

Konektivitas antarkota yang terhubung langsung dengan kawasan wisata dinilai mampu memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi global sekaligus mendorong pemerataan belanja wisatawan ke berbagai daerah.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, kenaikan jumlah wisatawan mancanegara mencerminkan meningkatnya kepercayaan global terhadap layanan kereta api di Indonesia.

“Setiap wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api tidak hanya melakukan perjalanan, tetapi juga membawa potensi devisa melalui belanja wisata, akomodasi, kuliner, dan produk lokal. Di saat yang sama, penggunaan kereta api mendukung perjalanan yang lebih ramah lingkungan,” ujar Anne.

Secara bulanan, puncak penggunaan layanan kereta api oleh wisatawan mancanegara pada 2025 terjadi pada Juli dengan 89.526 pelanggan dan Agustus sebanyak 89.116 pelanggan, seiring meningkatnya mobilitas wisata internasional pada musim liburan.

Adapun 10 stasiun keberangkatan dengan jumlah wisatawan mancanegara tertinggi sepanjang 2025 yakni Yogyakarta sebanyak 126.768 wisatawan, Gambir 114.877 wisatawan, Bandung 70.271 wisatawan, Pasar Senen 38.669 wisatawan, Surabaya Gubeng 31.713 wisatawan, Malang 25.874 wisatawan, Semarang Tawang 23.695 wisatawan, Probolinggo 20.540 wisatawan, Surabaya Pasar Turi 14.798 wisatawan, dan Solo Balapan 13.566 wisatawan.

Stasiun-stasiun tersebut menjadi simpul utama perjalanan menuju kawasan wisata budaya, alam, dan perkotaan. Konektivitas kereta api turut menggerakkan sektor perhotelan, transportasi lanjutan, kuliner, UMKM, hingga ekonomi kreatif di sekitar stasiun dan destinasi tujuan.

Selain berdampak pada ekonomi, peningkatan penggunaan kereta api oleh wisatawan mancanegara juga dinilai mendukung pariwisata rendah karbon. Sebagai moda transportasi massal dengan tingkat emisi yang lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi dan pesawat untuk jarak menengah, kereta api berkontribusi pada pengurangan jejak karbon perjalanan wisata.

“Kereta api memastikan manfaat devisa pariwisata tidak hanya berhenti di pintu masuk negara, tetapi mengalir hingga ke daerah tujuan. Ini menjadi kontribusi nyata transportasi publik dalam memperkuat ekonomi nasional sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” kata Anne.

Ke depan, KAI menyatakan akan terus memperkuat perannya dalam ekosistem pariwisata nasional melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan digitalisasi perjalanan, serta integrasi antarmoda guna mendukung transformasi KAI sebagai operator perkeretaapian berdaya saing global dan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

21.911 Wisman Naik Kereta di Sumatra hingga Agustus 2026, Medan Jadi yang Terbanyak

5 September 2026 - 18:16 WIB

KAI Perkuat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru, Siapkan Travelator dan Fasilitas Akses

5 September 2026 - 17:12 WIB

498.232 Turis Mancanegara Naik Kereta Api hingga Agustus 2026, Yogyakarta Jadi Favorit

5 September 2026 - 12:13 WIB

Hari Pelanggan Nasional, KAI Services Turun Langsung Sapa Pengguna di 11 Regional

5 September 2026 - 04:25 WIB

KAI Services Bawa Pengalaman Kereta ke Tengah KAI Expo 2026, Hadirkan Produk dan Layanannya!

4 September 2026 - 23:10 WIB

KAI Wisata Tebar Promo Premium dan Paket Wisata di KAI Expo 2026

4 September 2026 - 21:33 WIB

Tembus 351,6 Juta Pelanggan, KAI Group Catat Lonjakan Mobilitas Masyarakat hingga Agustus 2026

4 September 2026 - 21:13 WIB

KAI Tegaskan Stasiun Karet Tak Ditutup, Layanan KRL Diintegrasikan dengan BNI City

4 September 2026 - 20:43 WIB

KAI Expo 2026, KCIC Tebar Diskon 20 Persen untuk Group Reservation dan Edutrip Whoosh

4 September 2026 - 14:48 WIB

KAI Commuter Bagikan 2.500 Kopi dan 700 Suvenir di Hari Pelanggan Nasional 2026

4 September 2026 - 13:01 WIB

Trending di PERON