Menu

Mode Gelap
Perkuat Kolaborasi, Disnav Banjarmasin Konsisten Jaga Keselamatan Pelayaran Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir, TTL Raih Penghargaan Gold Program TJSL & CSR Award 2026 AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026 Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026

PERON

KAI Daop 7 Madiun Operasikan 264 Perjalanan KA saat Angleb 2026, Layani 323 Ribu Lebih Pelanggan

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Operasikan 264 Perjalanan KA saat Angleb 2026, Layani 323 Ribu Lebih Pelanggan Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengoperasikan 264 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) selama masa Angkutan Lebaran 1447 H/2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026.

Rata-rata terdapat 12 perjalanan KAJJ per hari, di luar operasional KA Motor Gratis (Motis) yang turut mendukung mobilitas masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama periode mudik.

“KAI Daop 7 Madiun terus berupaya menghadirkan perjalanan mudik yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Dengan dukungan operasional yang optimal, kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang menyenangkan,” ujar Tohari.

Berdasarkan data per Rabu (18/3), total pemesanan tiket untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 mencapai 323.465 pelanggan. Rinciannya, sebanyak 150.826 pelanggan naik dan 172.639 pelanggan turun di wilayah Daop 7 Madiun.

Sementara itu, pada periode pra Lebaran 11–20 Maret 2026, jumlah pelanggan tercatat 174.219 orang, terdiri dari 61.077 penumpang naik dan 113.142 penumpang turun.

Volume penumpang tertinggi sementara terjadi pada 17 Maret 2026 dengan total 21.681 pelanggan, terdiri dari 7.963 penumpang naik dan 13.718 penumpang turun. Disusul 14 Maret 2026 sebanyak 19.874 pelanggan (6.280 naik, 13.594 turun) serta 18 Maret 2026 sebanyak 19.369 pelanggan (6.470 naik, 12.899 turun). Data pada 18 Maret masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses pemesanan tiket.

Tingginya angka kedatangan penumpang menunjukkan wilayah Daop 7 Madiun menjadi salah satu tujuan utama masyarakat untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati menjaga barang bawaan, mematuhi aturan di stasiun dan selama perjalanan, serta menggunakan area merokok yang telah disediakan. Pelanggan juga diminta memperhatikan informasi dari petugas demi kelancaran perjalanan.
Selain itu, pelanggan dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk melihat ketersediaan tempat duduk secara real time dan melakukan pemesanan tiket dengan lebih mudah.

Melalui peningkatan layanan dan kesiapan operasional, KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman mudik yang aman dan berkesan bagi masyarakat.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di PERON