Menu

Mode Gelap
Kapolda Aceh Pimpin Langsung Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar Kereta Api Jarak Jauh Kembali Normal Kamis Ini Garuda Indonesia Kembali masuk 25 Besar Maskapai Terbaik Dunia Lantik 341 Perwira Transportasi Laut Poltekpel Banten, Ini 4 Pesan Wamenhub Pameran “Guru Inspiratif” Rayakan Peran Guru dalam Seni Menggambar di Galery Ruang Darmin Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur Pascakecelakaan, Aktivitas Penumpang Berangsur Normal

PERON

KAI Daop 1 Inspeksi Jalur Manggarai–Sudirman, Temukan Turap Miring hingga Bangli di Area Rawan Longsor

badge-check


 KAI Daop 1 Inspeksi Jalur Manggarai–Sudirman, Temukan Turap Miring hingga Bangli di Area Rawan Longsor Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melakukan inspeksi langsung pada objek aset perkeretaapian di petak jalan Manggarai–Sudirman setelah menerima laporan dari warga RT 05, 08, 10, dan 11 RW 09 Jl. Anyer 14, Kelurahan Menteng, terkait kondisi turap dan tanah penahan jalur rel yang berpotensi longsor.

Pada pemeriksaan tersebut, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan bahwa pihaknya “berkomitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan keamanan warga di sekitar jalur. Setiap temuan potensi bahaya kami tindaklanjuti dengan langkah-langkah teknis dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat.

Tim inspeksi yang terdiri dari Manajer Pengamanan, Deputy Manajer Pengamanan Objek Vital, Manajer Humas, serta Unit Aset Daop 1 Jakarta, menemukan beberapa titik turap atau pembatas tanah penahan tubuh bantalan rel mengalami kemiringan sepanjang kurang lebih 300 meter. Kondisi tersebut juga disertai bongkahan tanah dan tumpukan sampah yang menambah risiko longsor di jalur tersebut.

Selain kerusakan turap, tim juga menemukan keberadaan jalan umum dan bangunan warga yang berdiri tanpa izin di dalam area Ruang Milik Jalur Rel (Rumija). Sesuai UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan PP No. 56, area Rumaja (sekitar 6 meter dari as rel) dan Rumija (sekitar 11–12 meter dari as rel) wajib steril karena diperuntukkan bagi operasi serta perawatan prasarana kereta api.

“Tumpukan sampah dan potongan pohon pada sejumlah titik turut menambah potensi bahaya lain, termasuk risiko kebakaran dan gangguan stabilitas tanah penahan bantalan rel,” terang Ixfan.

Kondisi tersebut, dinilai dapat membahayakan warga sekitar maupun kelancaran operasional kereta api.

Dalam kesempatan tersebut, Tim KAI Daop 1 Jakarta bertemu langsung dengan Sekretaris RW 09, Ishak, dan Ketua RT 05, Fitri. Warga menyampaikan bahwa mereka telah melaporkan kondisi tersebut kepada Pemprov DKI Jakarta serta meminta perhatian dari KAI karena situasi dianggap membahayakan lingkungan sekitar dan perjalanan kereta api.

Sebagai tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta akan mengirimkan surat resmi kepada RT dan RW setempat terkait pentingnya menjaga area Rumaja dan Rumija tetap steril serta pemberitahuan rencana penertiban bangunan tanpa izin. KAI juga akan menggelar kegiatan bersih-bersih terpadu pada Jumat, 21 November 2025, melibatkan unsur KAI, warga, serta pihak terkait lainnya.

Kegiatan tersebut mencakup pembersihan sampah, normalisasi area, serta pemeriksaan dan perbaikan awal pada turap atau tanah penahan jalur rel.

KAI juga akan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk penanganan menyeluruh guna menghilangkan potensi longsor dan menjaga keselamatan jalur.

“Koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah untuk penanganan menyeluruh agar potensi longsor dapat dihilangkan dan area jalur tetap aman,” tambah Ixfan.

KAI kembali mengimbau masyarakat agar tidak menempati area Rumaja dan Rumija karena termasuk zona terlarang demi keselamatan bersama dan kelancaran operasi perjalanan kereta api.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kereta Api Jarak Jauh Kembali Normal Kamis Ini

30 April 2026 - 14:09 WIB

Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur Pascakecelakaan, Aktivitas Penumpang Berangsur Normal

30 April 2026 - 12:47 WIB

KAI Commuter Amankan 85 Barang Penumpang Pascainsiden Bekasi Timur, 38 Telah Dikembalikan

30 April 2026 - 11:48 WIB

Pengamat Joni Martinus Nilai Wacana Pemindahan Gerbong Khusus Wanita ke Tengah Tidak Efektif

30 April 2026 - 09:18 WIB

KAI Mulai Operasionalkan Kembali KA Jarak Jauh Secara Bertahap Kamis Ini

30 April 2026 - 09:00 WIB

KAI Kembalikan 13.027 Tiket, Pemulihan Layanan KA Jarak Jauh Dilakukan Bertahap

30 April 2026 - 08:53 WIB

KAI Wisata Tawarkan Paket Festival Waisak Borobudur 2026, Hadirkan Perjalanan Bernilai Spiritual dan Budaya

30 April 2026 - 07:32 WIB

Kemenhub Dukung Penuh Investigasi Insiden LecelakanKA Bekasi Timur oleh KNKT

30 April 2026 - 06:27 WIB

Menhub dan Dirut KAI Bobby Takziah ke Rumah Korban, Duka Masih Menyelimuti Pascakecelakaan Bekasi Timur

29 April 2026 - 21:20 WIB

Menhub Dudy Tekankan Aspek Keselamatan saat Pembukaan Kembali Stasiun Bekasi Timur Pascainsiden KA

29 April 2026 - 20:38 WIB

Trending di PERON